Kinerja 2025 Solid, PT Vale Tebar Dividen dan Perkuat Jajaran Komisaris

Selasa, 02 Jun 2026 16:36
Kinerja 2025 Solid, PT Vale Tebar Dividen dan Perkuat Jajaran Komisaris
PT Vale Indonesia menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) secara hybrid, dimana menghasilkan sejumlah keputusan, termasuk pembagian dividen. Foto/IST
Comment
Share
JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”; kode saham: INCO), perusahaan tambang nikel terintegrasi dan berkelanjutan, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) secara hybrid, yakni di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta, serta melalui platform daring eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.

RUPST yang diselenggarakan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut menyetujui seluruh enam mata acara yang diajukan. Keputusan ini mencerminkan komitmen pemegang saham terhadap penguatan tata kelola, disiplin keuangan, serta keberlanjutan pertumbuhan perusahaan di tengah dinamika harga nikel global.

Sepanjang tahun buku 2025, PT Vale membukukan kinerja solid dengan laba bersih naik 32% menjadi US$76 juta. Pendapatan meningkat 4% menjadi US$990 juta, dengan EBITDA sebesar US$228 juta. Perseroan juga berhasil menjaga biaya produksi nikel matte pada tingkat yang relatif stabil.

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$45.638.211 atau setara 60% dari laba bersih tahun buku 2025. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 12 Juni 2026 dan dibayarkan pada 26 Juni 2026. Sisa laba akan ditahan untuk mendukung pengembangan usaha Perseroan.

Dari sisi tata kelola, RUPST menerima pengunduran diri Emily Olson dari jabatan Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris. Pemegang saham juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama masa jabatan.

Sebagai penggantinya, RUPST menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, Patricia Renee Pegues sebagai Komisaris, serta Adam MacMillan sebagai Komisaris.

Dengan keputusan tersebut, PT Vale menegaskan kembali penguatan struktur kepemimpinan yang adaptif dan berintegritas untuk mendukung keberlanjutan transformasi serta pengembangan proyek-proyek strategis perusahaan.

Susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris PT Vale adalah sebagai berikut:
Direksi:
• Presiden Direktur & CEO: Bernardus Irmanto
• Wakil Presiden Direktur & Chief Operation and Infrastructure Officer: Abu Ashar
• Direktur & Chief Human Capital Officer: Heriyanto Agung Putra
• Direktur & Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer: Budiawansyah
• Direktur & Chief Financial Officer: Rizky Andhika Putra
• Direktur & Chief Project Officer: Muhammad Asril
• Direktur & Chief Strategy and Technical Officer: Slamet Sugiharto

Dewan Komisaris:
• Presiden Komisaris: F.S. Multhazar
• Wakil Presiden Komisaris: Kristina Gauthier
• Komisaris: Patricia Renee Pegues
• Komisaris: Adam MacMillan
• Komisaris: M. Jasman Panjaitan
• Komisaris: Katherina Anggela Oendun
• Komisaris Independen: Shiro Imai
• Komisaris Independen: Rudiantara
• Komisaris Independen: Retno Marsudi
• Komisaris Independen: Marita Alisjahbana

Perseroan menyatakan akan mematuhi seluruh ketentuan peraturan yang berlaku terkait perubahan susunan dewan.

Selain itu, RUPST memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris, dengan rekomendasi Komite Tata Kelola, Nominasi, dan Remunerasi, untuk menetapkan honorarium serta kebijakan remunerasi tahun buku 2026 bagi Dewan Komisaris dan Direksi.

Terakhir, RUPST menyetujui penunjukan Yusron Fauzan serta Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota PricewaterhouseCoopers) sebagai auditor independen untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Menutup RUPST, Presiden Direktur & CEO PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa perusahaan berhasil menjaga kinerja operasional di tengah tantangan industri global.

“Dividen yang kami tetapkan hari ini serta kemajuan proyek HPAL mencerminkan keyakinan kami terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon untuk mendukung transisi energi global. Kami akan terus fokus pada praktik pertambangan terbaik, hilirisasi yang bertanggung jawab, dan penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru