Jaga Keamanan saat Libur Mudik, Wali Kota Appi Imbau Siskamling Diaktifkan
Rabu, 04 Mar 2026 00:28
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan keterangan kepada awak media di ruang media center Balai Kota, Selasa (3/3/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan pengawasan keamanan dan kebersihan lingkungan menjelang mudik Lebaran 2026.
Instruksi tersebut ditujukan kepada camat, lurah, hingga ketua RT/RW agar mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Apalagi, pemerintah berencana menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai swasta menjelang Lebaran.
"Sehingga, langkah ini dinilai penting guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama pada rumah-rumah warga yang ditinggal mudik," katanya di Balai Kota Makassar, Selasa (3/3/2026).
Munafri, yang akrab disapa Appi, meminta agar sistem keamanan lingkungan (siskamling) diaktifkan kembali selama periode mudik.
"Ini yang perlu diantisipasi, sehingga kami minta para lurah hingga RT/RW agar memantau wilayahnya masing-masing, dan siskamling diaktifkan selama mudik Lebaran," imbuhnya.
Ia menilai, tradisi mudik merupakan agenda tahunan yang tidak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Namun, di balik momen tersebut terdapat potensi risiko keamanan, terutama pada rumah warga yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.
"Saya mengimbau masyarakat yang hendak pulang kampung agar melapor terlebih dahulu kepada pengurus RT/RW setempat. Supaya kalau ada apa-apa, misalnya terjadi kebakaran, kita tahu apakah rumah itu kosong atau ada orang di dalamnya," sambung Munafri.
Menurutnya, tanpa laporan, petugas akan kesulitan memastikan kondisi penghuni rumah saat terjadi insiden, seperti kebakaran. Pelaporan juga dinilai penting untuk mencegah potensi tindak kejahatan.
"RT/RW diharapkan bekerja sama dengan aparat terkait untuk menjaga dan memastikan tidak terjadi gangguan keamanan selama warga menjalankan mudik," harapnya.
Selain keamanan, Appi juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
"Mulai dari memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik hingga mencegah potensi korsleting listrik dengan mematikan dan mencabut seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan dari sumber listrik," ujarnya.
Di sisi lain, ia meminta jajaran kecamatan dan kelurahan mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah selama libur Lebaran, mengingat sebagian petugas kebersihan juga akan mudik.
"Jangan sampai saat Lebaran sampah menumpuk sampai tiga atau empat hari. Ini bisa menjadi persoalan baru. Harus diantisipasi dari sekarang," pungkas Appi.
Instruksi tersebut ditujukan kepada camat, lurah, hingga ketua RT/RW agar mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Apalagi, pemerintah berencana menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai swasta menjelang Lebaran.
"Sehingga, langkah ini dinilai penting guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama pada rumah-rumah warga yang ditinggal mudik," katanya di Balai Kota Makassar, Selasa (3/3/2026).
Munafri, yang akrab disapa Appi, meminta agar sistem keamanan lingkungan (siskamling) diaktifkan kembali selama periode mudik.
"Ini yang perlu diantisipasi, sehingga kami minta para lurah hingga RT/RW agar memantau wilayahnya masing-masing, dan siskamling diaktifkan selama mudik Lebaran," imbuhnya.
Ia menilai, tradisi mudik merupakan agenda tahunan yang tidak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Namun, di balik momen tersebut terdapat potensi risiko keamanan, terutama pada rumah warga yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.
"Saya mengimbau masyarakat yang hendak pulang kampung agar melapor terlebih dahulu kepada pengurus RT/RW setempat. Supaya kalau ada apa-apa, misalnya terjadi kebakaran, kita tahu apakah rumah itu kosong atau ada orang di dalamnya," sambung Munafri.
Menurutnya, tanpa laporan, petugas akan kesulitan memastikan kondisi penghuni rumah saat terjadi insiden, seperti kebakaran. Pelaporan juga dinilai penting untuk mencegah potensi tindak kejahatan.
"RT/RW diharapkan bekerja sama dengan aparat terkait untuk menjaga dan memastikan tidak terjadi gangguan keamanan selama warga menjalankan mudik," harapnya.
Selain keamanan, Appi juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
"Mulai dari memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik hingga mencegah potensi korsleting listrik dengan mematikan dan mencabut seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan dari sumber listrik," ujarnya.
Di sisi lain, ia meminta jajaran kecamatan dan kelurahan mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah selama libur Lebaran, mengingat sebagian petugas kebersihan juga akan mudik.
"Jangan sampai saat Lebaran sampah menumpuk sampai tiga atau empat hari. Ini bisa menjadi persoalan baru. Harus diantisipasi dari sekarang," pungkas Appi.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Wali Kota Munafri Tinjau Kebersihan Kota Sambil Bersepeda
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau kebersihan lingkungan di tiga kecamatan, Jumat (17/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 21:34
Makassar City
68 Orang Daftar Jadi Komisioner Baznas Makassar
Pemerintah Kota Makassar mencatat sebanyak 68 orang mendaftar sebagai calon komisioner Baznas Kota Makassar untuk periode mendatang. Proses seleksi kini memasuki tahap administrasi.
Jum'at, 17 Apr 2026 21:25
Makassar City
Sudah 5 Tahun Gunakan Fasum-Fasos, Lapak PKL di BTP Akhirnya Ditindak
Pemerintah Kecamatan Tamalanrea bersama Satpol PP menertibkan puluhan lapak PKL di sepanjang Jalan Poros BTP, Kamis (16/4/2026). Penertiban berlangsung kondusif tanpa perlawanan dari para pedagang.
Jum'at, 17 Apr 2026 20:18
Makassar City
PLN UIP Sulawesi Raih Penghargaan atas Program Siaga Bencana di Makassar
PLN UIP Sulawesi menerima penghargaan dari Pemkot Makassar atas kontribusinya dalam program Kampung Siaga Bencana melalui inisiatif Katimbang Siaga Bencana.
Jum'at, 17 Apr 2026 18:39
Lifestyle
Warga Makassar Diimbau Batasi Konsumsi Ultra-Processed Food
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan pola konsumsi makanan, khususnya membatasi asupan makanan olahan berlebih (ultra-processed food) di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Kamis, 16 Apr 2026 05:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
5
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
5
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%