Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
Rabu, 04 Mar 2026 14:33
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Soppeng Muhammad Hasbi meluncurkan program Podium Sisoppeng. Foto: Istimewa
SOPPENG - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng resmi melaunching program inovatif bertajuk Podium Sisoppengi, yang merupakan akronim dari Podcast–Diskusi Pemilihan Umum–Sharing–Sosialisasi Pengawasan Pemilu Terintegrasi, bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Soppeng.
Launching program ditandai dengan prosesi gunting pita oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Soppeng Muhammad Hasbi, sebagai simbol dimulainya ruang kolaboratif dan dialogis dalam penguatan pengawasan Pemilu di Kabupaten Soppeng.
Dalam sambutannya, Mardiana Rusli menyampaikan apresiasi atas lahirnya Podium Sisoppengisebagai bentuk kreativitas kelembagaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Podcast dan diskusi publik adalah instrumen strategis dalam membangun kesadaran demokrasi. Pengawasan Pemilu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Podium Sisoppengi menjadi ruang edukasi, refleksi, dan kolaborasi untuk memastikan nilai-nilai integritas tetap menjadi fondasi utama dalam setiap tahapan Pemilu,” ujar Mardiana.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan Pemilu hari ini harus dilakukan secara terintegrasi, tidak hanya melalui pendekatan penindakan, tetapi juga pencegahan dan edukasi publik yang berkelanjutan.
Secara substansial, Podium Sisoppengi bukan sekadar program podcast atau forum diskusi biasa. Program ini dirancang sebagai serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam satu ruang kolaboratif, menjadi instrumen bertukar pikiran serta melahirkan ide dan gagasan konstruktif. Dan nilai-nilai budaya lokal Kabupaten Soppeng dijadikan sebagai rambu-rambu moral dan etika dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilu.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat legitimasi sosial pengawasan, dengan menempatkan kearifan lokal sebagai fondasi integritas dan netralitas. Diskursus kepemiluan tidak hanya berbicara tentang regulasi, tetapi juga menyentuh aspek etika, budaya, dan tanggung jawab kolektif masyarakat.
Sementara itu, Hasbi menyampaikan bahwa Podium Sisoppengi akan menjadi ruang terbuka bagi akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, penyelenggara Pemilu, serta berbagai elemen strategis lainnya untuk berdialog secara konstruktif.
"Program ini direncanakan berlangsung secara berkala dengan menghadirkan tema-tema aktual demokrasi dan kepemiluan. Dengan diluncurkannya Podium Sisoppengi," jelasnya.
Bawaslu berharap pengawasan Pemilu di Kabupaten Soppeng semakin kuat, partisipatif, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal, demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkeadaban.
Launching program ditandai dengan prosesi gunting pita oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Soppeng Muhammad Hasbi, sebagai simbol dimulainya ruang kolaboratif dan dialogis dalam penguatan pengawasan Pemilu di Kabupaten Soppeng.
Dalam sambutannya, Mardiana Rusli menyampaikan apresiasi atas lahirnya Podium Sisoppengisebagai bentuk kreativitas kelembagaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Podcast dan diskusi publik adalah instrumen strategis dalam membangun kesadaran demokrasi. Pengawasan Pemilu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Podium Sisoppengi menjadi ruang edukasi, refleksi, dan kolaborasi untuk memastikan nilai-nilai integritas tetap menjadi fondasi utama dalam setiap tahapan Pemilu,” ujar Mardiana.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan Pemilu hari ini harus dilakukan secara terintegrasi, tidak hanya melalui pendekatan penindakan, tetapi juga pencegahan dan edukasi publik yang berkelanjutan.
Secara substansial, Podium Sisoppengi bukan sekadar program podcast atau forum diskusi biasa. Program ini dirancang sebagai serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam satu ruang kolaboratif, menjadi instrumen bertukar pikiran serta melahirkan ide dan gagasan konstruktif. Dan nilai-nilai budaya lokal Kabupaten Soppeng dijadikan sebagai rambu-rambu moral dan etika dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilu.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat legitimasi sosial pengawasan, dengan menempatkan kearifan lokal sebagai fondasi integritas dan netralitas. Diskursus kepemiluan tidak hanya berbicara tentang regulasi, tetapi juga menyentuh aspek etika, budaya, dan tanggung jawab kolektif masyarakat.
Sementara itu, Hasbi menyampaikan bahwa Podium Sisoppengi akan menjadi ruang terbuka bagi akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, penyelenggara Pemilu, serta berbagai elemen strategis lainnya untuk berdialog secara konstruktif.
"Program ini direncanakan berlangsung secara berkala dengan menghadirkan tema-tema aktual demokrasi dan kepemiluan. Dengan diluncurkannya Podium Sisoppengi," jelasnya.
Bawaslu berharap pengawasan Pemilu di Kabupaten Soppeng semakin kuat, partisipatif, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal, demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkeadaban.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Kuasa Hukum Rusman Lapor Etik ke BK DPRD Soppeng, Tuntut Ketua DPRD Dicopot
Kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Rusman, Kepala Bidang di BKPSDM Kabupaten Soppeng, memasuki babak baru.
Jum'at, 13 Feb 2026 13:56
Sulsel
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan Kota Kalong.
Selasa, 10 Feb 2026 20:33
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Sulsel
Pawennari Sebut Pendidikan Politik Kunci Wujudkan Pemilih Berkualitas
Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Pawennari, menilai pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk pemilih yang sadar dan kritis, sehingga berpengaruh langsung terhadap kualitas Pemilu.
Senin, 29 Des 2025 13:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler