Polisi Ringkus Pelaku Penembakan Penyebab Terjadi Tawuran Warga di Makassar
Rabu, 19 Nov 2025 23:05
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, saat memberikan keterangan, di halaman Mabes Polda Sulsel, Rabu (19/11/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Jajaran Kepolisian Polda Sulsel berhasil meringkus pelaku penembakan yang menjadi pemicu terjadinya tawuran di wilayah Sapiria Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo, (18/11/2025) lalu. Korban penembakan meninggal hingga memicu kemarahan warga lainnya.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menyampaikan bahwa seorang pria inisial C (37) terkena peluru senapan angin pada bagian kepala dan meninggal dunia setelah dilakukan operasi di Rumah Sakit Akademis Makassar.
"Kejadian ini tidak dilaporkan kepada kepolisian, sehingga kami tidak bisa antisipasi lebih lanjut terkait kejadian ini. Setelah kami mengetahui dari pihak kepolisian setelah korban meninggal, kemudian terjadi kerusuhan ataupun tawuran di Kecamatan Tallo," ujarnya kepada wartawan.
Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan kronologi dugaan kerusuhan di Pekuburan Beroangin, Kecamatan Tallo. Awalnya diduga terjadi penyerangan dari kelompok pemuda Sapiria, Kelurahan Lembo, terhadap pemuda Lorong Borta.
"Langsung salah satu rumah di Lorong Bugis, perbatasan langsung dengan Lorong Borta dibakar dan saat ini kerugian adalah 13 rumah di Lorong Bugis terbakar, dengan Damkar dan anggota Polrestabes Makassar kemarin bisa dikendalikan," jelasnya.
Pasca kejadian tawuran, pihaknya melakukan pengamanan, terdiri dari pihak Brimob, Samapta Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar untuk menciptakan situasi kondusif.
"Kemudian dalam proses upaya penegakan hukum kami terus memerintahkan kepada unit jajaran dalam hal ini kepada Direskrim Polda Sulsel, kemudian Kapolrestabes Makassar yang saat ini untuk sementara mencari pelaku terkait kasus penembakan," tambah orang nomor satu di Polda Sulsel itu.
Mantan Dirreskrimum Polda Bali itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap terduga pelaku kasus penembakan yang menewaskan C (37) yang merupakan warga kampung Sapiria.
"Alhamdulillah, kemarin kami anggota di lapangan sudah berhasil menangkap pelakunya. Satu orang pelaku, yaitu atas nama CBT (35). Kemudian, untuk yang bersangkutan, saat ini masih dalam proses, penyelidikan dan penyidikan. Masih dalam proses penanganan oleh Satreskrim Polrestabes Makassar terkait perkara penembakan," ungkapnya.
Djuhandhani menuturkan, Polda Sulsel akan melaksanakan upaya-upaya penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan. Setelah menangkap terduga penembak, kepolisian juga telah mengamankan terduga pelaku pembakaran rumah
"Terkait pidana lain yaitu proses pembakaran kami juga akan tetap melaksanakan penegakan hukum. Saat ini penanganan pembakaran dilaksanakan penyidik Ditreskrim Polda Sulsel dan tadi pagi kami sudah mengamankan satu orang pelaku pembakaran dan kami akan terus mencari pelaku-pelaku lainnya," tukasnya.
Dengan kejadian tersebut, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, secara tegas mengutamakan pelaksanakan upaya untuk melakukan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat.
"Sesuai komitmen kami dari Polda Sulsel menjadikan Sulawesi Selatan tempat yang aman dan tempat yang paling tidak aman bagi para pelaku kejahatan," pungkas Djuhandhani.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menyampaikan bahwa seorang pria inisial C (37) terkena peluru senapan angin pada bagian kepala dan meninggal dunia setelah dilakukan operasi di Rumah Sakit Akademis Makassar.
"Kejadian ini tidak dilaporkan kepada kepolisian, sehingga kami tidak bisa antisipasi lebih lanjut terkait kejadian ini. Setelah kami mengetahui dari pihak kepolisian setelah korban meninggal, kemudian terjadi kerusuhan ataupun tawuran di Kecamatan Tallo," ujarnya kepada wartawan.
Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan kronologi dugaan kerusuhan di Pekuburan Beroangin, Kecamatan Tallo. Awalnya diduga terjadi penyerangan dari kelompok pemuda Sapiria, Kelurahan Lembo, terhadap pemuda Lorong Borta.
"Langsung salah satu rumah di Lorong Bugis, perbatasan langsung dengan Lorong Borta dibakar dan saat ini kerugian adalah 13 rumah di Lorong Bugis terbakar, dengan Damkar dan anggota Polrestabes Makassar kemarin bisa dikendalikan," jelasnya.
Pasca kejadian tawuran, pihaknya melakukan pengamanan, terdiri dari pihak Brimob, Samapta Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar untuk menciptakan situasi kondusif.
"Kemudian dalam proses upaya penegakan hukum kami terus memerintahkan kepada unit jajaran dalam hal ini kepada Direskrim Polda Sulsel, kemudian Kapolrestabes Makassar yang saat ini untuk sementara mencari pelaku terkait kasus penembakan," tambah orang nomor satu di Polda Sulsel itu.
Mantan Dirreskrimum Polda Bali itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap terduga pelaku kasus penembakan yang menewaskan C (37) yang merupakan warga kampung Sapiria.
"Alhamdulillah, kemarin kami anggota di lapangan sudah berhasil menangkap pelakunya. Satu orang pelaku, yaitu atas nama CBT (35). Kemudian, untuk yang bersangkutan, saat ini masih dalam proses, penyelidikan dan penyidikan. Masih dalam proses penanganan oleh Satreskrim Polrestabes Makassar terkait perkara penembakan," ungkapnya.
Djuhandhani menuturkan, Polda Sulsel akan melaksanakan upaya-upaya penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan. Setelah menangkap terduga penembak, kepolisian juga telah mengamankan terduga pelaku pembakaran rumah
"Terkait pidana lain yaitu proses pembakaran kami juga akan tetap melaksanakan penegakan hukum. Saat ini penanganan pembakaran dilaksanakan penyidik Ditreskrim Polda Sulsel dan tadi pagi kami sudah mengamankan satu orang pelaku pembakaran dan kami akan terus mencari pelaku-pelaku lainnya," tukasnya.
Dengan kejadian tersebut, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, secara tegas mengutamakan pelaksanakan upaya untuk melakukan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat.
"Sesuai komitmen kami dari Polda Sulsel menjadikan Sulawesi Selatan tempat yang aman dan tempat yang paling tidak aman bagi para pelaku kejahatan," pungkas Djuhandhani.
(GUS)
Berita Terkait
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
2
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
3
Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok
4
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
5
Kebakaran NIPAH PARK Berhasil Dipadamkan, Mal Kembali Beroperasi Normal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
2
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
3
Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok
4
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
5
Kebakaran NIPAH PARK Berhasil Dipadamkan, Mal Kembali Beroperasi Normal