Kalla Campus Talks di Unismuh Ulas Peluang Karier dan Program Beasiswa
Rabu, 16 Jul 2025 20:32
Kalla Campus Talks kembali digelar di Unismuh Makassar dengan rangkaian aktivitas yang menarik, seperti career talks, inspirational talks, dan sesi Beasiswa KALLA. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kalla Campus Talks kembali digelar di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dengan rangkaian aktivitas yang menarik, seperti career talks, inspirational talks, dan sesi Beasiswa KALLA.
Ratusan mahasiswa hadir di Menara Iqra Unismuh Makassar pada Rabu (16/7/2025) untuk mengikuti acara ini. Salah satu pembicara utama adalah Subhan Djaya Mappaturung, sosok inspiratif yang berbagi pengalaman sebagai penerima Beasiswa KALLA hingga kini menjabat sebagai Chief Legal & Sustainability Officer di KALLA.
Subhan bercerita dirinya mendapatkan Beasiswa KALLA saat lulus SMP, saat program ini masih bernama Beasiswa Bukaka yang memfasilitasi lulusan SMP melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa.
Ia terpilih dan bersekolah di SMA Negeri 3 Bandung. Selanjutnya, Beasiswa KALLA juga mendukung penerimanya melanjutkan kuliah di empat kampus terbaik di Pulau Jawa, dan Subhan memilih Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Sejak mendapatkan beasiswa itu, saya percaya bahwa melalui pendidikan kita bisa mencapai apa pun yang kita inginkan. Prinsipnya, jangan pernah berhenti belajar. Saya pun sampai sekarang tiap hari belajar, baca apa saja, karena sumber pengetahuan saat ini sangat terbuka. Bahkan lewat-lewat di depan kita," ujarnya.
Subhan juga menyatakan bahwa dirinya tidak berhenti di satu disiplin ilmu saja. Ia belajar berbagai bidang seperti pemerintahan, ekonomi, dan hukum, hingga menempuh pendidikan doktoral.
"Saya beranggapan bahwa ada beberapa tuntutan persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan satu disiplin ilmu saja. Bagi saya, ini sangat berguna karena membantu saya dalam pekerjaan untuk melihat sebuah persoalan dari berbagai perspektif ilmu. Moralnya adalah Anda harus selalu membuka diri untuk mempelajari lebih banyak pengetahuan," paparnya.
Dalam sesi career talks, Muh. Ilhamsyah Ekaputra, Talent Management & Culture Department Head KALLA, menyampaikan bahwa KALLA kini memiliki 10.183 karyawan, termasuk outsourcing. Menariknya, lebih dari 81 persen karyawan adalah generasi milenial dan gen Z.
Terdapat employee value proposition yang dipegang, yaitu menjadi terbaik, panutan, dan berkelanjutan. Setiap karyawan juga bekerja dengan nilai-nilai KALLA seperti kerja ibadah, apresiasi pelanggan, lebih cepat, lebih baik, dan aktif bersama.
"Yang kami tawarkan ke mahasiswa yang bergabung bersama KALLA ialah kami ingin mereka senantiasa menjadi versi terbaik dari dirinya, dapat menjadi role model di lingkungannya dan melakukan continuous improvement setiap tahunnya," jelas Ilham.
Dalam sesi beasiswa, Therry Alghifary, Program Manager Bidang Educare Yayasan Hadji Kalla, menyampaikan bahwa sebanyak 736 mahasiswa telah mendapatkan bantuan perkuliahan selama 2022-2024. Bantuan ini tersebar di wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra.
"Manfaat yang diperoleh dari Beasiswa KALLA ialah bantuan UKT maksimal Rp7,5 juta per semester. Selain itu, adanya kesempatan untuk mengikuti pengembangan diri dalam bidang kepemimpinan, sosial dan profesionalisme," terangnya.
Beasiswa ini menyasar mahasiswa semester satu dan tiga jenjang D3/D4/S1, dengan jalur pendaftaran melalui prestasi akademik, hafiz Quran, organisasi, disabilitas, serta seni dan olahraga.
Acara ini juga menghadirkan dua alumni penerima Beasiswa KALLA, Anis Faris dan Amra Aeni, yang memberikan inspirasi bagi peserta untuk mengikuti program beasiswa tersebut.
Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Mawardi Pewangi, mengapresiasi kehadiran Kalla Campus Talks dan mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti program Beasiswa KALLA.
"Kita harus bersyukur dengan adanya program seperti ini, silakan mengikutinya dan dimanfaatkan sebaik mungkin, khususnya untuk program beasiswa. Apalagi KALLA dan Unismuh sebenarnya tidak bisa dipisahkan karena Pak Jusuf Kalla juga sudah banyak membantu Unismuh selama ini," ujarnya.
Ratusan mahasiswa hadir di Menara Iqra Unismuh Makassar pada Rabu (16/7/2025) untuk mengikuti acara ini. Salah satu pembicara utama adalah Subhan Djaya Mappaturung, sosok inspiratif yang berbagi pengalaman sebagai penerima Beasiswa KALLA hingga kini menjabat sebagai Chief Legal & Sustainability Officer di KALLA.
Subhan bercerita dirinya mendapatkan Beasiswa KALLA saat lulus SMP, saat program ini masih bernama Beasiswa Bukaka yang memfasilitasi lulusan SMP melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa.
Ia terpilih dan bersekolah di SMA Negeri 3 Bandung. Selanjutnya, Beasiswa KALLA juga mendukung penerimanya melanjutkan kuliah di empat kampus terbaik di Pulau Jawa, dan Subhan memilih Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Sejak mendapatkan beasiswa itu, saya percaya bahwa melalui pendidikan kita bisa mencapai apa pun yang kita inginkan. Prinsipnya, jangan pernah berhenti belajar. Saya pun sampai sekarang tiap hari belajar, baca apa saja, karena sumber pengetahuan saat ini sangat terbuka. Bahkan lewat-lewat di depan kita," ujarnya.
Subhan juga menyatakan bahwa dirinya tidak berhenti di satu disiplin ilmu saja. Ia belajar berbagai bidang seperti pemerintahan, ekonomi, dan hukum, hingga menempuh pendidikan doktoral.
"Saya beranggapan bahwa ada beberapa tuntutan persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan satu disiplin ilmu saja. Bagi saya, ini sangat berguna karena membantu saya dalam pekerjaan untuk melihat sebuah persoalan dari berbagai perspektif ilmu. Moralnya adalah Anda harus selalu membuka diri untuk mempelajari lebih banyak pengetahuan," paparnya.
Dalam sesi career talks, Muh. Ilhamsyah Ekaputra, Talent Management & Culture Department Head KALLA, menyampaikan bahwa KALLA kini memiliki 10.183 karyawan, termasuk outsourcing. Menariknya, lebih dari 81 persen karyawan adalah generasi milenial dan gen Z.
Terdapat employee value proposition yang dipegang, yaitu menjadi terbaik, panutan, dan berkelanjutan. Setiap karyawan juga bekerja dengan nilai-nilai KALLA seperti kerja ibadah, apresiasi pelanggan, lebih cepat, lebih baik, dan aktif bersama.
"Yang kami tawarkan ke mahasiswa yang bergabung bersama KALLA ialah kami ingin mereka senantiasa menjadi versi terbaik dari dirinya, dapat menjadi role model di lingkungannya dan melakukan continuous improvement setiap tahunnya," jelas Ilham.
Dalam sesi beasiswa, Therry Alghifary, Program Manager Bidang Educare Yayasan Hadji Kalla, menyampaikan bahwa sebanyak 736 mahasiswa telah mendapatkan bantuan perkuliahan selama 2022-2024. Bantuan ini tersebar di wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra.
"Manfaat yang diperoleh dari Beasiswa KALLA ialah bantuan UKT maksimal Rp7,5 juta per semester. Selain itu, adanya kesempatan untuk mengikuti pengembangan diri dalam bidang kepemimpinan, sosial dan profesionalisme," terangnya.
Beasiswa ini menyasar mahasiswa semester satu dan tiga jenjang D3/D4/S1, dengan jalur pendaftaran melalui prestasi akademik, hafiz Quran, organisasi, disabilitas, serta seni dan olahraga.
Acara ini juga menghadirkan dua alumni penerima Beasiswa KALLA, Anis Faris dan Amra Aeni, yang memberikan inspirasi bagi peserta untuk mengikuti program beasiswa tersebut.
Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Mawardi Pewangi, mengapresiasi kehadiran Kalla Campus Talks dan mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti program Beasiswa KALLA.
"Kita harus bersyukur dengan adanya program seperti ini, silakan mengikutinya dan dimanfaatkan sebaik mungkin, khususnya untuk program beasiswa. Apalagi KALLA dan Unismuh sebenarnya tidak bisa dipisahkan karena Pak Jusuf Kalla juga sudah banyak membantu Unismuh selama ini," ujarnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Bangun Sinergi Pendidikan, Kalla Institute Gandeng Universitas Handayani Makassar
Kalla Institute menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi.
Kamis, 11 Jun 2026 19:07
News
Beri Beasiswa ke Tiongkok, INTI Dorong Cathlyn & Meivy Terus Berkarya-Raih Mimpi
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) menyerahkan beasiswa pendidikan S1 kepada dua pelajar asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana dan Meivylicha Putri Aurelia Kamal.
Sabtu, 06 Jun 2026 15:55
News
Dukung Generasi Muda Berdaya, Beasiswa Kalla 2026 Hadir dengan Enam Jalur Pendaftaran
Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla kembali menghadirkan program Beasiswa Kalla 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Indonesia Timur.
Minggu, 24 Mei 2026 15:48
News
OJK Perkuat Budaya Integritas & Governance Generasi Muda Lewat SPARK CAMP 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan budaya integritas, tata kelola, dan manajemen risiko di lingkungan pendidikan tinggi.
Sabtu, 23 Mei 2026 07:31
Sulsel
Pegadaian Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di SMK Negeri 2 Maros
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan beasiswa kepada 20 siswa berprestasi dan kurang mampu di SMK Negeri 2 Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kamis, 07 Mei 2026 11:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
2
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
3
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
4
OJK & UNODC Perkuat Kerja Sama Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Komitmen Zero Corruption Lewat Edaran Antisuap
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
2
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
3
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
4
OJK & UNODC Perkuat Kerja Sama Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Komitmen Zero Corruption Lewat Edaran Antisuap