Maros Masih Berpotensi Diguyur Hujan hingga Februari
Kamis, 29 Jan 2026 17:58
Ilustrasi. Foto: SINDO Makassar/Dok
MAROS - Intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi di Kabupaten Maros hingga Februari 2026 mendatang. Potensi ini berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha, mengatakan, intensitas hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Kabupaten Maros hingga Februari 2026.
Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat ini juga dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah di Kabupaten Maros.
"Intensitas curah hujan kategori tinggi masih akan berlangsung sepanjang Februari," katanya.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi secara merata di wilayah Kabupaten Maros.
"Masih merata kecuali di Kecamatan Mallawa yang curah hujannya masuk kategori curah hujan menengah," katanya.
Dia menjelaskan, BMKG memprediksi intensitas hujan di Maros masih berada pada kategori lebat dengan akumulasi curah hujan bulanan diperkirakan melebihi 300 milimeter.
"Secara akumulasi bulanan, lebih dari 300 milimeter," ungkapnya.
Tak hanya hujan lebat, potensi angin kencang juga masih menyertai kondisi cuaca di wilayah tersebut.
Hal ini dipengaruhi oleh masih aktifnya monsun Asia serta tingginya potensi pembentukan awan cumulonimbus.
"Kecepatan angin umumnya berkisar antara 10 hingga 40 kilometer per jam, namun pada kondisi tertentu bisa lebih dari itu," jelasnya.
Oleh sebab itu, BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, serta dampaknya seperti banjir, banjir bandang, pohon tumbang, dan tanah longsor," ungkapnya.
Secara umum prakiraan musim hujan di wilayah Maros dan sekitarnya diperkirakan masih akan berlangsung cukup panjang. Sebab, untuk wilayah pesisir, musim hujan masih akan berlangsung hingga April.
"Sementara wilayah sebelah timur dapat berlanjut hingga Mei 2026," pungkasnya.
Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha, mengatakan, intensitas hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Kabupaten Maros hingga Februari 2026.
Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat ini juga dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah di Kabupaten Maros.
"Intensitas curah hujan kategori tinggi masih akan berlangsung sepanjang Februari," katanya.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi secara merata di wilayah Kabupaten Maros.
"Masih merata kecuali di Kecamatan Mallawa yang curah hujannya masuk kategori curah hujan menengah," katanya.
Dia menjelaskan, BMKG memprediksi intensitas hujan di Maros masih berada pada kategori lebat dengan akumulasi curah hujan bulanan diperkirakan melebihi 300 milimeter.
"Secara akumulasi bulanan, lebih dari 300 milimeter," ungkapnya.
Tak hanya hujan lebat, potensi angin kencang juga masih menyertai kondisi cuaca di wilayah tersebut.
Hal ini dipengaruhi oleh masih aktifnya monsun Asia serta tingginya potensi pembentukan awan cumulonimbus.
"Kecepatan angin umumnya berkisar antara 10 hingga 40 kilometer per jam, namun pada kondisi tertentu bisa lebih dari itu," jelasnya.
Oleh sebab itu, BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, serta dampaknya seperti banjir, banjir bandang, pohon tumbang, dan tanah longsor," ungkapnya.
Secara umum prakiraan musim hujan di wilayah Maros dan sekitarnya diperkirakan masih akan berlangsung cukup panjang. Sebab, untuk wilayah pesisir, musim hujan masih akan berlangsung hingga April.
"Sementara wilayah sebelah timur dapat berlanjut hingga Mei 2026," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
BMKG Prediksi Hujan Sedang Warnai Arus Mudik di Bandara Hasanuddin
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar selama periode arus mudik Lebaran.
Jum'at, 13 Mar 2026 09:42
News
Cuaca Buruk Paksa Feri Rute Kolaka-Bone Putar Balik, Kendaraan Muatan Terbalik
Kapal feri rute Kolaka–Bone terpaksa memutar balik di tengah perjalanan akibat cuaca buruk, Sabtu (14/2/2026) dini hari. Keputusan diambil setelah kapal dihantam angin kencang dan gelombang.
Sabtu, 14 Feb 2026 17:28
News
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
Sebanyak 10 rumah milik warga di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros rusak diterjang angin kencang, (1/2/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita.
Minggu, 01 Feb 2026 18:40
News
Dukung Pencarian Korban ATR 42-500, BMKG Kembali Lakukan Modifikasi Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berencana melanjutkan modifikasi cuaca selama beberapa hari ke depan untuk mendukung Tim SAR dalam proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Rabu, 21 Jan 2026 16:36
Sulsel
Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
BMKG merilis prakiraan cuaca di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Gowa. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Kabupaten Gowa menjadi daerah dengan status curah hujan tinggi.
Kamis, 15 Jan 2026 06:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Sulawesi Siaga Ramadan - Lebaran, Pasokan Energi Dipastikan Aman
2
Roadshow ke DPD II, Ketua KNPI FTA Dorong Penyatuan, Hilangkan Dualisme
3
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Wilayah Masing-masing, Larang Konvoi dan Petasan
4
Lonjakan Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Pertamina Perkuat Pasokan Energi
5
3.128 Pemudik dari Kalimantan Padati Pelabuhan Parepare, Arus Penumpang Melonjak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Sulawesi Siaga Ramadan - Lebaran, Pasokan Energi Dipastikan Aman
2
Roadshow ke DPD II, Ketua KNPI FTA Dorong Penyatuan, Hilangkan Dualisme
3
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Wilayah Masing-masing, Larang Konvoi dan Petasan
4
Lonjakan Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Pertamina Perkuat Pasokan Energi
5
3.128 Pemudik dari Kalimantan Padati Pelabuhan Parepare, Arus Penumpang Melonjak