PT Vale Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini di Morowali
Jum'at, 19 Sep 2025 15:24
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menyelenggarakan program “Murid Cinta Lingkungan: Kelola Sampah dengan Bijak”. Foto/IST
MOROWALI - Dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pemberdayaan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menyelenggarakan program “Murid Cinta Lingkungan: Kelola Sampah dengan Bijak”.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dan ditujukan untuk siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di 13 desa binaan PT Vale. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sejak dini.
Dengan pendekatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan, PT Vale IGP Morowali mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Program ini juga menanamkan nilai-nilai 5K: Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Ketertiban, dan Keindahan.
Selama lebih dari satu bulan, sejak 13 Agustus hingga 17 September 2025, PT Vale telah mendatangi 12 SD di berbagai wilayah Kabupaten Morowali, seperti Siumbatu, Dampala/Lele, Bahomotefe, Bahomoahi, Kolono, Ululere, hingga Lahuafu. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa.
Mereka tidak hanya menerima materi edukatif tentang pengelolaan sampah, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam diskusi dan kuis-kuis seputar lingkungan yang menambah semangat belajar.
Program ini bukan hanya sarana edukasi, tetapi juga strategi membangun budaya cinta lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekolah.
“Kami percaya bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak dini. Anak-anak adalah agen perubahan masa depan. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi dapat menjadi pelopor kebersihan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali.
Program ini juga sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan desa-desa dampingan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Hal senada disampaikan oleh Ibu Fatmawati Laima, Kepala Sekolah SDN Nambo, salah satu lokasi kegiatan sosialisasi.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Vale. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan mudah dipahami, dan materi yang disajikan bisa langsung dipraktikkan oleh siswa-siswi untuk memilah sampah sesuai jenisnya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan,” tuturnya.
Melalui program ini, PT Vale IGP Morowali tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang menjadi bekal hidup bagi anak-anak di masa depan. Diharapkan, langkah kecil ini dapat membawa dampak besar dalam menciptakan desa yang lebih hijau dan berdaya, selaras dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di SDN Lahuafu pada 17 September 2025, PT Vale IGP Morowali menegaskan kembali bahwa transformasi menuju lingkungan bersih dan nyaman tidak bisa ditunda. Generasi muda, para murid, menjadi ujung tombaknya.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dan ditujukan untuk siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di 13 desa binaan PT Vale. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sejak dini.
Dengan pendekatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan, PT Vale IGP Morowali mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Program ini juga menanamkan nilai-nilai 5K: Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Ketertiban, dan Keindahan.
Selama lebih dari satu bulan, sejak 13 Agustus hingga 17 September 2025, PT Vale telah mendatangi 12 SD di berbagai wilayah Kabupaten Morowali, seperti Siumbatu, Dampala/Lele, Bahomotefe, Bahomoahi, Kolono, Ululere, hingga Lahuafu. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa.
Mereka tidak hanya menerima materi edukatif tentang pengelolaan sampah, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam diskusi dan kuis-kuis seputar lingkungan yang menambah semangat belajar.
Program ini bukan hanya sarana edukasi, tetapi juga strategi membangun budaya cinta lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekolah.
“Kami percaya bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak dini. Anak-anak adalah agen perubahan masa depan. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi dapat menjadi pelopor kebersihan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali.
Program ini juga sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan desa-desa dampingan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Hal senada disampaikan oleh Ibu Fatmawati Laima, Kepala Sekolah SDN Nambo, salah satu lokasi kegiatan sosialisasi.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Vale. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan mudah dipahami, dan materi yang disajikan bisa langsung dipraktikkan oleh siswa-siswi untuk memilah sampah sesuai jenisnya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan,” tuturnya.
Melalui program ini, PT Vale IGP Morowali tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang menjadi bekal hidup bagi anak-anak di masa depan. Diharapkan, langkah kecil ini dapat membawa dampak besar dalam menciptakan desa yang lebih hijau dan berdaya, selaras dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di SDN Lahuafu pada 17 September 2025, PT Vale IGP Morowali menegaskan kembali bahwa transformasi menuju lingkungan bersih dan nyaman tidak bisa ditunda. Generasi muda, para murid, menjadi ujung tombaknya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
Sepanjang 2025, Vale Indonesia diketahui mencatat pembayaran PNBP sebesar 52,06 juta dolar AS, naik 87,9 persen dibandingkan 27,70 juta dolar AS pada 2024.
Rabu, 04 Nov 2026 15:01
News
Vale Indonesia Buka Peluang Pengusaha Lokal Masuk Rantai Pasok IGP Pomalaa
Vale Indonesia memperkuat akses pengusaha daerah melalui sosialisasi prakualifikasi vendor lokal di Gedung Serbaguna Hotel Sutan Raja, Kabupaten Kolaka, Kamis (29/10/2026).
Minggu, 01 Nov 2026 05:33
News
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
Muh Akkas dan Alfrida Kano Linggi Allo berhasil lolos seleksi Beasiswa Komunitas PT Vale Indonesia Tbk tahun 2026 dan berhak mendapatkan pembiayaan penuh selama menempuh pendidikan S2.
Sabtu, 31 Okt 2026 14:44
Ekbis
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
Kinerja PT Vale Indonesia semakin menguat sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$896 juta hingga September 2026, tumbuh 27 persen.
Sabtu, 31 Okt 2026 08:11
Ekbis
Vale Indonesia Bantu UMKM Morowali Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar
Vale Indonesia memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Morowali sebagai bentuk dukungan perluasan akses pasar UMKM di wilayah itu.
Jum'at, 30 Okt 2026 17:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Umrah Pimpinan UMI, Perkuat Ukhuwah dan Refleksi Kepemimpinan Islami
2
Kejati Sulsel Periksa 10 Kepala Sekolah SMA di Jeneponto
3
Ahli Pidana Sebut Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Cacat Hukum dan Tidak Sah
4
November Makin Ceria, Asmo Sulsel Tawarkan Promo Honda Beragam Keuntungan
5
Sulsel Raih Tiga Penghargaan pada GENTING Collaboration Summit 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Umrah Pimpinan UMI, Perkuat Ukhuwah dan Refleksi Kepemimpinan Islami
2
Kejati Sulsel Periksa 10 Kepala Sekolah SMA di Jeneponto
3
Ahli Pidana Sebut Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Cacat Hukum dan Tidak Sah
4
November Makin Ceria, Asmo Sulsel Tawarkan Promo Honda Beragam Keuntungan
5
Sulsel Raih Tiga Penghargaan pada GENTING Collaboration Summit 2026