68 Orang Daftar Jadi Komisioner Baznas Makassar
Jum'at, 17 Apr 2026 21:25
Kepala Kesra Kota Makassar, Mohammad Syarief,saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar, Jumat (17/4/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mencatat sebanyak 68 orang mendaftar sebagai calon komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar untuk periode mendatang. Proses seleksi kini memasuki tahap administrasi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan zakat.
"Hingga penutupan pendaftaran, total sebanyak 68 orang resmi mendaftarkan diri," jelasnya, Jumat (17/4/2026).
Menurut Syarief, para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi, aktivis sosial, akademisi, hingga unsur organisasi keagamaan.
"Jumlah pendaftar mencapai 68 orang. Ini menunjukkan minat yang besar dari masyarakat untuk berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Kota Makassar," sebutnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah peserta memiliki kualifikasi tinggi, termasuk guru besar (profesor) dan akademisi bergelar doktor (S3). Selain itu, terdapat pula perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ikut dalam seleksi.
Syarief menambahkan, ada sekitar tiga petahana yang kembali mendaftar, meski ketua Baznas periode sebelumnya tidak ikut dalam proses seleksi kali ini.
"Saat ini, panitia seleksi tengah memasuki tahapan awal berupa pemeriksaan berkas administrasi yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari," tuturnya.
Setelah tahap administrasi, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan pada 20–21 April 2026 di MAN 2 Makassar, dengan dukungan Kementerian Agama.
"Memasuki tahap berikutnya, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT). Ini, yang direncanakan berlangsung pada 20–21 April mendatang di MAN 2 Makassar, dengan dukungan dari Kementerian Agama," ujarnya.
Materi ujian meliputi pemahaman fikih zakat, regulasi pengelolaan zakat termasuk Undang-Undang Baznas, serta peran strategis Baznas dalam kehidupan sosial masyarakat.
"Proses seleksi ini akan menyaring peserta menjadi 10 besar yang sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi," papar Syarief.
Selanjutnya, 10 nama tersebut akan diajukan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk mengikuti tahapan lanjutan di Baznas pusat.
"Secara umum mekanisme seleksi masih sama seperti periode sebelumnya, namun kali ini lebih selektif karena didukung sistem aplikasi dari Kementerian Agama," tutup Syarief.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan zakat.
"Hingga penutupan pendaftaran, total sebanyak 68 orang resmi mendaftarkan diri," jelasnya, Jumat (17/4/2026).
Menurut Syarief, para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi, aktivis sosial, akademisi, hingga unsur organisasi keagamaan.
"Jumlah pendaftar mencapai 68 orang. Ini menunjukkan minat yang besar dari masyarakat untuk berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Kota Makassar," sebutnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah peserta memiliki kualifikasi tinggi, termasuk guru besar (profesor) dan akademisi bergelar doktor (S3). Selain itu, terdapat pula perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ikut dalam seleksi.
Syarief menambahkan, ada sekitar tiga petahana yang kembali mendaftar, meski ketua Baznas periode sebelumnya tidak ikut dalam proses seleksi kali ini.
"Saat ini, panitia seleksi tengah memasuki tahapan awal berupa pemeriksaan berkas administrasi yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari," tuturnya.
Setelah tahap administrasi, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan pada 20–21 April 2026 di MAN 2 Makassar, dengan dukungan Kementerian Agama.
"Memasuki tahap berikutnya, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT). Ini, yang direncanakan berlangsung pada 20–21 April mendatang di MAN 2 Makassar, dengan dukungan dari Kementerian Agama," ujarnya.
Materi ujian meliputi pemahaman fikih zakat, regulasi pengelolaan zakat termasuk Undang-Undang Baznas, serta peran strategis Baznas dalam kehidupan sosial masyarakat.
"Proses seleksi ini akan menyaring peserta menjadi 10 besar yang sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi," papar Syarief.
Selanjutnya, 10 nama tersebut akan diajukan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk mengikuti tahapan lanjutan di Baznas pusat.
"Secara umum mekanisme seleksi masih sama seperti periode sebelumnya, namun kali ini lebih selektif karena didukung sistem aplikasi dari Kementerian Agama," tutup Syarief.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Dorong PAUD Negeri jadi Pusat Pendidikan Lokal dan Ramah Iklim
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali tampil di panggung nasional untuk membagikan praktik baik pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan anak usia dini.
Kamis, 22 Okt 2026 06:16
Sulsel
Pemkot Siapkan Beasiswa APBD untuk 400 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan program beasiswa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi 400 siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.
Kamis, 22 Okt 2026 06:09
Makassar City
Terima Audiensi OJK Sulselbar, PDAM Makassar Bahas Solusi Pasokan Air
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima audiensi OJK Sulselbar di Ruang Rapat Direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar.
Senin, 19 Okt 2026 19:46
Makassar City
Perumda Parkir Makassar Gandeng Aparat Tertibkan Jukir Liar
Perumda Parkir Makassar Raya memperketat pengawasan terhadap juru parkir (jukir) liar di Kota Makassar.
Minggu, 18 Okt 2026 06:08
Sulsel
Ribuan Peserta Ikuti Forkot KORMI Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka Festival Olahraga Kota Makassar (Forkot) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (17/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 05:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
2
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pemkab Bone Raih Jamsostek Award 2026, Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Perhatian
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
2
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pemkab Bone Raih Jamsostek Award 2026, Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Perhatian
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour