Maros Godok Bansos Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu Senilai Rp2 M
Minggu, 08 Feb 2026 10:08
Kepala Dinas Sosial Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Dinas Sosial Kabupaten Maros tengah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) pendidikan yang menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program ini difokuskan bagi mahasiswa jenjang Strata 1 (S1) yang berasal dari keluarga miskin berdasarkan data desil 1 hingga desil 4 Kementerian Sosial.
Kepala Dinas Sosial Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi ratusan calon penerima yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah tersebut.
"Kami sudah mengidentifikasi sekitar 300 hingga 360 mahasiswa calon penerima bantuan tersebut. Mereka ini yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Maros berdasarkan dari keluarga desil satu sampai desil 4.
“Ini bukan beasiswa dalam arti umum. Tetapi bantuan sosial pendidikan yang memang kami khususkan untuk masyarakat miskin," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (8/2/2026).
Program bansos pendidikan ini diprioritaskan bagi mahasiswa yang belum pernah menerima bantuan pendidikan dari program lain.
"Kita tidak mencampurkan antara bantuan pendidikan lain dengan bantuan sosial pendidikan ini. Jadi mereka yang telah mendapatkan beasiswa, tidak akan mendapatkan bantuan sosial pendidikan dari Kemensos ini," jelasnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah daerah masih menyiapkan regulasi melalui Peraturan Bupati (Perbup). Program ini disebut telah dirancang sejak dua tahun terakhir dan ditargetkan mulai berjalan pada 2026.
"Program ini sudah digodok sejak dua tahun lalu, namun baru kali ini ada terlihat hilal setelah dikerjakan Dinas Sosial. Kami berharap program ini bisa launching di setahun kerja Bupati-Wakil Bupati saat ini. Kalau tidak terkejar maka di momentum lainnya akan kami launching. Yang jelas program ini merupakan program yang dimulai tahun 2026 ini," jelasnya.
Pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk program ini. Setiap mahasiswa penerima direncanakan memperoleh bantuan sekitar Rp2,5 juta.
"Untuk S2, penafsirannya berbeda karena rata-rata sudah mapan dan banyak beasiswa lain yang tersedia. Fokus kami saat ini S1," jelasnya.
Dinas Sosial menegaskan, program bansos pendidikan dirancang agar tepat sasaran dan transparan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi ratusan calon penerima yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah tersebut.
"Kami sudah mengidentifikasi sekitar 300 hingga 360 mahasiswa calon penerima bantuan tersebut. Mereka ini yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Maros berdasarkan dari keluarga desil satu sampai desil 4.
“Ini bukan beasiswa dalam arti umum. Tetapi bantuan sosial pendidikan yang memang kami khususkan untuk masyarakat miskin," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (8/2/2026).
Program bansos pendidikan ini diprioritaskan bagi mahasiswa yang belum pernah menerima bantuan pendidikan dari program lain.
"Kita tidak mencampurkan antara bantuan pendidikan lain dengan bantuan sosial pendidikan ini. Jadi mereka yang telah mendapatkan beasiswa, tidak akan mendapatkan bantuan sosial pendidikan dari Kemensos ini," jelasnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah daerah masih menyiapkan regulasi melalui Peraturan Bupati (Perbup). Program ini disebut telah dirancang sejak dua tahun terakhir dan ditargetkan mulai berjalan pada 2026.
"Program ini sudah digodok sejak dua tahun lalu, namun baru kali ini ada terlihat hilal setelah dikerjakan Dinas Sosial. Kami berharap program ini bisa launching di setahun kerja Bupati-Wakil Bupati saat ini. Kalau tidak terkejar maka di momentum lainnya akan kami launching. Yang jelas program ini merupakan program yang dimulai tahun 2026 ini," jelasnya.
Pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk program ini. Setiap mahasiswa penerima direncanakan memperoleh bantuan sekitar Rp2,5 juta.
"Untuk S2, penafsirannya berbeda karena rata-rata sudah mapan dan banyak beasiswa lain yang tersedia. Fokus kami saat ini S1," jelasnya.
Dinas Sosial menegaskan, program bansos pendidikan dirancang agar tepat sasaran dan transparan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Unhas Sambut 10.041 Mahasiswa Baru, Didorong Selesai Tepat Waktu
Sebanyak 10.041 mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di JK Arenatorium Unhas, Selasa (11/8/2026).
Selasa, 11 Agu 2026 19:30
News
Aksi Mahasiswi Unibos Bagikan Makanan untuk Petugas Kebersihan Tuai Apresiasi
Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi, Tiara membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana.
Kamis, 06 Agu 2026 10:00
News
SMA Islam Athirah Luncurkan Baruga Pathway, Program Kuliah Luar Negeri dengan Target Beasiswa
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar resmi meluncurkan program Athirah Baruga Pathway, sebuah program pendampingan studi luar negeri.
Selasa, 04 Agu 2026 15:04
News
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 31 Agustus
Tercatat, sebanyak 1.236 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftar pada gelombang pertama Beasiswa Kalla.
Sabtu, 25 Jul 2026 19:02
News
Kolaborasi Beasiswa Kalla & LLDIKTI IX Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi
Upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu terus diperkuat melalui kolaborasi antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX dan Beasiswa Kalla.
Senin, 20 Jul 2026 20:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua