Kolaborasi MIND ID, PT Vale, & KLH Wujudkan Sungai Cipinang yang Bersih - Berdaya
Sabtu, 01 Nov 2025 17:12
PT Vale Indonesia Tbk bersama KLH, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Holding Industri Pertambangan MIND ID mewujudkan Sungai Cipinang yang bersih dan berdaya. Foto/Istimewa
JAKARTA - Upaya mewujudkan sungai yang bersih dan berdaya terus digencarkan. Pada Jumat (31/10), PT Vale Indonesia Tbk bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Holding Industri Pertambangan MIND ID menanam pohon di kawasan Waduk Dukuh I, Jakarta Timur, dalam rangka Festival Sungai Cipinang 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bersih Sungai Cipinang, proyek percontohan pengelolaan sungai berbasis masyarakat. Lebih dari 500 peserta terlibat — mulai dari pejabat pemerintah, direksi BUMN, komunitas peduli sungai, pelaku usaha, hingga warga sekitar.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, yang memimpin langsung kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi semua pihak.
“Daerah ini akan dikembangkan menjadi kawasan wisata air yang bermanfaat bagi warga. Sedimentasi sungai akan diangkat agar aliran air lancar dan bisa dimanfaatkan untuk wisata seperti kano. Namun yang paling penting, jangan sampai sungai ini kembali dipenuhi sampah,” ujar Diaz.
Dia juga menekankan pentingnya penanaman pohon untuk memperindah kawasan dan memperluas ruang terbuka hijau di Jakarta.
“Menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan. Terima kasih kepada MIND ID, Vale, dan semua pihak yang berkontribusi,” tambahnya.
Sinergi untuk Pemulihan Sungai
Sungai Cipinang membentang sepanjang 30,4 kilometer dari Depok hingga Jakarta Timur dan kini tergolong cemar berat dengan beban sampah sekitar 302 ton per bulan. Melalui festival ini, pemerintah ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar berhenti membuang sampah ke sungai serta memperkuat peran komunitas lokal dalam menjaga kebersihan dan kesehatan aliran air.
Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Dr. Rasio “Roy” Ridho Sani, menegaskan pentingnya disiplin dan sinergi lintas pemangku kepentingan.
“Gerakan ini bukti nyata bahwa pemerintah, masyarakat, dan industri bisa bersatu menciptakan perubahan lingkungan yang berdampak,” ujarnya.
Dari sisi industri, Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan komitmen grupnya terhadap pelestarian ekosistem. “Bagi MIND ID, sungai bukan sekadar aliran air, tetapi sumber kehidupan yang menopang aktivitas masyarakat dan industri. Kami akan terus mendukung upaya konservasi dan pemulihan sungai di seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto menambahkan, keterlibatan perusahaannya sejalan dengan komitmen pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
“Air adalah fondasi keberlanjutan. Apa yang kami lakukan di Sungai Cipinang hari ini mencerminkan filosofi kami: setiap tetes air harus dijaga dan dikembalikan lebih bersih,” ujar Bernardus.
Aksi Nyata untuk Sungai yang Lebih Baik
Selain penanaman pohon, Festival Sungai Cipinang 2025 juga menghadirkan kegiatan pengerukan sedimen, pelepasan ikan di Waduk Dukuh I, pemberian apresiasi kepada komunitas peduli sungai, serta bazar UMKM warga sekitar.
Kolaborasi antara PT Vale, MIND ID, dan KLH diharapkan menjadi model kemitraan publik–swasta–komunitas dalam pengelolaan sungai berkelanjutan yang bisa diterapkan di wilayah lain di Indonesia.
“Sungai yang bersih berarti kehidupan yang berkelanjutan. Perubahan bisa dimulai dari langkah sederhana — dari satu pohon yang ditanam, satu sampah yang diangkat, hingga satu komunitas yang berdaya,” tutup Bernardus Irmanto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bersih Sungai Cipinang, proyek percontohan pengelolaan sungai berbasis masyarakat. Lebih dari 500 peserta terlibat — mulai dari pejabat pemerintah, direksi BUMN, komunitas peduli sungai, pelaku usaha, hingga warga sekitar.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, yang memimpin langsung kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi semua pihak.
“Daerah ini akan dikembangkan menjadi kawasan wisata air yang bermanfaat bagi warga. Sedimentasi sungai akan diangkat agar aliran air lancar dan bisa dimanfaatkan untuk wisata seperti kano. Namun yang paling penting, jangan sampai sungai ini kembali dipenuhi sampah,” ujar Diaz.
Dia juga menekankan pentingnya penanaman pohon untuk memperindah kawasan dan memperluas ruang terbuka hijau di Jakarta.
“Menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan. Terima kasih kepada MIND ID, Vale, dan semua pihak yang berkontribusi,” tambahnya.
Sinergi untuk Pemulihan Sungai
Sungai Cipinang membentang sepanjang 30,4 kilometer dari Depok hingga Jakarta Timur dan kini tergolong cemar berat dengan beban sampah sekitar 302 ton per bulan. Melalui festival ini, pemerintah ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar berhenti membuang sampah ke sungai serta memperkuat peran komunitas lokal dalam menjaga kebersihan dan kesehatan aliran air.
Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Dr. Rasio “Roy” Ridho Sani, menegaskan pentingnya disiplin dan sinergi lintas pemangku kepentingan.
“Gerakan ini bukti nyata bahwa pemerintah, masyarakat, dan industri bisa bersatu menciptakan perubahan lingkungan yang berdampak,” ujarnya.
Dari sisi industri, Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan komitmen grupnya terhadap pelestarian ekosistem. “Bagi MIND ID, sungai bukan sekadar aliran air, tetapi sumber kehidupan yang menopang aktivitas masyarakat dan industri. Kami akan terus mendukung upaya konservasi dan pemulihan sungai di seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto menambahkan, keterlibatan perusahaannya sejalan dengan komitmen pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
“Air adalah fondasi keberlanjutan. Apa yang kami lakukan di Sungai Cipinang hari ini mencerminkan filosofi kami: setiap tetes air harus dijaga dan dikembalikan lebih bersih,” ujar Bernardus.
Aksi Nyata untuk Sungai yang Lebih Baik
Selain penanaman pohon, Festival Sungai Cipinang 2025 juga menghadirkan kegiatan pengerukan sedimen, pelepasan ikan di Waduk Dukuh I, pemberian apresiasi kepada komunitas peduli sungai, serta bazar UMKM warga sekitar.
Kolaborasi antara PT Vale, MIND ID, dan KLH diharapkan menjadi model kemitraan publik–swasta–komunitas dalam pengelolaan sungai berkelanjutan yang bisa diterapkan di wilayah lain di Indonesia.
“Sungai yang bersih berarti kehidupan yang berkelanjutan. Perubahan bisa dimulai dari langkah sederhana — dari satu pohon yang ditanam, satu sampah yang diangkat, hingga satu komunitas yang berdaya,” tutup Bernardus Irmanto.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, PT Vale: Kami Terbuka terhadap Masukan
PT Vale Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik penambangan yang baik dan berkelanjutan. Upaya itu ditunjukkan dalam pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kolaka,
Selasa, 27 Jan 2026 10:20
Ekbis
Hadiri RDP, PT Vale Pastikan Kepatuhan dan Kepastian Operasional
Dalam forum tersebut, PT Vale menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta kementerian dan lembaga terkait lainnya, termasuk MIND ID selaku holding, atas peran pembinaan dan pengawasan yang dijalankan terhadap industri pertambangan nasional.
Selasa, 20 Jan 2026 20:03
Ekbis
Sinergi Lintas Sektor: PT Vale Berpartisipasi Peringatan Hari Dharma Samudera di Morowali
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) turut berpartisipasi mendukung nilai keberanian, loyalitas, serta ketahanan maritim
Senin, 19 Jan 2026 17:43
Ekbis
Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut, Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali
PT Vale menerima kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, beserta jajaran di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Jum'at, 16 Jan 2026 10:45
Ekbis
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Tegaskan Kepastian Operasional dan Keberlanjutan Investasi
PT Vale Indonesia Tbk anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID), mengumumkan bahwa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 telah mendapatkan persetujuan resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Kamis, 15 Jan 2026 15:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Status Tersangka Dipersoalkan, LP2D Sebut Putri Dakka Mainkan Isu PAW DPR
2
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
3
Aryaduta Makassar Ajak Komunitas dan Tamu Hidup Sehat dengan Poundfit
4
Badan Kehormatan DPRD Makassar Tegur Legislator Terkait Video Viral
5
OJK Resmikan Learning Center, Perkuat Pengembangan SDM dan Literasi Keuangan Indonesia Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Status Tersangka Dipersoalkan, LP2D Sebut Putri Dakka Mainkan Isu PAW DPR
2
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
3
Aryaduta Makassar Ajak Komunitas dan Tamu Hidup Sehat dengan Poundfit
4
Badan Kehormatan DPRD Makassar Tegur Legislator Terkait Video Viral
5
OJK Resmikan Learning Center, Perkuat Pengembangan SDM dan Literasi Keuangan Indonesia Timur