Cuaca Buruk Paksa Feri Rute Kolaka-Bone Putar Balik, Kendaraan Muatan Terbalik
Sabtu, 14 Feb 2026 17:28
Kondisi muatan KMP Mandala usai dihantam cuaca buruk. Foto: Istimewa
BONE - Kapal feri rute Kolaka–Bone terpaksa memutar balik di tengah perjalanan akibat cuaca buruk, Sabtu (14/2/2026) dini hari. Keputusan diambil setelah kapal dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 01.00 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal berangkat dari Pelabuhan Kolaka pada Jumat (13/2/2026) pukul 17.58 WITA dalam kondisi pelayaran normal. Namun, situasi berubah ketika cuaca memburuk dan gelombang tinggi mulai mengguncang kapal secara intens.
Kerasnya terpaan gelombang menyebabkan sejumlah kendaraan di dalam lambung kapal dilaporkan terbalik. Rekaman video yang beredar memperlihatkan beberapa mobil dalam posisi miring hingga terguling. Satu unit mobil pengangkut ikan bahkan terlihat terbalik dengan muatan berserakan di dalam kapal.
Demi menjaga keselamatan penumpang dan awak kapal, nahkoda memutuskan mengubah haluan dan kembali ke pelabuhan asal.
Kepala Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Pelabuhan Bajoe Bone, Ashri Hambali, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa kapal memutuskan putar balik karena faktor keselamatan akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Betul, dikarenakan cuaca buruk, KMP Mandala Nusantara yang berangkat dari Pelabuhan Kolaka pada Jumat pukul 17.58 WITA putar haluan kembali ke Kolaka. Sekitar pukul 01.00 WITA dini hari kapal memutuskan kembali,” ujarnya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, insiden ini menjadi perhatian otoritas pelabuhan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di jalur penyeberangan laut Kolaka–Bone yang rawan perubahan cuaca secara cepat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal berangkat dari Pelabuhan Kolaka pada Jumat (13/2/2026) pukul 17.58 WITA dalam kondisi pelayaran normal. Namun, situasi berubah ketika cuaca memburuk dan gelombang tinggi mulai mengguncang kapal secara intens.
Kerasnya terpaan gelombang menyebabkan sejumlah kendaraan di dalam lambung kapal dilaporkan terbalik. Rekaman video yang beredar memperlihatkan beberapa mobil dalam posisi miring hingga terguling. Satu unit mobil pengangkut ikan bahkan terlihat terbalik dengan muatan berserakan di dalam kapal.
Demi menjaga keselamatan penumpang dan awak kapal, nahkoda memutuskan mengubah haluan dan kembali ke pelabuhan asal.
Kepala Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Pelabuhan Bajoe Bone, Ashri Hambali, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa kapal memutuskan putar balik karena faktor keselamatan akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Betul, dikarenakan cuaca buruk, KMP Mandala Nusantara yang berangkat dari Pelabuhan Kolaka pada Jumat pukul 17.58 WITA putar haluan kembali ke Kolaka. Sekitar pukul 01.00 WITA dini hari kapal memutuskan kembali,” ujarnya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, insiden ini menjadi perhatian otoritas pelabuhan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di jalur penyeberangan laut Kolaka–Bone yang rawan perubahan cuaca secara cepat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Rahasia Tiga PLTA PT Vale Tetap Andal Pasok Listrik di Tengah Cuaca Ekstrem
PT Vale menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi industri nasional melalui pengintegrasian pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dengan inovasi rendah karbon.
Rabu, 16 Sep 2026 16:28
News
Dehidrasi hingga Hilang Fokus, Asmo Sulsel Imbau Pengendara Lebih Waspada saat Cuaca Panas
Paparan suhu tinggi dapat memicu dehidrasi, menurunkan konsentrasi, hingga menyebabkan pengendara sepeda motor lebih cepat lelah.
Kamis, 30 Jul 2026 15:07
News
Sudah Masuk Musim Kemarau, Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, di mana Sulawesi Selatan mulai memasuki musim kemarau.
Kamis, 30 Apr 2026 21:35
News
Maros Masih Berpotensi Diguyur Hujan hingga Februari
Intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi di Kabupaten Maros hingga Februari 2026 mendatang. Potensi ini berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kamis, 29 Jan 2026 17:58
Sulsel
Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
BMKG merilis prakiraan cuaca di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Gowa. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Kabupaten Gowa menjadi daerah dengan status curah hujan tinggi.
Kamis, 15 Jan 2026 06:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng