OJK Sulselbar Dorong Kolaborasi Keuangan Inklusif Lewat Halal Bihalal
Jum'at, 10 Apr 2026 14:50
OJK Sulselbar melaksanakan acara Halal Bihalal sebagai ruang untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Suasana kebersamaan pasca-Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat sinergi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama para pemangku kepentingan di Kantor OJK Sulselbar, Kamis (9/4).
Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan lembaga vertikal, Konsul Jenderal Australia, Lembaga Penjaminan Simpanan, Bank Indonesia, kalangan akademisi, serta pelaku industri jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Sulselbar, Moch Muchlasin, menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan pasca-Ramadan, tetapi juga memiliki makna strategis sebagai wadah memperkuat kolaborasi antarinstansi. Momentum ini dinilai penting untuk menyelaraskan arah kebijakan serta memperkuat kepercayaan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pengembangan sektor jasa keuangan di daerah sangat bergantung pada sinergi antara regulator, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi yang telah terjalin selama ini terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai kegiatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Rangkaian kegiatan Halal Bihalal juga dirangkaikan dengan penayangan capaian program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026, pengumuman pemenang lomba literasi dan inklusi keuangan syariah, serta sesi ramah tamah dan saling bersalaman sebagai simbol penguatan ukhuwah.Adapun pemenang lomba GERAK Syariah 2026 untuk kategori Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) meliputi:
• Kategori Literasi Keuangan Syariah Termasif: Bank Sulselbar
• Kategori Inklusi Keuangan Syariah Tertinggi: Bank Syariah Indonesia
• Kategori Kegiatan Sosial Inspiratif: Bank Mandiri
• Kategori Konten Media Sosial Terviral: Bank Sulselbar
Sementara itu, untuk kategori masyarakat umum (lomba video konten media sosial), para pemenang adalah:
• Juara I: Ananda Ratu Azzarah
• Juara II: Abdul Alif
• Juara III: Anni Atiqah Mahdiyyah
Sepanjang Ramadan 2026, pelaksanaan GERAK Syariah di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat capaian signifikan, dengan 98 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 903 ribu peserta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dalam kesempatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di daerah.
“Peningkatan literasi dan inklusi keuangan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, OJK, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara optimal untuk kesejahteraan bersama.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin solid dalam mendukung pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.
Untuk informasi dan edukasi keuangan terkini, masyarakat dapat mengikuti akun resmi Instagram @ojk_sulselsulbar.
Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan lembaga vertikal, Konsul Jenderal Australia, Lembaga Penjaminan Simpanan, Bank Indonesia, kalangan akademisi, serta pelaku industri jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Sulselbar, Moch Muchlasin, menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan pasca-Ramadan, tetapi juga memiliki makna strategis sebagai wadah memperkuat kolaborasi antarinstansi. Momentum ini dinilai penting untuk menyelaraskan arah kebijakan serta memperkuat kepercayaan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pengembangan sektor jasa keuangan di daerah sangat bergantung pada sinergi antara regulator, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi yang telah terjalin selama ini terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai kegiatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Rangkaian kegiatan Halal Bihalal juga dirangkaikan dengan penayangan capaian program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026, pengumuman pemenang lomba literasi dan inklusi keuangan syariah, serta sesi ramah tamah dan saling bersalaman sebagai simbol penguatan ukhuwah.Adapun pemenang lomba GERAK Syariah 2026 untuk kategori Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) meliputi:
• Kategori Literasi Keuangan Syariah Termasif: Bank Sulselbar
• Kategori Inklusi Keuangan Syariah Tertinggi: Bank Syariah Indonesia
• Kategori Kegiatan Sosial Inspiratif: Bank Mandiri
• Kategori Konten Media Sosial Terviral: Bank Sulselbar
Sementara itu, untuk kategori masyarakat umum (lomba video konten media sosial), para pemenang adalah:
• Juara I: Ananda Ratu Azzarah
• Juara II: Abdul Alif
• Juara III: Anni Atiqah Mahdiyyah
Sepanjang Ramadan 2026, pelaksanaan GERAK Syariah di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat capaian signifikan, dengan 98 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 903 ribu peserta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dalam kesempatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di daerah.
“Peningkatan literasi dan inklusi keuangan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, OJK, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara optimal untuk kesejahteraan bersama.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin solid dalam mendukung pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.
Untuk informasi dan edukasi keuangan terkini, masyarakat dapat mengikuti akun resmi Instagram @ojk_sulselsulbar.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
OJK Gandeng Komdigi & Perbankan Perangi Scam & Judi Online
OJK, Komdigi, dan industri perbankan nasional memperkuat sinergi dalam memberantas penipuan digital (scam) dan judi online guna membangun ekosistem keuangan digital.
Rabu, 15 Jul 2026 10:23
Ekbis
OJK Perkuat Tata Kelola & Manajemen Risiko, Dorong Ekonomi Berkelanjutan
OJK terus memperkuat penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan budaya integritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Selasa, 14 Jul 2026 15:38
Ekbis
OJK Izinkan Manfaat Pensiun Dibayar Sekaligus Sesuai Putusan MK
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan kebijakan baru terkait pembayaran manfaat pensiun sebagai tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 139/PUU-XXIII/2025 dan Nomor 164/PUU-XXIII/2025.
Selasa, 14 Jul 2026 08:50
Ekbis
OJK - Pemkab Sidrap Sinergi Perkuat Akses Keuangan & Pembiayaan Produktif
Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan daerah.
Sabtu, 11 Jul 2026 08:47
Ekbis
OJK, DPR RI & Pemkab Barru Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
OJK Sulselbar bersama Komisi XI DPR RI serta Pemkab Barru menggelar kegiatan Edukasi Keuangan bertajuk Masyarakat Cerdas Finansial Menuju Kesejahteraan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.
Jum'at, 10 Jul 2026 20:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kuota Haji Kabupaten Maros 2027 Berkurang 165 Orang
2
Pemkab Bantaeng Gandeng Kementan RI dan PT Firman's Grup Dorong Pertanian Modern
3
PDAM Makassar Pastikan Distribusi Air Aman, Prediksi 30 Hari Bukan Kondisi Terkini
4
OJK Gandeng Komdigi & Perbankan Perangi Scam & Judi Online
5
Panen Raya di Barru, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman Dukung Swasembada Pangan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kuota Haji Kabupaten Maros 2027 Berkurang 165 Orang
2
Pemkab Bantaeng Gandeng Kementan RI dan PT Firman's Grup Dorong Pertanian Modern
3
PDAM Makassar Pastikan Distribusi Air Aman, Prediksi 30 Hari Bukan Kondisi Terkini
4
OJK Gandeng Komdigi & Perbankan Perangi Scam & Judi Online
5
Panen Raya di Barru, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman Dukung Swasembada Pangan