Telkom Aktifkan Backup Link, Kebut Pemulihan Layanan di Papua & Ambon
Rabu, 10 Sep 2025 13:28
Telkom mengumumkan penurunan kualitas layanan TelkomGroup akibat gangguan serat optik pada SKKL Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS#1) ruas Ambon–Fakfak. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengumumkan penurunan kualitas layanan TelkomGroup akibat gangguan serat optik pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS#1) ruas Ambon–Fakfak.
Gangguan ini terdeteksi pada 9 September 2025, dengan lokasi di kedalaman laut sekitar 1.100 meter, sekitar 3,3 kilometer dari Tersili (Ambon).
Akibat gangguan tersebut, kualitas layanan di beberapa wilayah, termasuk Merauke, Timika, Kaimana, Fakfak, Dobo, Tual, Pulau Seram, dan Pulau Banda, mengalami penurunan. Penurunan kualitas layanan ini dirasakan terutama di wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana setelah terjadinya downtime pertama pada 9–10 September 2025.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebgayo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
"Kami berupaya maksimal untuk mempercepat pemulihan layanan, agar pelanggan di wilayah Papua dan Ambon bisa kembali mendapatkan layanan yang optimal," ujar Amin.
Sebagai respons cepat, Telkom telah mengaktifkan backup link dan menyesuaikan penerapan Quality of Service (QoS) di wilayah terdampak berdasarkan prioritas. Selain itu, pengaturan ulang jalur jaringan (reroute) juga telah dilakukan.
Untuk mempercepat pemulihan secara menyeluruh, kapal perbaikan saat ini sudah berada di perairan Selat Sorong–Fakfak untuk memperbaiki SKKL SMPCS#2 ruas Sorong–Merauke. Proses pemulihan yang semula dijadwalkan selesai pada 14 September 2025, kini dipercepat menjadi 13 September 2025.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat, pelanggan, dan pemangku kepentingan. Kami menyadari bahwa layanan telekomunikasi digital sangat vital, dan Telkom berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Amin.
Gangguan ini terdeteksi pada 9 September 2025, dengan lokasi di kedalaman laut sekitar 1.100 meter, sekitar 3,3 kilometer dari Tersili (Ambon).
Akibat gangguan tersebut, kualitas layanan di beberapa wilayah, termasuk Merauke, Timika, Kaimana, Fakfak, Dobo, Tual, Pulau Seram, dan Pulau Banda, mengalami penurunan. Penurunan kualitas layanan ini dirasakan terutama di wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana setelah terjadinya downtime pertama pada 9–10 September 2025.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebgayo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
"Kami berupaya maksimal untuk mempercepat pemulihan layanan, agar pelanggan di wilayah Papua dan Ambon bisa kembali mendapatkan layanan yang optimal," ujar Amin.
Sebagai respons cepat, Telkom telah mengaktifkan backup link dan menyesuaikan penerapan Quality of Service (QoS) di wilayah terdampak berdasarkan prioritas. Selain itu, pengaturan ulang jalur jaringan (reroute) juga telah dilakukan.
Untuk mempercepat pemulihan secara menyeluruh, kapal perbaikan saat ini sudah berada di perairan Selat Sorong–Fakfak untuk memperbaiki SKKL SMPCS#2 ruas Sorong–Merauke. Proses pemulihan yang semula dijadwalkan selesai pada 14 September 2025, kini dipercepat menjadi 13 September 2025.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat, pelanggan, dan pemangku kepentingan. Kami menyadari bahwa layanan telekomunikasi digital sangat vital, dan Telkom berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Amin.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Lewat AI hingga Platform UMKM
TelkomGroup memperkuat upaya membangun kemandirian teknologi digital Indonesia melalui pengembangan empat kapabilitas strategis.
Selasa, 27 Okt 2026 15:32
Ekbis
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan percepatan pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp4 triliun
Selasa, 20 Okt 2026 11:12
Ekbis
Telkom Kebut Streamlining 50 Entitas, Fokuskan Bisnis pada Empat Segmen Utama
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempercepat penataan portofolio bisnis dengan menyederhanakan 50 entitas di lingkungan TelkomGroup.
Selasa, 13 Okt 2026 11:23
News
Telkom Dorong Percepatan Adopsi AI di Indonesia lewat Kolaborasi Digital
PT Telkom melalui Telkom Solution terus mendorong percepatan adopsi AI di Indonesia. Hal itu mengemuka dalam rangkaian Road to Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026.
Sabtu, 10 Okt 2026 08:14
Ekbis
RUPSLB Telkom Setujui Spin-Off InfraCo dan Tetapkan Nanang Hendarno Jadi Dirut Baru
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi memisahkan sebagian besar bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia).
Kamis, 01 Okt 2026 08:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim