Bunda Pintar 2025 Rampung, XLSMART & KemenPPPA Perkuat Literasi Digital Ibu

Kamis, 15 Jan 2026 15:14
Bunda Pintar 2025 Rampung, XLSMART & KemenPPPA Perkuat Literasi Digital Ibu
Program Bunda Pintar dari XLSMART dan KemenPPPA digelar di Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
Comment
Share
DENPASAR - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA) menutup rangkaian Program Bunda Pintar sepanjang tahun 2025 melalui pelatihan literasi digital bertajuk “Cakap Digital Peran Bunda Ideal”. Kegiatan ini digelar di Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, beberapa waktu lalu.

Pelatihan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian workshop literasi digital Bunda Pintar 2025, setelah sebelumnya diselenggarakan di sejumlah kota di Indonesia.

Bali dipilih sebagai lokasi penutupan program sebagai simbol komitmen untuk menjangkau komunitas perempuan di berbagai wilayah, termasuk daerah dengan karakter sosial dan budaya yang kuat, di mana peran ibu sangat sentral dalam menjaga keharmonisan keluarga dan komunitas.

Program Bunda Pintar merupakan inisiatif kolaboratif XLSMART dan KemenPPPA yang dijalankan bersama Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program ini menjadi bagian dari pilar Women Empowerment dalam kerangka CSR Tri Karsa XLSMART, bersama dengan pilar Philanthropy dan Education.

Sepanjang 2025, Bunda Pintar dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan, khususnya para ibu, agar semakin cakap memanfaatkan teknologi digital secara aman, bijak, dan produktif.

Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Daerah Wilayah III Kementerian PPPA, Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati, menyampaikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) menjadi fondasi penting dalam penguatan literasi digital perempuan dan perlindungan anak.

"RBI kami rancang sebagai ruang yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak, termasuk dalam menghadapi tantangan di ruang digital. Melalui pelaksanaan Program Bunda Pintar, kami mendorong para ibu tidak hanya meningkatkan kapasitas literasi digital, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak dan agen perubahan di komunitasnya,” ujarnya.

Laksmi menambahkan bahwa kolaborasi KemenPPPA dengan XLSMART melalui Program Bunda Pintar merupakan contoh nyata sinergi pemerintah dan swasta dalam menghadirkan program yang terukur, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan ibu-ibu. Melalui pendekatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang cakap, tetapi juga mampu menularkan praktik digital yang aman dan positif di lingkungannya.

Pelatihan “Cakap Digital Peran Bunda Ideal” di Denpasar Timur dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan literasi digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan meliputi pengenalan risiko di ruang digital, cara menyaring informasi dan hoaks, perlindungan data pribadi, pengelolaan penggunaan gawai pada anak, hingga pemanfaatan platform digital untuk mendukung aktivitas produktif dan peluang pengembangan ekonomi keluarga, termasuk usaha rumahan dan produk lokal yang banyak dijalankan oleh perempuan Bali.

Group Head East Region XLSMART, Dodik Ariyanto, menegaskan bahwa para ibu memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan digital di lingkungan keluarga. Perempuan, khususnya para bunda, merupakan pengambil keputusan sehari-hari di rumah sekaligus rujukan pertama bagi anak ketika berhadapan dengan gawai dan internet. Melalui Program Bunda Pintar, XLSMART ingin memastikan para ibu memiliki bekal literasi digital yang memadai agar mampu mendampingi anak, menjaga keamanan keluarga di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.

Dodik juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan KemenPPPA melalui jaringan Ruang Bersama Indonesia membuat pelaksanaan Program Bunda Pintar menjadi lebih tepat sasaran karena terintegrasi dengan aktivitas komunitas perempuan dan keluarga di tingkat desa dan kelurahan. Dengan dukungan akses dan edukasi digital, kualitas pemanfaatan teknologi di komunitas diharapkan dapat meningkat secara berkelanjutan.

Sepanjang 2025, workshop Bunda Pintar kolaborasi dengan RBI dilaksanakan di dua kota, yakni Semarang dan Denpasar. Program ini dikemas dalam konsep hybrid dengan durasi sekitar tiga jam, sehingga memungkinkan partisipasi perempuan dari berbagai daerah tanpa terkendala jarak, sekaligus mendorong pertukaran pengalaman dan pembelajaran lintas komunitas perempuan.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, XLSMART juga menyediakan paket akses internet terintegrasi melalui Program Gerakan Donasi Kuota (GDK). Dukungan ini meliputi perangkat router, kartu SIM, serta kuota internet selama satu tahun. Fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai pusat akses dan pembelajaran digital di tingkat komunitas untuk mendukung pelatihan literasi digital, penguatan peran perempuan, kegiatan belajar bersama, serta pendampingan anak berbasis digital di 30 Ruang Bersama Indonesia yang tersebar di 18 kota/kabupaten pada 9 provinsi di Indonesia.

Melalui kolaborasi Program RBI dan Bunda Pintar sepanjang 2025, XLSMART dan KemenPPPA menegaskan komitmen bahwa transformasi digital harus berjalan secara inklusif dan berkeadilan. Dengan kombinasi akses internet, pelatihan yang relevan, serta pendampingan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perempuan yang berdaya, keluarga yang tangguh di ruang digital, serta komunitas yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.

Kegiatan di Denpasar ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Program Bunda Pintar XLSMART sepanjang 2025 yang telah dilaksanakan di 16 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dan menjangkau 1.435 penerima manfaat, yang sebagian besar merupakan ibu-ibu di wilayah pedesaan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru