Pertamina Tanam 1.000 Mangrove di Kendari untuk Perkuat Ekosistem Pesisir
Senin, 08 Des 2025 14:19
Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Pertamina menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Kelurahan Mata, Kota Kendari, sebagai bagian dari Program TJSL Mata Siaga. Foto/IST
KENDARI - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Kendari kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, perusahaan menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Kelurahan Mata, Kota Kendari, sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR Mata Siaga.
Dengan mengusung tema “A Small Plant Today, A Strong Ecosystem Tomorrow”, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pesisir sekaligus mendukung pelestarian ekosistem jangka panjang.
Aksi penanaman ini terlaksana melalui kolaborasi berbagai pihak dan mendapat dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kendari, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala SMP Negeri 16 Kendari, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Lurah Mata.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan semangat bersama untuk menjaga kawasan pesisir sebagai aset lingkungan penting bagi masyarakat.
Manager Integrated Terminal Kendari, Supriyono Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung target keberlanjutan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.
“Penanaman 1.000 bibit mangrove ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi langkah penting dalam mitigasi perubahan iklim, perlindungan kawasan pesisir dari abrasi, serta menjaga habitat alami biota laut,” ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara turut memberikan apresiasi atas konsistensi Pertamina Patra Niaga IT Kendari dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Program penanaman mangrove ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ekosistem pesisir. Dengan kolaborasi seperti ini, kita membangun ketahanan lingkungan yang lebih kuat untuk masa depan,” ungkap perwakilan DLH.
Penanaman mangrove melibatkan perwira Pertamina Patra Niaga IT Kendari, masyarakat Kelurahan Mata, peserta didik SMPN 16 Kendari, serta perangkat pemerintah setempat. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat mangrove, teknik penanaman yang tepat, hingga pentingnya pemeliharaan untuk memastikan tingkat hidup yang optimal.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa Program Mata Siaga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
• SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim: melalui peran mangrove dalam menyerap karbon dan meningkatkan ketahanan pesisir.
• SDG 14 – Ekosistem Lautan: melalui rehabilitasi habitat pesisir dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Pertamina Patra Niaga Sulawesi berharap penanaman 1.000 mangrove ini dapat mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Ke depan, melalui Program Mata Siaga, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat Kelurahan Mata dan Kota Kendari.
Dengan mengusung tema “A Small Plant Today, A Strong Ecosystem Tomorrow”, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pesisir sekaligus mendukung pelestarian ekosistem jangka panjang.
Aksi penanaman ini terlaksana melalui kolaborasi berbagai pihak dan mendapat dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kendari, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala SMP Negeri 16 Kendari, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Lurah Mata.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan semangat bersama untuk menjaga kawasan pesisir sebagai aset lingkungan penting bagi masyarakat.
Manager Integrated Terminal Kendari, Supriyono Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung target keberlanjutan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.
“Penanaman 1.000 bibit mangrove ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi langkah penting dalam mitigasi perubahan iklim, perlindungan kawasan pesisir dari abrasi, serta menjaga habitat alami biota laut,” ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara turut memberikan apresiasi atas konsistensi Pertamina Patra Niaga IT Kendari dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Program penanaman mangrove ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ekosistem pesisir. Dengan kolaborasi seperti ini, kita membangun ketahanan lingkungan yang lebih kuat untuk masa depan,” ungkap perwakilan DLH.
Penanaman mangrove melibatkan perwira Pertamina Patra Niaga IT Kendari, masyarakat Kelurahan Mata, peserta didik SMPN 16 Kendari, serta perangkat pemerintah setempat. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat mangrove, teknik penanaman yang tepat, hingga pentingnya pemeliharaan untuk memastikan tingkat hidup yang optimal.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa Program Mata Siaga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
• SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim: melalui peran mangrove dalam menyerap karbon dan meningkatkan ketahanan pesisir.
• SDG 14 – Ekosistem Lautan: melalui rehabilitasi habitat pesisir dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Pertamina Patra Niaga Sulawesi berharap penanaman 1.000 mangrove ini dapat mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Ke depan, melalui Program Mata Siaga, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat Kelurahan Mata dan Kota Kendari.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Pertamina menegaskan, informasi mengenai harga dan layanan BBM sebaiknya tidak dijadikan rujukan jika tidak berasal dari sumber resmi.
Kamis, 24 Sep 2026 12:35
News
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Sebagai bagian dari ekosistem di sekitar Danau Matano, PT Vale memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk mendukung kelestarian lingkungan.
Kamis, 24 Sep 2026 07:36
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Akses warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang kini lebih aman setelah Jembatan Gantung Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, direhabilitasi melalui program CSR Pertamina.
Rabu, 23 Sep 2026 18:34
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano