OJK - Pemkab Sidrap Sinergi Perkuat Akses Keuangan & Pembiayaan Produktif
Sabtu, 11 Jul 2026 08:47
Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan daerah. Foto/Istimewa
SIDRAP - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan, Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) III Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), serta pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang untuk mendorong akses keuangan dan pembiayaan produktif.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi dengan Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, di Kantor Bupati Sidrap, Selasa (7/7). Pertemuan membahas penguatan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya perkembangan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang, optimalisasi program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta evaluasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor-sektor produktif.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, mengatakan sinergi antara OJK, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang inklusif dan berdaya saing.
"Melalui penguatan peran TPAKD, OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta memastikan tersedianya produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi yang kuat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," kata Muchlasin.
Selain membahas penguatan TPAKD, pertemuan juga mengevaluasi penyaluran KUR di Kabupaten Sidenreng Rappang. Seluruh pihak sepakat penyaluran KUR harus semakin diarahkan ke sektor-sektor produktif yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, mengapresiasi inisiatif OJK Sulselbar bersama DJPb Sulawesi Selatan dan LPS III Sulampua dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan Kabupaten Sidenreng Rappang, khususnya sektor perberasan dan peternakan telur, melalui perluasan akses pembiayaan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta optimalisasi program strategis seperti KUR dan TPAKD.
"Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, DJPb, LPS, dan PUJK diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan formal bagi masyarakat dan pelaku UMKM, meningkatkan daya saing sektor unggulan daerah, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ujar Syaharuddin.
Melalui audiensi tersebut, seluruh pihak menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam mendukung berbagai program strategis di sektor jasa keuangan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan produktif, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di daerah, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi dengan Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, di Kantor Bupati Sidrap, Selasa (7/7). Pertemuan membahas penguatan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya perkembangan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang, optimalisasi program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta evaluasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor-sektor produktif.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, mengatakan sinergi antara OJK, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang inklusif dan berdaya saing.
"Melalui penguatan peran TPAKD, OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta memastikan tersedianya produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi yang kuat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," kata Muchlasin.
Selain membahas penguatan TPAKD, pertemuan juga mengevaluasi penyaluran KUR di Kabupaten Sidenreng Rappang. Seluruh pihak sepakat penyaluran KUR harus semakin diarahkan ke sektor-sektor produktif yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, mengapresiasi inisiatif OJK Sulselbar bersama DJPb Sulawesi Selatan dan LPS III Sulampua dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan Kabupaten Sidenreng Rappang, khususnya sektor perberasan dan peternakan telur, melalui perluasan akses pembiayaan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta optimalisasi program strategis seperti KUR dan TPAKD.
"Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, DJPb, LPS, dan PUJK diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan formal bagi masyarakat dan pelaku UMKM, meningkatkan daya saing sektor unggulan daerah, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ujar Syaharuddin.
Melalui audiensi tersebut, seluruh pihak menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam mendukung berbagai program strategis di sektor jasa keuangan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan produktif, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di daerah, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2026, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sidrap tercatat berada di angka 4,65 persen, mengalami penurunan dibanding tahun 2025 yang sebesar 4,91 persen.
Kamis, 15 Okt 2026 11:38
Ekbis
Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.949 Triliun, OJK Perkuat Basis Data
Hingga Juli 2026, total pembiayaan UMKM dari berbagai sektor jasa keuangan mencapai Rp1.949 triliun, tumbuh 3,09 persen secara tahunan.
Rabu, 07 Okt 2026 08:21
Ekbis
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
Selama tiga hari pelaksanaan, Fin Expo BIK 2026 yang digelar OJK Sulselbar mencatat total nominal transaksi dan inklusi keuangan mencapai Rp42,94 miliar.
Senin, 05 Okt 2026 14:10
Ekbis
OJK Sulselbar Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Literasi Keuangan
OJK Sulselbar menyiapkan anak muda untuk mengambil dapat mengambil peran dalam memperluas edukasi keuangan melalui pemilihan Duta Literasi dan Inklusi Keuangan.
Minggu, 04 Okt 2026 20:38
Ekbis
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel
Selain meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, kegiatan ini juga diharapkan mendorong transaksi dan aktivitas ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Sabtu, 03 Okt 2026 19:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Salurkan Bonus Rp609 Juta untuk Petani Kakao
2
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
3
Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel Resmi Dibuka, Kader Baru Bisa Langsung Maju
4
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
5
GIIAS Makassar 2026 Hadirkan 14 Merek Kendaraan, Siap Pamerkan Teknologi Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Salurkan Bonus Rp609 Juta untuk Petani Kakao
2
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
3
Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel Resmi Dibuka, Kader Baru Bisa Langsung Maju
4
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
5
GIIAS Makassar 2026 Hadirkan 14 Merek Kendaraan, Siap Pamerkan Teknologi Terbaru