Bumi Karsa Dukung Pemerataan Akses Kesehatan Lewat RSUD Regional La Mappapenning Bone
Minggu, 16 Nov 2025 18:40
Bumi Karsa mendukung pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas di Indonesia melalui pembangunan RSUD Regional La Mappapenning Bone. Foto/Istimewa
BONE - Bumi Karsa menegaskan komitmennya mendukung pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas di Indonesia melalui pembangunan RSUD Regional La Mappapenning Bone, yang kini menjadi pusat rujukan utama di wilayah timur Provinsi Sulawesi Selatan.
Pembangunan rumah sakit berlangsung sepanjang 2022–2023 dan mulai beroperasi penuh pada awal 2024. Berlokasi di Jl. H.M. Jusuf, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, RSUD Regional La Mappapenning hadir sebagai rumah sakit modern dengan fasilitas lengkap dan berstandar nasional.
CEO Bumi Karsa, Kamaluddin, menyebut proyek ini sebagai bagian dari visi perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami, setiap proyek bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan dan kesejahteraan baru bagi masyarakat. RSUD Regional La Mappapenning adalah bukti nyata kontribusi kami dalam membangun kehidupan,” ujarnya.
Tak hanya memperkuat sistem layanan kesehatan, pembangunan rumah sakit ini juga memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Selama konstruksi, Bumi Karsa melibatkan tenaga kerja lokal, sementara operasional rumah sakit turut mendorong tumbuhnya usaha kecil seperti warung makan, jasa laundry, dan penginapan.
Dalam proses pembangunan, perusahaan menerapkan prinsip konstruksi berkelanjutan yang mengutamakan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan. Kini, lebih dari setahun beroperasi, RSUD Regional La Mappapenning menjadi simbol kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Bone sekaligus contoh sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menghadirkan infrastruktur publik yang berkelanjutan.
Direktur RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit ini sangat membantu masyarakat.
“Dengan berdirinya RSUD Regional La Mappapening, masyarakat kini mendapatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus menempuh jarak jauh ke Makassar. Fasilitasnya lengkap mulai dari IGD, ruang operasi, rawat inap, hingga layanan spesialis,” ujarnya di Bone.
Rumah sakit ini menyediakan berbagai layanan unggulan, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam dan Poliklinik Rawat Jalan dengan beragam spesialisasi, seperti Klinik Anak, Kandungan, Penyakit Dalam, Bedah, THT, Mata, Saraf, Jantung, Gigi, dan Bedah Mulut. Layanan juga terus berkembang dengan hadirnya Klinik Psikiatri, Klinik Prostodonti, dan Klinik Paru.
Untuk mendukung kenyamanan pasien, layanan rawat inap di RSUD La Mappapenning telah memenuhi standar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) Kementerian Kesehatan, mencakup aspek kebersihan, pencahayaan, ventilasi, serta ruang yang layak bagi pasien dan keluarga.
Fasilitas penunjang rumah sakit pun tergolong lengkap, mulai dari Instalasi Farmasi, Laboratorium, Radiologi, Rehabilitasi Medik, Gizi, CSSD, Laundry, IPSRS, Rekam Medik, hingga sistem pelayanan berbasis digital (SIT) yang meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan medis.
Pembangunan rumah sakit berlangsung sepanjang 2022–2023 dan mulai beroperasi penuh pada awal 2024. Berlokasi di Jl. H.M. Jusuf, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, RSUD Regional La Mappapenning hadir sebagai rumah sakit modern dengan fasilitas lengkap dan berstandar nasional.
CEO Bumi Karsa, Kamaluddin, menyebut proyek ini sebagai bagian dari visi perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami, setiap proyek bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan dan kesejahteraan baru bagi masyarakat. RSUD Regional La Mappapenning adalah bukti nyata kontribusi kami dalam membangun kehidupan,” ujarnya.
Tak hanya memperkuat sistem layanan kesehatan, pembangunan rumah sakit ini juga memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Selama konstruksi, Bumi Karsa melibatkan tenaga kerja lokal, sementara operasional rumah sakit turut mendorong tumbuhnya usaha kecil seperti warung makan, jasa laundry, dan penginapan.
Dalam proses pembangunan, perusahaan menerapkan prinsip konstruksi berkelanjutan yang mengutamakan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan. Kini, lebih dari setahun beroperasi, RSUD Regional La Mappapenning menjadi simbol kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Bone sekaligus contoh sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menghadirkan infrastruktur publik yang berkelanjutan.
Direktur RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit ini sangat membantu masyarakat.
“Dengan berdirinya RSUD Regional La Mappapening, masyarakat kini mendapatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus menempuh jarak jauh ke Makassar. Fasilitasnya lengkap mulai dari IGD, ruang operasi, rawat inap, hingga layanan spesialis,” ujarnya di Bone.
Rumah sakit ini menyediakan berbagai layanan unggulan, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam dan Poliklinik Rawat Jalan dengan beragam spesialisasi, seperti Klinik Anak, Kandungan, Penyakit Dalam, Bedah, THT, Mata, Saraf, Jantung, Gigi, dan Bedah Mulut. Layanan juga terus berkembang dengan hadirnya Klinik Psikiatri, Klinik Prostodonti, dan Klinik Paru.
Untuk mendukung kenyamanan pasien, layanan rawat inap di RSUD La Mappapenning telah memenuhi standar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) Kementerian Kesehatan, mencakup aspek kebersihan, pencahayaan, ventilasi, serta ruang yang layak bagi pasien dan keluarga.
Fasilitas penunjang rumah sakit pun tergolong lengkap, mulai dari Instalasi Farmasi, Laboratorium, Radiologi, Rehabilitasi Medik, Gizi, CSSD, Laundry, IPSRS, Rekam Medik, hingga sistem pelayanan berbasis digital (SIT) yang meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan medis.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Bumi Karsa Mantapkan Strategi Hadapi Dinamika Konstruksi 2026
Bumi Karsa menyelenggarakan Kick Off Meeting dengan tema Grow Beyond Expectations sebagai langkah strategis untuk menyatukan arah, memperkuat kolaborasi, dan mempersiapkan organisasi menghadapi dinamika industri konstruksi yang semakin kompetitif.
Minggu, 25 Jan 2026 18:42
News
Komitmen Inklusivitas Bumi Karsa melalui Program Magang Disabilitas
Program ini merupakan hasil kolaborasi KALLA bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar, yang bertujuan membuka akses kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas
Kamis, 18 Des 2025 18:24
Sulsel
RSUD Malili Kelas B Siap Dibangun, Pemkab Lutim Gelar Seminar DED
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat komitmennya membangun layanan kesehatan unggulan melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) RSUD Malili Kelas B.
Jum'at, 12 Des 2025 11:05
Sulsel
Pemprov Sulsel Bakal Bangun Rumah Sakit di Malino
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menganggarkan ratusan miliar untuk pembangunan rumah sakit di Kota Wisata Malino.
Senin, 17 Nov 2025 19:03
News
Transformasi Besar! Jusuf Kalla Resmikan Pembangunan RS Faisal yang Lebih Modern
Manajemen Rumah Sakit Islam Faisal kini resmi berada di bawah naungan KALLA. Ditandai dengan groundbreaking gedung baru oleh Jusuf Kalla.
Senin, 22 Sep 2025 16:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
2
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun
5
Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay dengan Bantuan Rp3 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
2
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun
5
Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay dengan Bantuan Rp3 Miliar