Bandara Sultan Hasanuddin Layani 603.091 Penumpang Selama Nataru 2025/2026

Senin, 05 Jan 2026 11:41
Bandara Sultan Hasanuddin Layani 603.091 Penumpang Selama Nataru 2025/2026
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai memberi keterangan kepada awak media. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - PT Angkasa Pura Indonesia resmi menutup Posko Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Senin (5/1/2026).

Penutupan posko ini dipimpin langsung CEO Region V PT Angkasa Pura Indonesia di Area Kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai menjelaskan, pada periode Nataru 2025/2026 ini, Bandara Sultan Hasanuddin melayani sekitar 603.091 jiwa. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 0,3 persen bila dibandingkan tahun lalu sekitar 601.581 penumpang.

Dia menambahkan, berdasarkan data trafik, pergerakan pesawat selama Nataru 2025/2026 mencapai 4.613 pergerakan. Angka ini meningkat 2,8 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya yang tercatat sebanyak 4.485 pergerakan.

"Berbeda dengan penumpang dan pesawat, pergerakan kargo justru mengalami penurunan. Tercatat volume kargo selama periode Nataru 2025/2026 sebesar 5.523 ton, turun 5,7 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 6.336 ton," jelasnya.

Terkait Puncak arus mudik keberangkatan kali ini terjadi pada 23 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 33.956 orang. Sementara puncak arus kedatangan tercatat pada 4 Januari 2026 dengan 32.976 penumpang.

"Untuk rute dengan jumlah penumpang terbanyak dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yakni Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebanyak 109.137 penumpang, disusul Bandara Juanda Surabaya dengan 68.954 penumpang, serta Bandara Haluoleo Kendari sebanyak 36.848 penumpang," ujarnya.

Dia mengatakan, secara umum pergerakan penumpang selama Nataru 2025/2026 berjalan lancar dengan rata-rata sekitar 29.000 penumpang per hari.

"Pergerakan penumpang pada periode Nataru 2025/2026 mengalami kenaikan dan operasional bandara berjalan aman serta terkendali," ujarnya.
Minggus juga menegaskan, selama pelaksanaan posko Nataru tidak terdapat kejadian khusus yang mengganggu operasional penerbangan maupun pelayanan kepada penumpang.

Dengan berakhirnya posko Nataru 2025/2026, PT Angkasa Pura Indonesia memastikan seluruh evaluasi akan menjadi dasar peningkatan layanan bandara ke depan, khususnya dalam menghadapi periode angkutan udara dengan trafik tinggi.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru