Tamsil Linrung Ajak Para Ulama Bantu Sukseskan Visi Presiden Prabowo
Minggu, 07 Jun 2026 20:22
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menggelar silaturahmi bersama sahabat, tokoh masyarakat, dan para ulama dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menggelar silaturahmi bersama sahabat, tokoh masyarakat, dan para ulama dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan konsolidasi untuk membahas berbagai tantangan bangsa sekaligus peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional pada Ahad 7 Juni 2026.
Tamsil menekankan pentingnya membangun kekuatan umat dan memperkuat konsolidasi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, Indonesia saat ini sedang berada pada momentum penting untuk mewujudkan cita-cita besar menjadi bangsa yang mandiri, baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu memberikan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kita harus membangun kemandirian bangsa. Lepas dari ketergantungan terhadap pihak asing bukan berarti menutup diri, tetapi bagaimana Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri dan memiliki ketahanan yang kuat dalam berbagai sektor,” ujar Tamsil.
Ia mengakui bahwa salah satu kelemahan yang pernah dihadapi bangsa ini adalah lemahnya konsolidasi antar elemen masyarakat. Akibatnya, berbagai potensi besar yang dimiliki bangsa belum sepenuhnya dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.
“Konsolidasi kita pada masa lalu memang lemah. Karena itu sekarang saatnya memperkuat persatuan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun kerja sama yang lebih konkret untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Tamsil juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang berulang kali menegaskan visi Indonesia maju, mandiri, dan berdaulat. Menurutnya, visi tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa agar dapat diwujudkan secara nyata.
Dalam kesempatan itu, Tamsil mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait arah pembangunan nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah adanya kekhawatiran dari kelompok tertentu terhadap kebijakan ekonomi yang lebih berpihak kepada rakyat.
“Saya menerima surat dan berbagai pandangan yang menyebut bahwa oligarki dan kelompok konglomerat tertentu merasa khawatir terhadap kebijakan ekonomi kerakyatan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan menghadirkan keadilan ekonomi masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Indonesia juga masih menghadapi berbagai bentuk permainan dan pengaruh asing yang dapat memengaruhi arah pembangunan nasional. Karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan luar.
Tamsil juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, termasuk mahasiswa, dalam mengawal pembangunan bangsa. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperkuat bangsa dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
“Mahasiswa adalah kekuatan moral bangsa. Energi kritis yang dimiliki harus menjadi kekuatan untuk memperbaiki keadaan, bukan sekadar menolak tanpa memberikan alternatif solusi,” ujarnya.
Pada akhir pertemuan, Tamsil mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen umat untuk bersama-sama berkontribusi dalam memperbaiki kondisi bangsa serta mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kita sudah puluhan tahun mengikuti kajian, pengajian, dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Sekarang saatnya kita bertanya kepada diri sendiri, apa manfaat yang sudah kita berikan untuk umat dan bangsa ini. Tujuan nasional kita jelas, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum. Karena itu, mari bersama-sama mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini,” tutup Tamsil Linrung.
Tamsil menekankan pentingnya membangun kekuatan umat dan memperkuat konsolidasi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, Indonesia saat ini sedang berada pada momentum penting untuk mewujudkan cita-cita besar menjadi bangsa yang mandiri, baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu memberikan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kita harus membangun kemandirian bangsa. Lepas dari ketergantungan terhadap pihak asing bukan berarti menutup diri, tetapi bagaimana Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri dan memiliki ketahanan yang kuat dalam berbagai sektor,” ujar Tamsil.
Ia mengakui bahwa salah satu kelemahan yang pernah dihadapi bangsa ini adalah lemahnya konsolidasi antar elemen masyarakat. Akibatnya, berbagai potensi besar yang dimiliki bangsa belum sepenuhnya dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.
“Konsolidasi kita pada masa lalu memang lemah. Karena itu sekarang saatnya memperkuat persatuan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun kerja sama yang lebih konkret untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Tamsil juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang berulang kali menegaskan visi Indonesia maju, mandiri, dan berdaulat. Menurutnya, visi tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa agar dapat diwujudkan secara nyata.
Dalam kesempatan itu, Tamsil mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait arah pembangunan nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah adanya kekhawatiran dari kelompok tertentu terhadap kebijakan ekonomi yang lebih berpihak kepada rakyat.
“Saya menerima surat dan berbagai pandangan yang menyebut bahwa oligarki dan kelompok konglomerat tertentu merasa khawatir terhadap kebijakan ekonomi kerakyatan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan menghadirkan keadilan ekonomi masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Indonesia juga masih menghadapi berbagai bentuk permainan dan pengaruh asing yang dapat memengaruhi arah pembangunan nasional. Karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan luar.
Tamsil juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, termasuk mahasiswa, dalam mengawal pembangunan bangsa. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperkuat bangsa dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
“Mahasiswa adalah kekuatan moral bangsa. Energi kritis yang dimiliki harus menjadi kekuatan untuk memperbaiki keadaan, bukan sekadar menolak tanpa memberikan alternatif solusi,” ujarnya.
Pada akhir pertemuan, Tamsil mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen umat untuk bersama-sama berkontribusi dalam memperbaiki kondisi bangsa serta mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kita sudah puluhan tahun mengikuti kajian, pengajian, dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Sekarang saatnya kita bertanya kepada diri sendiri, apa manfaat yang sudah kita berikan untuk umat dan bangsa ini. Tujuan nasional kita jelas, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum. Karena itu, mari bersama-sama mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini,” tutup Tamsil Linrung.
(UMI)
Berita Terkait
News
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung mendesak Kapolri mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap santriwati dalam penggeledahan di lembaga pendidikan Al-Qur’an di Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Minggu, 01 Nov 2026 18:22
Sulsel
Terima Kunjungan Anggota DPD RI, Andi Syahrum Perkuat Sinergi Pelayanan Air Bersih
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI, Andi Abdul Waris Halid, di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr. Ratulangi No. 3, Rabu (21/10/2026).
Rabu, 21 Okt 2026 15:11
News
Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung Apresiasi Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung mengapresiasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan penguatan hubungan internasional.
Selasa, 20 Okt 2026 20:07
News
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Apresiasi Langkah Kapolda Sulsel Redam Kriminalitas
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung mengapresiasi ketegasan sekaligus pendekatan menyeluruh Kapolda Sulawesi Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selasa, 20 Okt 2026 17:52
News
Tamsil Linrung Tegaskan Dinamika Putusan MK Tak Boleh Ganggu Tugas Presiden
Wakil Ketua Umum DPD RI, Tamsil Linrung, bersilaturahmi dengan sejumlah awak media di Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).
Selasa, 20 Okt 2026 15:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Optimistis Tim Sepak Bola Gowa Bersaing di Porprov Sulsel
2
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
3
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
4
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
5
Sengketa Hak Pensiun dan Laporan Polisi PT Anugrah 388 Berakhir Damai
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Optimistis Tim Sepak Bola Gowa Bersaing di Porprov Sulsel
2
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
3
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
4
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
5
Sengketa Hak Pensiun dan Laporan Polisi PT Anugrah 388 Berakhir Damai