Pemkab Gowa Salurkan Alsintan Kementan untuk Perkuat Swasembada Pangan
Minggu, 25 Jan 2026 10:36
Penyaluran alsintan ke kelompok tani di Dusun Bonto-bonto, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (24/1). Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat komitmen mewujudkan swasembada pangan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Dusun Bonto-bonto, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (24/1).
Bantuan alsintan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang diserahkan oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, dan disaksikan langsung Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengatakan, bantuan ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan mengoptimalkan indeks pertanaman sebagai bagian dari strategi swasembada pangan daerah.
“Hari ini kita menyaksikan langsung penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian melalui perwakilan DPRD Provinsi Sulsel kepada petani di Bontomarannu,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkab Gowa terus mengusulkan berbagai kebutuhan kelompok tani kepada pemerintah pusat. Dukungan yang diajukan tidak hanya berupa alsintan, tetapi juga sarana produksi pertanian (saprodi) dan bantuan bibit, termasuk bibit jagung.
“Pemerintah daerah terus berupaya menyampaikan kebutuhan petani Gowa ke pemerintah pusat. Kami ingin memastikan petani tidak hanya mendapatkan alsintan, tetapi juga saprodi dan bibit yang dibutuhkan untuk mendukung peningkatan hasil produksi,” tambahnya.
Menurut Darmawangsyah, percepatan produksi pertanian merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Gowa untuk menjaga ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Tali Mas, Maja Daeng Nai, menyampaikan rasa syukur atas bantuan hand traktor dua roda dan saprodi yang diterima dari Kementerian Pertanian RI.
“Kami sangat bersyukur karena traktor ini memang sangat kami butuhkan. Selama ini kami harus menyewa, sekarang sudah punya sendiri. Insya Allah alat ini akan kami gunakan saat mulai musim tanam padi pada bulan April nanti,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kelompok tani Tali Mas yang beranggotakan 25 petani berharap bantuan alsintan dan pupuk cair dapat mempercepat pengolahan lahan dan penanaman, sehingga meningkatkan hasil produksi padi pada musim panen mendatang.
Bantuan alsintan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang diserahkan oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, dan disaksikan langsung Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengatakan, bantuan ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan mengoptimalkan indeks pertanaman sebagai bagian dari strategi swasembada pangan daerah.
“Hari ini kita menyaksikan langsung penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian melalui perwakilan DPRD Provinsi Sulsel kepada petani di Bontomarannu,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkab Gowa terus mengusulkan berbagai kebutuhan kelompok tani kepada pemerintah pusat. Dukungan yang diajukan tidak hanya berupa alsintan, tetapi juga sarana produksi pertanian (saprodi) dan bantuan bibit, termasuk bibit jagung.
“Pemerintah daerah terus berupaya menyampaikan kebutuhan petani Gowa ke pemerintah pusat. Kami ingin memastikan petani tidak hanya mendapatkan alsintan, tetapi juga saprodi dan bibit yang dibutuhkan untuk mendukung peningkatan hasil produksi,” tambahnya.
Menurut Darmawangsyah, percepatan produksi pertanian merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Gowa untuk menjaga ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Tali Mas, Maja Daeng Nai, menyampaikan rasa syukur atas bantuan hand traktor dua roda dan saprodi yang diterima dari Kementerian Pertanian RI.
“Kami sangat bersyukur karena traktor ini memang sangat kami butuhkan. Selama ini kami harus menyewa, sekarang sudah punya sendiri. Insya Allah alat ini akan kami gunakan saat mulai musim tanam padi pada bulan April nanti,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kelompok tani Tali Mas yang beranggotakan 25 petani berharap bantuan alsintan dan pupuk cair dapat mempercepat pengolahan lahan dan penanaman, sehingga meningkatkan hasil produksi padi pada musim panen mendatang.
(MAN)
Berita Terkait
News
Perusahaan Kanada Siapkan Investasi Rp1,3 T Bangun Pengolahan Sampah Modern
Dalam pertemuan yang digelar, Selasa (28/7/26), Portage Energy memaparkan konsep proyek yang mengubah sampah menjadi energi listrik sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon dan penerapan ekonomi sirkular.
Rabu, 29 Jul 2026 16:12
News
Bertemu HNSI, Wabup Gowa Komitmen Kembangkan Potensi Nelayan dan Pariwisata
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, Selasa (28/7/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 05:44
News
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
Pemerintah Kabupaten Gowa membuka peluang investasi di sektor pengelolaan sampah dan energi terbarukan melalui rencana pengembangan fasilitas waste-to-energy bersama Portage Energy.
Senin, 27 Jul 2026 18:55
News
Pemkab Gowa Siap Kolaborasi Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi
Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Kamis, 23 Jul 2026 17:24
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa.
Rabu, 22 Jul 2026 19:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
3
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
4
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
5
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
3
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
4
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
5
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk