Siapkan Ambulans dan Tim Medis di Posko Operasi Ketupat 2026
Sabtu, 14 Mar 2026 11:44
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan dukungan ambulans dan tim medis di sejumlah pos pelayanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
MAKASSAR - Keselamatan pemudik merupakan salah satu faktor penting dalam memastikan kelancaran perayaan Idulfitri. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan dukungan ambulans dan tim medis di sejumlah pos pelayanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Operasi ini berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulawesi Selatan yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dalam memastikan keamanan, kelancaran, serta keselamatan masyarakat selama periode mudik.
Gubernur juga menginstruksikan agar layanan publik, khususnya layanan kesehatan, tetap siaga dan responsif di titik-titik keramaian serta jalur perlintasan pemudik.
Selain itu, kesiapan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/1071/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, serta hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Linsek) POLRI terkait pengamanan Operasi Ketupat 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Evi Mustikawati Arifin, menyampaikan bahwa seluruh rumah sakit daerah dan klinik di bawah lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan akan berpartisipasi aktif dalam penyediaan layanan medis di titik-titik posko.
“Kami menugaskan tenaga medis secara bergantian dalam dua shift agar pelayanan kesehatan di setiap posko dapat berjalan tanpa henti selama masa operasi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan mengatur pembagian waktu kerja tenaga medis menjadi dua shift, yaitu shift pagi pukul 07.30 hingga 14.00 WITA yang diisi oleh tim medis dari klinik, serta shift siang pukul 14.00 hingga 21.00 WITA yang diisi oleh tim medis dari rumah sakit.
Setiap shift dilengkapi satu unit ambulans beserta personel medis guna menangani kondisi kegawatdaruratan di lokasi pos pelayanan.
Beberapa titik posko yang menjadi fokus pelayanan antara lain Terminal Daya, M’TOS, Tamangapa, Veteran Utara, Pasar Terong, Bintang Mode, dan Boulevard di Kota Makassar, serta jalur Poros Maros–Bone di wilayah kabupaten.
Melalui dukungan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berupaya meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bantuan medis secara cepat selama arus mudik dan arus balik Idulfitri.
Pelayanan kesehatan di posko dilakukan secara terpadu melalui koordinasi bersama unsur POLRI, pemerintah daerah, serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Operasi ini berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulawesi Selatan yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dalam memastikan keamanan, kelancaran, serta keselamatan masyarakat selama periode mudik.
Gubernur juga menginstruksikan agar layanan publik, khususnya layanan kesehatan, tetap siaga dan responsif di titik-titik keramaian serta jalur perlintasan pemudik.
Selain itu, kesiapan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/1071/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, serta hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Linsek) POLRI terkait pengamanan Operasi Ketupat 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Evi Mustikawati Arifin, menyampaikan bahwa seluruh rumah sakit daerah dan klinik di bawah lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan akan berpartisipasi aktif dalam penyediaan layanan medis di titik-titik posko.
“Kami menugaskan tenaga medis secara bergantian dalam dua shift agar pelayanan kesehatan di setiap posko dapat berjalan tanpa henti selama masa operasi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan mengatur pembagian waktu kerja tenaga medis menjadi dua shift, yaitu shift pagi pukul 07.30 hingga 14.00 WITA yang diisi oleh tim medis dari klinik, serta shift siang pukul 14.00 hingga 21.00 WITA yang diisi oleh tim medis dari rumah sakit.
Setiap shift dilengkapi satu unit ambulans beserta personel medis guna menangani kondisi kegawatdaruratan di lokasi pos pelayanan.
Beberapa titik posko yang menjadi fokus pelayanan antara lain Terminal Daya, M’TOS, Tamangapa, Veteran Utara, Pasar Terong, Bintang Mode, dan Boulevard di Kota Makassar, serta jalur Poros Maros–Bone di wilayah kabupaten.
Melalui dukungan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berupaya meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bantuan medis secara cepat selama arus mudik dan arus balik Idulfitri.
Pelayanan kesehatan di posko dilakukan secara terpadu melalui koordinasi bersama unsur POLRI, pemerintah daerah, serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Dukung Perjalanan Mudik, Haka Auto Hadirkan Bengkel Siaga BYD di Makassar
Menyambut arus mudik Lebaran 2026, PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) selaku grup dealer resmi BYD Indonesia menghadirkan layanan Bengkel Siaga bagi pengguna kendaraan BYD di Kota Makassar
Jum'at, 13 Mar 2026 13:27
News
Posko Angkutan Lebaran Bandara Sultan Hasanuddin Resmi Beroperasi
Posko Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin resmi dibuka untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Idulfitri 2026.
Jum'at, 13 Mar 2026 13:08
Sulsel
BMKG Prediksi Hujan Sedang Warnai Arus Mudik di Bandara Hasanuddin
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar selama periode arus mudik Lebaran.
Jum'at, 13 Mar 2026 09:42
News
Polda Sulsel Kerahkan 5.268 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menyiapkan 5.268 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026.
Jum'at, 13 Mar 2026 05:02
News
Penumpang Lebaran di Bandara Sultan Hasanuddin Diprediksi Tembus 557 Ribu
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) menyatakan kesiapan menghadapi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026.
Kamis, 12 Mar 2026 21:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SIT Darul Fikri Bangun Kolam Renang, Bidik Status Sekolah Internasional
2
Ramadan Berkah, Semen Bosowa Bagikan 8 Ton Pangan untuk Warga Barru
3
Semen Bosowa Salurkan 1.000 Paket Sembako di Barru, Gaungkan Upaya Pengentasan Kemiskinan
4
Ramadan Berbagi, SD Terpadu Rama Salurkan Bantuan ke 11 Panti Asuhan
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Motor Honda Sepanjang Maret 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SIT Darul Fikri Bangun Kolam Renang, Bidik Status Sekolah Internasional
2
Ramadan Berkah, Semen Bosowa Bagikan 8 Ton Pangan untuk Warga Barru
3
Semen Bosowa Salurkan 1.000 Paket Sembako di Barru, Gaungkan Upaya Pengentasan Kemiskinan
4
Ramadan Berbagi, SD Terpadu Rama Salurkan Bantuan ke 11 Panti Asuhan
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Motor Honda Sepanjang Maret 2026