DPP Nasdem Bantah Pemberitaan OTT KPK Terhadap Bupati Kolaka Timur di Makassar
Kamis, 07 Agu 2025 16:16
DPP Nasdem membantah pemberitaan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Kolaka Timur, Abd Aziz. Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPP Nasdem membantah pemberitaan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Kolaka Timur, Abd Aziz.
Dalam konferensi pers yang dilakukan di Makassar pada Kamis (07/08/2025) siang, DPP Nasdem diwakili Ahmad Sahroni dan Rudianto Lallo. Hadir juga Abd Aziz yang duduk di sampingnya dan Mustaqim Musma sebagai Wakil Ketua Bidang Media Nasdem Sulsel.
"Bupati Kolaka Timur, Abdul Aziz, yang disampaikan oleh Pak Johanis Tanak bahwa ada tertangkap OTT oleh KPK, baru saja diberitakan tadi siang. Nah, dengan ini kami menyampaikan bahwa Abdul Aziz ada di sebelah saya," kata Sahroni.
Sebelumnya, sejumlah media menerbitkan pemberitaan terkait OTT KPK yang menangkap Abd Aziz. Disebutkan penangkapan tersebut berlangsung di Makassar dengan narasumber ialah Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.
"Kiranya teman-teman pahami bahwa OTT itu adalah kejadian di mana pada satu tempat terjadi tindak pidana. Itu yang dinamai oleh KPK sebagai OTT. Tapi, berita yang disampaikan Pak Johanis Tanak tidak benar. Abdul Aziz ada di sebelah saya dan sedang mengikuti Rakernas Partai Nasdem di Makassar," ujar Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menuturkan, DPP Nasdem sangat menghormati proses hukum, sebab asas praduga tak bersalah itu sangat normal. Namun ia menyayangkan bila ada pemberitaan yang tidak benar.
"Tapi kalau sudah memberitakan hal yang tidak ada menjadi seolah-olah ada, itu menjadi satu pertanyaan. Kenapa kita mesti jadikan drama dalam proses penegakan hukum? Sangat disayangkan kalau akhirnya drama ini dimainkan oleh produk yang kita tidak tahu maksud dan tujuannya seperti apa," jelasnya.
Dalam konferensi pers yang dilakukan di Makassar pada Kamis (07/08/2025) siang, DPP Nasdem diwakili Ahmad Sahroni dan Rudianto Lallo. Hadir juga Abd Aziz yang duduk di sampingnya dan Mustaqim Musma sebagai Wakil Ketua Bidang Media Nasdem Sulsel.
"Bupati Kolaka Timur, Abdul Aziz, yang disampaikan oleh Pak Johanis Tanak bahwa ada tertangkap OTT oleh KPK, baru saja diberitakan tadi siang. Nah, dengan ini kami menyampaikan bahwa Abdul Aziz ada di sebelah saya," kata Sahroni.
Sebelumnya, sejumlah media menerbitkan pemberitaan terkait OTT KPK yang menangkap Abd Aziz. Disebutkan penangkapan tersebut berlangsung di Makassar dengan narasumber ialah Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.
"Kiranya teman-teman pahami bahwa OTT itu adalah kejadian di mana pada satu tempat terjadi tindak pidana. Itu yang dinamai oleh KPK sebagai OTT. Tapi, berita yang disampaikan Pak Johanis Tanak tidak benar. Abdul Aziz ada di sebelah saya dan sedang mengikuti Rakernas Partai Nasdem di Makassar," ujar Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menuturkan, DPP Nasdem sangat menghormati proses hukum, sebab asas praduga tak bersalah itu sangat normal. Namun ia menyayangkan bila ada pemberitaan yang tidak benar.
"Tapi kalau sudah memberitakan hal yang tidak ada menjadi seolah-olah ada, itu menjadi satu pertanyaan. Kenapa kita mesti jadikan drama dalam proses penegakan hukum? Sangat disayangkan kalau akhirnya drama ini dimainkan oleh produk yang kita tidak tahu maksud dan tujuannya seperti apa," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Menjaga Warisan, Menempa Masa Depan: Nasdem Sulsel di Tangan Syahruddin Alrif
NasDem Sulsel bukan partai kecil yang sedang belajar berjalan. Ia adalah kekuatan politik mapan yang pada Pemilu 2024 tampil sebagai pemenang dan berhasil menempatkan kader terbaiknya memimpin DPRD Sulawesi Selatan.
Sabtu, 07 Feb 2026 07:34
Sulsel
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
Pemerintah Kabupaten Maros masuk dalam nominasi Kabupaten/Kota Percontohan Antikorupsi yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tahun 2026.
Rabu, 04 Feb 2026 15:06
Sulsel
Para Loyalis Kompak Ikuti Jejak RMS, Tinggalkan Nasdem dan Gabung PSI
Para loyalis Rusdi Masse (RMS) di Nasdem mulai mengambil sikap. Mereka mantap berlabuh ke PSI, usai RMS menjadi bagian dari partai gajah.
Senin, 02 Feb 2026 12:56
News
Membaca Hijrah Politik Rusdi Masse
Hijrahnya Rusdi Masse atau populer dipanggil RMS dari Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jelas berada pada kategori kedua.
Jum'at, 30 Jan 2026 10:15
News
RMS Pergi, NasDem Goyang? PSI Tak Otomatis Diuntungkan
Kabar pamitnya Rusdi Masse (RMS) dari Partai NasDem sejatinya bukan lagi sesuatu yang mengejutkan. Selama hampir setahun terakhir, isu ini berulang kali beredar di ruang publik, meskipun kerap dibantah oleh jajaran DPW NasDem Sulawesi Selatan.
Senin, 26 Jan 2026 12:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Meramal Masa Depan Indonesia: Pemilu, Pilkada, dan Kuasa Partai Politik
2
Raih Doktor Ilmu Politik, Marjan Massere Catat Sejarah di DPRD Maros
3
Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
4
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
5
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Meramal Masa Depan Indonesia: Pemilu, Pilkada, dan Kuasa Partai Politik
2
Raih Doktor Ilmu Politik, Marjan Massere Catat Sejarah di DPRD Maros
3
Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
4
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
5
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng