Soal Narkoba Masih Beredar di Lapas, Meity: Potret Sistem Belum Berfungsi Maksimal

Rabu, 04 Mar 2026 21:53
Soal Narkoba Masih Beredar di Lapas, Meity: Potret Sistem Belum Berfungsi Maksimal
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di Komisi XIII, Meity Rahmatia. Foto: Istimewa
Comment
Share
JAKARTA - Temuan penyelundupan narkotika jenis sabu, ekstasi, dan tembakau sintetis dalam sel narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Tangerang baru-baru ini memantik respons anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di Komisi XIII, Meity Rahmatia.

Ia menilai penemuan barang haram dalam operasi penggeledahan mendadak dan inspeksi intelijen di lapas tersebut menunjukkan bahwa sistem pengelolaan lapas belum banyak berubah.

Meski mengapresiasi gerak cepat aparat, bagi Meity, penemuan melalui inspeksi masih merupakan paradigma lama yang seharusnya berkembang menuju pencegahan lebih dini.

“Idealnya, aspek pencegahannya yang menonjol. Artinya, narkoba itu tidak semestinya lolos masuk ke penjara,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, politisi asal Sulawesi Selatan itu kemudian membeberkan sejumlah aspek utama yang seharusnya berfungsi maksimal. “Kita patut mempertanyakan aspek pengawasan sistem keamanan dan pencegahan,” imbuhnya.

Menurutnya, kasus di Tangerang ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan internal masih rapuh. Beberapa poin yang dipertanyakan adalah efektivitas SOP.

Hal lain adalah adanya kegagalan teknologi. Menurutnya, dalam banyak kasus serupa sering ditemukan kamera pengawas (CCTV) tidak berfungsi dengan baik, yang mengindikasikan lemahnya pengawasan berbasis teknologi. Selain itu, terdapat modus operandi yang kerap melibatkan “permainan” antara pihak luar dan dalam.

Ke depan, politisi perempuan yang dikenal aktif berbicara dalam setiap rapat Komisi XIII itu berharap lembaga pemasyarakatan lebih maksimal dalam mewujudkan zero narkoba di lapas.

Meity mengakui bahwa lapas saat ini masih memiliki banyak kekurangan dari aspek sumber daya, terutama jumlah atau rasio ideal antara petugas dan narapidana.

“Saat ini, seorang petugas bisa mengawasi hingga 40 orang. Tentu belum efektif dan dapat menjadi celah terjadinya pelanggaran,” katanya.

Namun, hal itu seharusnya dapat diatasi apabila integritas dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) melekat kuat pada kepribadian petugas.

Meity mendorong modernisasi teknologi deteksi untuk mencegah penyelundupan narkotika ke lapas, peningkatan kesejahteraan petugas lapas. Serta dilakukannya investigasi menyeluruh atau asesmen mendalam mengenai penyebab peredaran narkoba yang terus berulang di berbagai lapas, serta penguatan sinergi antara pihak lapas, kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rehabilitasi dan pemberantasan jaringan.

Dengan demikian, perbaikan ke depan tidak hanya berfokus pada hukuman bagi pelaku di tingkat lapangan, tetapi juga pada upaya perbaikan sistemik agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
(UMI)
Berita Terkait
Waka Komisi VI DPR RI Nurdin Halid Nilai BUMN Tambang Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral
News
Waka Komisi VI DPR RI Nurdin Halid Nilai BUMN Tambang Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral
Komisi VI DPR RI menekankan pentingnya penguatan tata kelola sektor pertambangan, khususnya komoditas emas dan mineral strategis, agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Rabu, 01 Apr 2026 19:15
Meity Rahmatia Desak Bongkar Jaringan Narkoba di Lapas Bollangi, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum
News
Meity Rahmatia Desak Bongkar Jaringan Narkoba di Lapas Bollangi, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Meity Rahmatia, mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan meningkatkan integritasnya dan bekerja keras dalam memberantas jaringan narkoba di lembaga pemasyarakatan.
Selasa, 31 Mar 2026 17:38
Komisi I DPR RI Desak Negara Bersikap, Usai Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel
News
Komisi I DPR RI Desak Negara Bersikap, Usai Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical, mengecam keras serangan Israel yang menewaskan seorang prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta melukai tiga prajurit lainnya.
Senin, 30 Mar 2026 15:17
Dari Tanah Suci, Nurdin Halid Ajak Masyarakat Syukuri Ramadan dan Sambut Idulfitri
News
Dari Tanah Suci, Nurdin Halid Ajak Masyarakat Syukuri Ramadan dan Sambut Idulfitri
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci bersama keluarga pada momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Jum'at, 20 Mar 2026 13:44
Kunker Pantau Revitalisasi Krakatau Steel, NH Dorong Kemandirian Industri Baja Nasional
News
Kunker Pantau Revitalisasi Krakatau Steel, NH Dorong Kemandirian Industri Baja Nasional
Komisi VI DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Krakatau Steel di Kota Cilegon, Banten, Kamis (12/3/26) baru-baru ini.
Minggu, 15 Mar 2026 14:22
Berita Terbaru