Provinsi Sulsel Masuk 3 Besar Nasional Soal Ketertiban Umum
Jum'at, 09 Jan 2026 14:14
Rapat Virtual Pembahasan dan Pemaparan Perhitungan Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (IPKKU) Tingkat Provinsi Tahun 2025, Sulawesi Selatan berhasil meraih peringkat ketiga.
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan prestasi membanggakan, dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum.
Berdasarkan hasil Rapat Virtual Pembahasan dan Pemaparan Perhitungan Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (IPKKU) Tingkat Provinsi Tahun 2025, Sulawesi Selatan berhasil meraih peringkat ketiga tertinggi secara nasional.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Pol PP dan Satlinmas) Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala Satuan Polisi Pamong Praja provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, didampingi pejabat eselon III dan IV terkait.
Berdasarkan rekapitulasi penilaian IPKKU Tahun 2025, Provinsi Sulawesi Selatan memperoleh nilai akhir 89,1744 dengan kategori “Sangat Baik”. Capaian ini menempatkan Sulawesi Selatan tepat di bawah Provinsi Jawa Tengah yang berada di peringkat pertama dengan nilai 97,4318, serta Provinsi Jawa Timur di peringkat kedua dengan nilai 91,8606.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, capaian peringkat ketiga nasional ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Satpol PP serta dukungan perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Andi Arwin Azis.
Ia menjelaskan bahwa penilaian IPKKU mencakup berbagai indikator strategis, mulai dari penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, pemberdayaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga ketersediaan sarana dan prasarana, serta aspek perencanaan, penganggaran, dan akuntabilitas sistem.
Menurut Andi Arwin, capaian tersebut juga tidak terlepas dari dukungan penuh Gubernur Sulawesi Selatan serta sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kondisi daerah yang aman dan tertib.
Ia menambahkan, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja Satpol PP dan seluruh perangkat daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.
“Ke depan, capaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, penguatan kapasitas personel, serta pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bersinergi dalam mendukung penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. Prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Berdasarkan hasil Rapat Virtual Pembahasan dan Pemaparan Perhitungan Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (IPKKU) Tingkat Provinsi Tahun 2025, Sulawesi Selatan berhasil meraih peringkat ketiga tertinggi secara nasional.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Pol PP dan Satlinmas) Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala Satuan Polisi Pamong Praja provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, didampingi pejabat eselon III dan IV terkait.
Berdasarkan rekapitulasi penilaian IPKKU Tahun 2025, Provinsi Sulawesi Selatan memperoleh nilai akhir 89,1744 dengan kategori “Sangat Baik”. Capaian ini menempatkan Sulawesi Selatan tepat di bawah Provinsi Jawa Tengah yang berada di peringkat pertama dengan nilai 97,4318, serta Provinsi Jawa Timur di peringkat kedua dengan nilai 91,8606.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, capaian peringkat ketiga nasional ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Satpol PP serta dukungan perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Andi Arwin Azis.
Ia menjelaskan bahwa penilaian IPKKU mencakup berbagai indikator strategis, mulai dari penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, pemberdayaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga ketersediaan sarana dan prasarana, serta aspek perencanaan, penganggaran, dan akuntabilitas sistem.
Menurut Andi Arwin, capaian tersebut juga tidak terlepas dari dukungan penuh Gubernur Sulawesi Selatan serta sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kondisi daerah yang aman dan tertib.
Ia menambahkan, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja Satpol PP dan seluruh perangkat daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.
“Ke depan, capaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, penguatan kapasitas personel, serta pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bersinergi dalam mendukung penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. Prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah cepat untuk mengurangi peningkatan mobilitas masyarakat.
Jum'at, 11 Sep 2026 22:11
News
Operator SPBU Disorot, Pertamina Tambah 50 Tenaga untuk 25 SPBU 24 Jam di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, di tengah antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:49
News
Pertamina Gandeng Lintas Sektor Perkuat Penguraian Antrean BBM di Sejumlah SPBU Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggandeng lintas sektor untuk memperkuat penanganan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Kamis, 10 Sep 2026 19:53
News
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Tak Panic Buying
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, untuk memastikan distribusinya tepat sasaran.
Kamis, 10 Sep 2026 12:28
News
Pertamina - Pemprov Sulsel Siapkan Langkah Mitigasi Antrean BBM dan LPG
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengurai kepadatan antrean bahan bakar minyak dan gas melon di masyarakat.
Kamis, 10 Sep 2026 11:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum