Kanwil Kemenkum Sulsel Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah
Rabu, 28 Jan 2026 14:38
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menghadiri Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Foto: Istimew
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menghadiri Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Baruga Pinisi Lantai 4, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, unsur Forkopimda Sulsel, serta perwakilan instansi vertikal dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Kanwil Kemenkum Sulsel diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menegaskan bahwa Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2025 diharapkan dapat menjadi dasar penguatan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan produktivitas serta penguatan pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan agar semakin berdaya saing dan berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyampaikan bahwa LPI 2025 merupakan referensi strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ke depan. Laporan tersebut memberikan gambaran mengenai prospek dan tantangan perekonomian, sekaligus arah kebijakan perekonomian nasional.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia sangat diperlukan, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi, pengendalian inflasi, serta penguatan ketahanan pangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan nonton bersama peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2025 oleh Gubernur Bank Indonesia yang diselenggarakan secara virtual, serta Seminar Nasional berupa diskusi panel dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.
Kehadiran Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel turut didampingi oleh Analis Anggaran Ahli Madya, Khomaini. Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WITA dan berlangsung dengan tertib serta lancar.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkum Sulsel dalam peluncuran LPI 2025 merupakan wujud komitmen dalam mendukung penguatan sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Menurutnya, laporan tersebut menjadi referensi strategis yang selaras dengan upaya Kementerian Hukum dalam mendorong kepastian hukum bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sulsel siap berperan aktif mendukung kebijakan ekonomi melalui penguatan layanan hukum, pembinaan dan pendampingan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dinilai penting untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan secara adaptif, inklusif, dan berdaya tahan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, unsur Forkopimda Sulsel, serta perwakilan instansi vertikal dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Kanwil Kemenkum Sulsel diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menegaskan bahwa Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2025 diharapkan dapat menjadi dasar penguatan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan produktivitas serta penguatan pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan agar semakin berdaya saing dan berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyampaikan bahwa LPI 2025 merupakan referensi strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ke depan. Laporan tersebut memberikan gambaran mengenai prospek dan tantangan perekonomian, sekaligus arah kebijakan perekonomian nasional.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia sangat diperlukan, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi, pengendalian inflasi, serta penguatan ketahanan pangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan nonton bersama peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2025 oleh Gubernur Bank Indonesia yang diselenggarakan secara virtual, serta Seminar Nasional berupa diskusi panel dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.
Kehadiran Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel turut didampingi oleh Analis Anggaran Ahli Madya, Khomaini. Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WITA dan berlangsung dengan tertib serta lancar.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkum Sulsel dalam peluncuran LPI 2025 merupakan wujud komitmen dalam mendukung penguatan sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Menurutnya, laporan tersebut menjadi referensi strategis yang selaras dengan upaya Kementerian Hukum dalam mendorong kepastian hukum bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sulsel siap berperan aktif mendukung kebijakan ekonomi melalui penguatan layanan hukum, pembinaan dan pendampingan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dinilai penting untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan secara adaptif, inklusif, dan berdaya tahan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Jaga Kualitas Laporan Keuangan dan BMN Melalui Rekonsiliasi Data Tahun 2025
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas laporan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), melalui partisipasi aktif pada kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan
Selasa, 27 Jan 2026 17:19
News
Kinerja Anggaran Unggul, Kemenkum Sulsel Catat Nilai Terbaik 2025 Kategori Pagu Besar
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), berhasil mencatatkan nilai terbaik Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2025 kategori pagu besar.
Senin, 26 Jan 2026 23:22
News
Kakanwil Kemenkum Sulsel Temui Kajati Sulsel, Bahas Sinergi di Bidang Hukum
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulel), Andi Basmal, melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi
Kamis, 22 Jan 2026 23:13
News
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kemenkum Sulsel Silaturahmi Kapolda Sulsel
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melakukan kunjungan koordinasi ke Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan bertemu langsung dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro
Kamis, 22 Jan 2026 13:54
News
Cermati Visi dan Misi Kemenkum untuk Topang Pelaksanaan Tugas
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mengajak seluruh pegawai untuk menghafal dan mencermati visi dan misi Kementerian Hukum
Kamis, 22 Jan 2026 09:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Guru Besar Unhas Nilai Penempatan Polri di Bawah Presiden Sudah Konstitusional
2
Pemkab Maros Terima Piagam UHC Award 2026
3
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
4
Berkunjung ke Mayora, Mahasiswa Lihat Langsung Penerapan Teori di Dunia Industri
5
BBM di Luwu Timur Langka Pasca-Demo Luwu Raya, Harga Eceran Tembus Rp40 Ribu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Guru Besar Unhas Nilai Penempatan Polri di Bawah Presiden Sudah Konstitusional
2
Pemkab Maros Terima Piagam UHC Award 2026
3
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
4
Berkunjung ke Mayora, Mahasiswa Lihat Langsung Penerapan Teori di Dunia Industri
5
BBM di Luwu Timur Langka Pasca-Demo Luwu Raya, Harga Eceran Tembus Rp40 Ribu