Halal bi Halal UMI Dirangkaikan Premiere Film TEKAD, Menggerakkan Harapan Generasi Masa Depan

Rabu, 25 Mar 2026 18:08
Halal bi Halal UMI Dirangkaikan Premiere Film TEKAD, Menggerakkan Harapan Generasi Masa Depan
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib saat menghadiri halal bihalal civitas akademik UMI. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Dari silaturahmi, lahir harapan masa depan. Tidak semua anak lahir dengan kemudahan, namun setiap anak berhak memiliki masa depan yang layak.

Narasi itu menjadi pembuka yang menggugah dalam kegiatan Halal bi Halal Keluarga Besar Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang dirangkaikan dengan pemutaran perdana (premiere) film “TEKAD”, Rabu (25/3/2026), di GOR UMI.

Dalam suasana yang hangat, penuh kebersamaan, dan sarat nilai spiritual, UMI kembali menegaskan posisinya sebagai kampus ilmu dan ibadah, kampus perjuangan dan pengabdian, serta kampus yang tertib, aman, solutif, dan dekat dengan realitas masyarakat.

Film TEKAD merupakan bagian dari Short Movie Series “Mahasiswa UMI Punya Cerita”, sebuah inisiatif kreatif yang tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi membangun kesadaran, menyalakan harapan, dan menggerakkan masa depan generasi muda.

Di UMI, cerita tidak berhenti sebagai narasi— tetapi menjadi gerakan nilai yang hidup di tengah masyarakat.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menegaskan bahwa UMI tidak sedang berjalan biasa, tetapi sedang membangun kesiapan jangka panjang menghadapi dinamika zaman.

“UMI tidak menunggu badai datang untuk bersiap. Kita sudah bersiap sejak langit masih cerah,” katanya.

Menurutnya kesiapan tersebut tidak dibangun secara parsial, melainkan melalui pendekatan yang utuh—spiritual, strategis, dan sistemik—yang menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan universitas.

Lebih jauh, Rektor menegaskan arah besar UMI ke depan sebagai kampus yang Tertib dalam sistem, aman bagi mahasiswa, solutif dalam setiap kebijakan, dan dekat dengan realitas masyarakat.

Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan tata kelola, pelayanan yang humanis, serta sistem pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

UMI tidak hanya menyiapkan lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk generasi yang kuat dalam nilai, karakter, dan kemanusiaan.

Film TEKAD menghadirkan kisah yang sangat dekat dengan realitas masyarakat.

Berlatar di sebuah desa dan diawali dengan aktivitas mahasiswa UMI dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN), film ini mengisahkan perjalanan seorang anak perempuan bernama Naya, yang memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Namun tekad itu diuji. Ketika orang tuanya berencana menikahkannya di usia muda, Naya dihadapkan pada pilihan sulit antara keadaan dan cita-cita.

Dalam keterbatasan, ia memilih untuk berjuang. Ia melangkah keluar dari zona nyaman, meninggalkan rumah, dan mempertaruhkan segalanya demi masa depan.

Hingga akhirnya, perjuangan itu menemukan jalannya—kedua orang tuanya memahami, menerima, dan merestui pilihannya untuk melanjutkan pendidikan.

Film ini menegaskan satu pesan yang kuat: bahwa pendidikan adalah hak setiap anak,dan tekad yang dijaga dengan doa dan ikhtiar akan selalu menemukan jalan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa UMI tidak sekadar menghadirkan agenda seremonial,tetapi membangun ruang yang menyentuh hati, menguatkan nilai, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

UMI terus bergerak sebagai kampus yang tertib dalam tata kelola, kampus yang aman bagi seluruh sivitas akademika, kampus yang solutif dalam menghadapi tantangan zaman, serta kampus yang hadir dan relevan di tengah kehidupan masyarakat.

Karena di Universitas Muslim Indonesia, tekad tidak dibiarkan padam, harapan tidak dibiarkan sendiri, dan masa depan diperjuangkan bersama.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru