Jenazah yang Ditemukan di Lokasi Kecelakaan Pesawat Berjenis Kelamin Laki-laki
Minggu, 18 Jan 2026 17:31
Petugas berhasil mengidentifikasi jenis kelamin satu jenazah yang ditemukan di lokasi kecelakaan pesawat. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Tim SAR berhasil mengidentifikasi jenis kelamin jenazah korban yang ditemukan di sekitar lokasi serpihan pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Kepala Basarnas, Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa satu jenazah ditemukan pada pukul 14.20 Wita. Lokasi penemuan berada di koordinat 04°54'44" LS dan 119°44'48" BT.
"Jenazah ini ditemukan di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter dan berada di sekitar serpihan pesawat, dan saat ini sedang berlangsung proses evakuasi," ujar Arif.
Ia menjelaskan, proses pencarian dan evakuasi berlangsung dalam kondisi medan yang ekstrem dengan cuaca yang sangat menantang.
"Sejak pagi hari, tim SAR menghadapi cuaca hujan lebat dan kabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter di puncak. Hal ini berdampak pada pergerakan tim, termasuk sempat terjadi pembatalan penurunan vertikal demi keselamatan personel," jelas Arif.
Dalam pelaksanaan operasi di lapangan, beberapa Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai dengan pembagian sektor tugas. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan tali.
Sementara itu, SRU 3 masih berada di puncak, dan sebagian personel berhasil menyeberang menuju titik dua. Adapun SRU 4 yang sempat berada sekitar 200 meter dari titik misi tidak menemukan akses yang aman.
Setelah berkoordinasi dengan posko induk, SRU 4 diarahkan kembali ke posko untuk pertimbangan keselamatan personel.
"Tim logistik juga telah bergerak menuju puncak untuk melakukan drop peralatan dan logistik guna mendukung keberlanjutan operasi," tambah Arif.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar menyebutkan bahwa proses evakuasi jenazah membutuhkan waktu sekitar dua jam dari lokasi penemuan.
"Untuk selanjutnya, jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk indentifikasi lebih lanjut," tutupnya.
Kepala Basarnas, Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa satu jenazah ditemukan pada pukul 14.20 Wita. Lokasi penemuan berada di koordinat 04°54'44" LS dan 119°44'48" BT.
"Jenazah ini ditemukan di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter dan berada di sekitar serpihan pesawat, dan saat ini sedang berlangsung proses evakuasi," ujar Arif.
Ia menjelaskan, proses pencarian dan evakuasi berlangsung dalam kondisi medan yang ekstrem dengan cuaca yang sangat menantang.
"Sejak pagi hari, tim SAR menghadapi cuaca hujan lebat dan kabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter di puncak. Hal ini berdampak pada pergerakan tim, termasuk sempat terjadi pembatalan penurunan vertikal demi keselamatan personel," jelas Arif.
Dalam pelaksanaan operasi di lapangan, beberapa Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai dengan pembagian sektor tugas. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan tali.
Sementara itu, SRU 3 masih berada di puncak, dan sebagian personel berhasil menyeberang menuju titik dua. Adapun SRU 4 yang sempat berada sekitar 200 meter dari titik misi tidak menemukan akses yang aman.
Setelah berkoordinasi dengan posko induk, SRU 4 diarahkan kembali ke posko untuk pertimbangan keselamatan personel.
"Tim logistik juga telah bergerak menuju puncak untuk melakukan drop peralatan dan logistik guna mendukung keberlanjutan operasi," tambah Arif.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar menyebutkan bahwa proses evakuasi jenazah membutuhkan waktu sekitar dua jam dari lokasi penemuan.
"Untuk selanjutnya, jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk indentifikasi lebih lanjut," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kapolda Sulsel Apresiasi Peran Polres dalam Pencarian Korban ATR 42-500
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro melakukan kunjungan ke Mapolres Maros, Kamis (29/1/2026).
Kamis, 29 Jan 2026 19:27
News
Korban Kecelakaan ATR 42-500 Asal Luwu Timur Diberi Santunan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, yang terjadi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Selasa, 27 Jan 2026 19:53
News
Jenazah Esther Aprilita Korban ATR 42-500 Diberangkatkan ke Jakarta Malam Ini
Jenazah korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500, Esther Aprilita, tiba di area kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Jumat (24/1/2026).
Jum'at, 23 Jan 2026 18:33
News
Korban Ketiga ATR 42-500 Teridentifikasi, Pramugari Esther Aprilita
Tim DVI Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Identifikasi diumumkan hari ini.
Jum'at, 23 Jan 2026 16:34
News
Seluruh Korban ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Sujud Syukur
Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 dinyatakan rampung setelah ditemukannya body part atau bagian tubuh ke-10 yang menandai seluruh korban telah ditemukan.
Jum'at, 23 Jan 2026 14:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Normatif” Islam
2
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
3
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
4
Guru Madrasah Maros Keluhkan Keterlambatan Pencairan TPG
5
Jaga Keamanan saat Libur Mudik, Wali Kota Appi Imbau Siskamling Diaktifkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Normatif” Islam
2
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
3
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
4
Guru Madrasah Maros Keluhkan Keterlambatan Pencairan TPG
5
Jaga Keamanan saat Libur Mudik, Wali Kota Appi Imbau Siskamling Diaktifkan