Ketua RW 006 Gunung Sari Makassar Angkat Suara soal LGBT, Minta Warga Perkuat Pengawasan Anak
Kamis, 24 Sep 2026 21:26
Ketua RW 006 Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Hasrul Kaharuddin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua RW 006 Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Hasrul Kaharuddin mengajak warga meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya konten viral di media sosial yang melibatkan pasangan sesama jenis.
Hasrul menyebut fenomena tersebut sebagai persoalan sosial yang perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia remaja.
Ia meminta para orang tua lebih aktif mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka, termasuk penggunaan media sosial.
“Baru-baru ini viral ada dua pasangan sejenis yang ditangkap karena diduga membuat video tidak senonoh, kemudian videonya tersebar di media sosial. Ini sangat merusak generasi bangsa karena pelakunya masih sangat muda,” kata Hasrul, Kamis (24/9/2026).
Pria yang akrab disapa Arul itu mengaku khawatir konten tersebut telah ditonton oleh kalangan remaja.
“Videonya sudah menyebar ke mana-mana. Takutnya anak-anak remaja ikut menonton. Ini yang harus kita waspadai, jangan sampai orang tua lalai dalam mengawasi anak-anaknya,” ujarnya.
Hasrul juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat pengawasan dalam keluarga.
“Makassar ini menurut saya sudah banyak kelompok LGBT. Kalau kita tidak melakukan pengawasan sejak dini, saya khawatir fenomena ini semakin meluas,” tegasnya.
Ia pun mengimbau warga RW 006 Gunung Sari untuk saling mengingatkan dan memperhatikan lingkungan sekitar, terutama dalam menjaga pergaulan anak-anak dan remaja.
“Kita harus selalu memantau orang-orang terdekat, keluarga, dan lingkungan sekitar agar tetap terjaga,” tandasnya.
Hasrul menyebut fenomena tersebut sebagai persoalan sosial yang perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia remaja.
Ia meminta para orang tua lebih aktif mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka, termasuk penggunaan media sosial.
“Baru-baru ini viral ada dua pasangan sejenis yang ditangkap karena diduga membuat video tidak senonoh, kemudian videonya tersebar di media sosial. Ini sangat merusak generasi bangsa karena pelakunya masih sangat muda,” kata Hasrul, Kamis (24/9/2026).
Pria yang akrab disapa Arul itu mengaku khawatir konten tersebut telah ditonton oleh kalangan remaja.
“Videonya sudah menyebar ke mana-mana. Takutnya anak-anak remaja ikut menonton. Ini yang harus kita waspadai, jangan sampai orang tua lalai dalam mengawasi anak-anaknya,” ujarnya.
Hasrul juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat pengawasan dalam keluarga.
“Makassar ini menurut saya sudah banyak kelompok LGBT. Kalau kita tidak melakukan pengawasan sejak dini, saya khawatir fenomena ini semakin meluas,” tegasnya.
Ia pun mengimbau warga RW 006 Gunung Sari untuk saling mengingatkan dan memperhatikan lingkungan sekitar, terutama dalam menjaga pergaulan anak-anak dan remaja.
“Kita harus selalu memantau orang-orang terdekat, keluarga, dan lingkungan sekitar agar tetap terjaga,” tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
MLS 2026 Dorong Makassar Jadi Pusat Kepemimpinan Lintas Sektor di Indonesia Timur
Forum ini ditujukan bagi business owners, CEO dan jajaran direksi, HR leaders dan eksekutif senior, komunitas profesional dan emerging leaders, public leaders, serta akademisi.
Rabu, 02 Sep 2026 14:40
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
News
Estetika Kota Terancam, Reklame Liar di Makassar Minta Segera Ditertibkan
Papan reklame atau billboard sebagai media promosi luar ruang berukuran besar kini semakin menjamur di Kota Makassar.
Senin, 22 Jun 2026 13:34
News
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
Kabar tidak sedap menghampiri salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Makassar, Helen’s Play Mart.
Minggu, 24 Mei 2026 20:22
News
Komisi D Sebut Ada Tren Lonjakan Aktivitas LGBT di Makassar
DPRD Kota Makassar mendorong pemerintah kota segera merumuskan langkah konkret terkait isu LGBT dan HIV, termasuk pembentukan peraturan daerah (Perda) sebagai payung hukum.
Senin, 20 Apr 2026 19:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano