Gubernur Sulsel Harap Konflik di Timur Tengah Segera Berakhir
Rabu, 11 Mar 2026 21:00
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan pertemuan silaturahmi dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berharap konflik di kawasan Timur Tengah segera berakhir. Harapan tersebut disampaikan usai melakukan pertemuan silaturahmi dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, pertemuan tersebut selain sebagai ajang silaturahmi juga membahas situasi konflik di Timur Tengah yang saat ini menjadi perhatian dunia.
“Kami melakukan kunjungan silaturahmi dengan Dubes Arab Saudi YM Faisal Abdullah Al Amoudi dan sempat membahas perang Timur Tengah. Kita pada prinsipnya meminta semua pihak agar menahan diri dan menghentikan peperangan. Eskalasi yang lebih luas dapat memberikan dampak kerugian bagi semua pihak,” ujarnya.
Ia menilai konflik yang terus berlanjut tidak hanya berdampak pada aspek geopolitik, tetapi juga menimbulkan penderitaan bagi masyarakat sipil.
Menurutnya, banyak masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan turut terdampak akibat konflik tersebut.
“Banyak saudara muslim yang tengah melaksanakan ibadah Ramadan terdampak. Ini menimbulkan kerugian materi, dampak ekonomi, serta hilangnya nyawa dari para pihak,” katanya.
Selain itu, Gubernur Sulsel juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan Arab Saudi, khususnya pada bulan Ramadan yang menjadi puncak kedatangan jamaah umrah di dua kota suci, Makkah dan Madinah.
“Kami juga membahas konflik serta keamanan Saudi saat ini. Ini bulan Ramadan, puncak jamaah beribadah di dua Kota Suci Makkah dan Madinah. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel mendesak seluruh pihak dalam konflik Timur Tengah untuk menjaga keamanan Saudi Arabia,” jelasnya.
"Perang Timur Tengah akan berdampak global. Semua akan merasakan secara ekonomi dan politik internal. Menahan diri dan menghentikan perang adalah solusi bersama. Harap semua pihak sampaikan pesan damai ini," jelasnya lagi.
Ia juga menyampaikan bahwa banyak warga Sulawesi Selatan saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, sehingga keamanan dan kekhusyukan beribadah menjadi perhatian utama.
“Banyak warga kami saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah. Kami ingin keamanan, kekhusyukan dalam beribadah, serta keselamatan mereka tetap terjaga,” tambahnya.
Gubernur Sulsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyebarkan pesan perdamaian serta mendorong penyelesaian konflik secara damai. “Kita semua wajib mengambil peran dalam menyebarkan pesan damai ini,” tutupnya.
Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, pertemuan tersebut selain sebagai ajang silaturahmi juga membahas situasi konflik di Timur Tengah yang saat ini menjadi perhatian dunia.
“Kami melakukan kunjungan silaturahmi dengan Dubes Arab Saudi YM Faisal Abdullah Al Amoudi dan sempat membahas perang Timur Tengah. Kita pada prinsipnya meminta semua pihak agar menahan diri dan menghentikan peperangan. Eskalasi yang lebih luas dapat memberikan dampak kerugian bagi semua pihak,” ujarnya.
Ia menilai konflik yang terus berlanjut tidak hanya berdampak pada aspek geopolitik, tetapi juga menimbulkan penderitaan bagi masyarakat sipil.
Menurutnya, banyak masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan turut terdampak akibat konflik tersebut.
“Banyak saudara muslim yang tengah melaksanakan ibadah Ramadan terdampak. Ini menimbulkan kerugian materi, dampak ekonomi, serta hilangnya nyawa dari para pihak,” katanya.
Selain itu, Gubernur Sulsel juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan Arab Saudi, khususnya pada bulan Ramadan yang menjadi puncak kedatangan jamaah umrah di dua kota suci, Makkah dan Madinah.
“Kami juga membahas konflik serta keamanan Saudi saat ini. Ini bulan Ramadan, puncak jamaah beribadah di dua Kota Suci Makkah dan Madinah. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel mendesak seluruh pihak dalam konflik Timur Tengah untuk menjaga keamanan Saudi Arabia,” jelasnya.
"Perang Timur Tengah akan berdampak global. Semua akan merasakan secara ekonomi dan politik internal. Menahan diri dan menghentikan perang adalah solusi bersama. Harap semua pihak sampaikan pesan damai ini," jelasnya lagi.
Ia juga menyampaikan bahwa banyak warga Sulawesi Selatan saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, sehingga keamanan dan kekhusyukan beribadah menjadi perhatian utama.
“Banyak warga kami saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah. Kami ingin keamanan, kekhusyukan dalam beribadah, serta keselamatan mereka tetap terjaga,” tambahnya.
Gubernur Sulsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyebarkan pesan perdamaian serta mendorong penyelesaian konflik secara damai. “Kita semua wajib mengambil peran dalam menyebarkan pesan damai ini,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
OJK, LPS, dan Pemprov Sulsel Gaungkan Gerakan Cinta Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 20:13
Ekbis
Mayoritas Daerah di Sulsel Mulai Beralih ke Perbankan Syariah
Sebanyak 21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke layanan perbankan syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 09:52
Ekbis
Aset Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah
OJK meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah sebagai arah baru untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Senin, 02 Nov 2026 16:38
News
Gubernur Sulsel Sudah Koordinasi untuk Perbaikan Jalan Samping Tol Sutami
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, merespons kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yang menjadi keluhan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 16:14
News
Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Apresiasi tersebut disampaikan saat Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda bertema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita” di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 18:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub