Pesan Menag untuk para Mubaligh dan Imam Tarawih dalam Pengabdian Ramadan
Selasa, 17 Feb 2026 19:26
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan pesan bagi para Mubaligh dan imam tarawih dalam mengemban tugas selama bulanRamadan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan pesan bagi para Mubaligh dan imam tarawih dalam mengemban tugas selama bulanRamadan.
Arahan tersebut disampaikannya di acara pelepasan Mubaligh dan Imam Tarwih Pondok Pesantren Asadiyah melalui konferensi video Zoom, Jakarta, (17/2/2026).
Menag mengawali arahannya dengan mengingatkan para mubaligh muda untuk merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. "Umur boleh muda, tetapi sudah mampu berbuat baik kepada masyarakat luas. Jangan takut jika salah," ujarnya.
Yang tidak kalah penting, Menag juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama tugas pengabdian. "Pelihara kesehatan, jangan sampai karena terlalu aktif beribadah, makan dan tidur tidak teratur, lalu kolaps," pesannya.
Menag lalu menyampaikan pesan mengenai metode dakwah. Ia mengingatkan bahwa para mubaligh harus menyesuaikan materi dakwah dengan audiens, metode, dan media yang digunakan. "Kenali medan dakwah dan sesuaikan materi serta metode yang digunakan dengan objek yang dituju," jelasnya.
Menag juga menekankan pentingnya meningkatkan ibadah selama Ramadan. Ia berharap para mubaligh mendoakan orang tua, guru, dan masyarakat serta seluruh umat di Indonesia agar selalu mendapatkan kemajuan dan keberkahan.
Menag juga meminta para pembina di daerah untuk intensif memantau perkembangan mubaligh, terutama yang berada di daerah terpencil. "Jangan sampai ada mubaligh yang sakit, terlantar, atau tidak mendapatkan perhatian," tegasnya.
Semua persoalan yang dihadapi para mubaligh, seperti kesehatan, akomodasi, dan makanan, harus diatasi oleh pembina.
Menag mengucapkan terima kasih kepada pimpinan daerah dan jajarannya yang telah memberikan perhatian khusus kepada para mubaligh. Ia berharap agar fasilitas yang diberikan mencakup tempat yang memadai, kendaraan untuk mobilitas, serta makanan dan sahur yang cukup selama Ramadan.
Menteri Agama berharap para mubaligh dapat melaksanakan tugas dengan baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat serta dunia pendidikan Islam di Indonesia.
Arahan tersebut disampaikannya di acara pelepasan Mubaligh dan Imam Tarwih Pondok Pesantren Asadiyah melalui konferensi video Zoom, Jakarta, (17/2/2026).
Menag mengawali arahannya dengan mengingatkan para mubaligh muda untuk merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. "Umur boleh muda, tetapi sudah mampu berbuat baik kepada masyarakat luas. Jangan takut jika salah," ujarnya.
Yang tidak kalah penting, Menag juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama tugas pengabdian. "Pelihara kesehatan, jangan sampai karena terlalu aktif beribadah, makan dan tidur tidak teratur, lalu kolaps," pesannya.
Menag lalu menyampaikan pesan mengenai metode dakwah. Ia mengingatkan bahwa para mubaligh harus menyesuaikan materi dakwah dengan audiens, metode, dan media yang digunakan. "Kenali medan dakwah dan sesuaikan materi serta metode yang digunakan dengan objek yang dituju," jelasnya.
Menag juga menekankan pentingnya meningkatkan ibadah selama Ramadan. Ia berharap para mubaligh mendoakan orang tua, guru, dan masyarakat serta seluruh umat di Indonesia agar selalu mendapatkan kemajuan dan keberkahan.
Menag juga meminta para pembina di daerah untuk intensif memantau perkembangan mubaligh, terutama yang berada di daerah terpencil. "Jangan sampai ada mubaligh yang sakit, terlantar, atau tidak mendapatkan perhatian," tegasnya.
Semua persoalan yang dihadapi para mubaligh, seperti kesehatan, akomodasi, dan makanan, harus diatasi oleh pembina.
Menag mengucapkan terima kasih kepada pimpinan daerah dan jajarannya yang telah memberikan perhatian khusus kepada para mubaligh. Ia berharap agar fasilitas yang diberikan mencakup tempat yang memadai, kendaraan untuk mobilitas, serta makanan dan sahur yang cukup selama Ramadan.
Menteri Agama berharap para mubaligh dapat melaksanakan tugas dengan baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat serta dunia pendidikan Islam di Indonesia.
(GUS)
Berita Terkait
Lifestyle
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial
Mercure Makassar Nexa Pettarani menyiapkan dua konsep berbuka puasa untuk Ramadan 2026, yakni “Ramadan Kareem” dan “Ramadan in Harmony”. Hotel ini juga memasukkan unsur donasi.
Selasa, 17 Feb 2026 20:33
Makassar City
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
Universitas Muhammadiyah Makassar menjadi lokasi utama pemantauan hilal Ramadan 1447 Hijriah di Sulawesi Selatan. Kegiatan rukyatul ini diselenggarakan Kementerian Agama.
Selasa, 17 Feb 2026 16:26
Sulsel
Jelang Ramadan, Pemkab Bantaeng Awasi Harga dan Stok Pangan
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menemukan kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Temuan itu diperoleh saat peninjauan langsung di Pasar Sentral Bantaeng dan Pasar Lambocca.
Selasa, 17 Feb 2026 15:15
Makassar City
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
Pemerintah Kota Makassar resmi mengeluarkan kebijakan penutupan sementara sejumlah tempat hiburan dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi serta memperingati Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1948).
Senin, 16 Feb 2026 17:44
News
Disdik Makassar Sesuaikan Jadwal Libur Ramadan–Lebaran Sesuai SEB 3 Menteri
Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyesuaikan jadwal libur sekolah Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 agar selaras dengan kebijakan nasional melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri.
Senin, 16 Feb 2026 12:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun
4
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
5
Opus Ramadhan Hadir Lagi, Rektor Unismuh Jadi Narasumber Utama
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun
4
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
5
Opus Ramadhan Hadir Lagi, Rektor Unismuh Jadi Narasumber Utama