UMI Kokoh sebagai PTS Terbaik di Makassar versi EduRank 2026
Minggu, 29 Mar 2026 16:15
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta terdepan di Kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta terdepan di Kota Makassar. Dalam pemeringkatan EduRank 2026, UMI berada pada peringkat 114 nasional, peringkat 2.999 di Asia, dan peringkat 4 di Kota Makassar, sekaligus menjadi PTS dengan posisi tertinggi di kota ini.
Dalam konteks Kota Makassar, posisi tiga besar masih ditempati oleh perguruan tinggi negeri, yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan UIN Alauddin Makassar. Sementara itu, UMI berada tepat setelahnya sebagai perguruan tinggi swasta dengan capaian tertinggi, sekaligus memperlihatkan keseimbangan ekosistem pendidikan tinggi di Kota Makassar yang saling menguatkan.
Di antara perguruan tinggi swasta, UMI berada dalam posisi terdepan, diikuti oleh sejumlah kampus lain yang juga terus berkembang dan berkontribusi dalam dunia pendidikan tinggi di Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi yang sehat antar perguruan tinggi justru menjadi energi bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada masyarakat.
Capaian ini menegaskan bahwa di tengah dinamika dan persaingan yang semakin terbuka, UMI mampu menjaga stabilitas sekaligus memperkuat reputasinya secara berkelanjutan—baik di tingkat lokal, nasional, maupun regional Asia.
Lebih dari sekadar angka, capaian ini mencerminkan kekuatan UMI sebagai kampus yang tertib dalam tata kelola, aman bagi mahasiswa, solutif dalam kebijakan, serta dekat dengan realitas masyarakat. Sebuah posisi yang tidak hanya dibangun oleh sistem, tetapi oleh nilai, kebersamaan, dan kepercayaan yang terus dijaga.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib menyampaikan bahwa capaian ini bukan untuk dibanggakan secara berlebihan, melainkan untuk disyukuri dan dijadikan penguat langkah ke depan.
“Capaian ini bukan semata-mata tentang peringkat. Ini adalah amanah dari masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Muslim Indonesia. Amanah ini yang harus kami jaga dengan kerja yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih berdampak,” kata dia.
Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat luas.
“Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada UMI. Kepercayaan itu adalah energi terbesar kami untuk terus berbenah, memperbaiki diri, dan menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga bermakna,” ungkapnya.
Rektor UMI menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“UMI tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh kebersamaan. Oleh dosen yang terus mengajar dengan hati, tenaga kependidikan yang melayani dengan ketulusan, mahasiswa yang berjuang dengan tekad, serta seluruh keluarga besar UMI yang saling menguatkan,” jelas dia.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar UMI yang terus bahu-membahu menjaga reputasi, membangun sistem yang lebih baik, dan memastikan bahwa UMI semakin berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Diketahui Dalam pendekatan metodologi EduRank, pemeringkatan didasarkan pada, kinerja riset (publikasi dan sitasi), reputasi non-akademik, serta dampak alumni.
Capaian UMI dalam indikator tersebut memperlihatkan bahwa universitas tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi nyata bagi masyarakat.
Hal ini selaras dengan arah besar UMI sebagai kampus ilmu dan ibadah, kampus perjuangan dan pengabdian, kampus bereputasi dan berdampak, serta kampus yang membumi, humanis, dan solutif.
UMI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman, relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta mampu melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual dan kokoh dalam nilai dan karakter.
Bagi UMI, capaian ini bukanlah garis akhir, melainkan titik penguat untuk melangkah lebih jauh.
Dengan penguatan tata kelola berbasis sistem dan nilai, transformasi digital universitas, peningkatan mutu akademik berbasis IKU dan akreditasi, serta kolaborasi yang semakin luas,
UMI menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi kepastian, ketenangan, dan harapan bagi masa depan generasi muda.
Di Universitas Muslim Indonesia, capaian tidak berhenti pada angka. Ia diterjemahkan menjadi tanggung jawab. Karena di UMI, kepercayaan dijaga, nilai dirawat, dan masa depan diperjuangkan bersama.
Dalam konteks Kota Makassar, posisi tiga besar masih ditempati oleh perguruan tinggi negeri, yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan UIN Alauddin Makassar. Sementara itu, UMI berada tepat setelahnya sebagai perguruan tinggi swasta dengan capaian tertinggi, sekaligus memperlihatkan keseimbangan ekosistem pendidikan tinggi di Kota Makassar yang saling menguatkan.
Di antara perguruan tinggi swasta, UMI berada dalam posisi terdepan, diikuti oleh sejumlah kampus lain yang juga terus berkembang dan berkontribusi dalam dunia pendidikan tinggi di Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi yang sehat antar perguruan tinggi justru menjadi energi bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada masyarakat.
Capaian ini menegaskan bahwa di tengah dinamika dan persaingan yang semakin terbuka, UMI mampu menjaga stabilitas sekaligus memperkuat reputasinya secara berkelanjutan—baik di tingkat lokal, nasional, maupun regional Asia.
Lebih dari sekadar angka, capaian ini mencerminkan kekuatan UMI sebagai kampus yang tertib dalam tata kelola, aman bagi mahasiswa, solutif dalam kebijakan, serta dekat dengan realitas masyarakat. Sebuah posisi yang tidak hanya dibangun oleh sistem, tetapi oleh nilai, kebersamaan, dan kepercayaan yang terus dijaga.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib menyampaikan bahwa capaian ini bukan untuk dibanggakan secara berlebihan, melainkan untuk disyukuri dan dijadikan penguat langkah ke depan.
“Capaian ini bukan semata-mata tentang peringkat. Ini adalah amanah dari masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Muslim Indonesia. Amanah ini yang harus kami jaga dengan kerja yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih berdampak,” kata dia.
Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat luas.
“Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada UMI. Kepercayaan itu adalah energi terbesar kami untuk terus berbenah, memperbaiki diri, dan menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga bermakna,” ungkapnya.
Rektor UMI menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“UMI tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh kebersamaan. Oleh dosen yang terus mengajar dengan hati, tenaga kependidikan yang melayani dengan ketulusan, mahasiswa yang berjuang dengan tekad, serta seluruh keluarga besar UMI yang saling menguatkan,” jelas dia.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar UMI yang terus bahu-membahu menjaga reputasi, membangun sistem yang lebih baik, dan memastikan bahwa UMI semakin berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Diketahui Dalam pendekatan metodologi EduRank, pemeringkatan didasarkan pada, kinerja riset (publikasi dan sitasi), reputasi non-akademik, serta dampak alumni.
Capaian UMI dalam indikator tersebut memperlihatkan bahwa universitas tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi nyata bagi masyarakat.
Hal ini selaras dengan arah besar UMI sebagai kampus ilmu dan ibadah, kampus perjuangan dan pengabdian, kampus bereputasi dan berdampak, serta kampus yang membumi, humanis, dan solutif.
UMI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman, relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta mampu melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual dan kokoh dalam nilai dan karakter.
Bagi UMI, capaian ini bukanlah garis akhir, melainkan titik penguat untuk melangkah lebih jauh.
Dengan penguatan tata kelola berbasis sistem dan nilai, transformasi digital universitas, peningkatan mutu akademik berbasis IKU dan akreditasi, serta kolaborasi yang semakin luas,
UMI menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi kepastian, ketenangan, dan harapan bagi masa depan generasi muda.
Di Universitas Muslim Indonesia, capaian tidak berhenti pada angka. Ia diterjemahkan menjadi tanggung jawab. Karena di UMI, kepercayaan dijaga, nilai dirawat, dan masa depan diperjuangkan bersama.
(GUS)
Berita Terkait
News
Peminat UMI Capai 16.530, Prof Hambali: Ini Adalah Kepercayaan Besar
Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat memilih berbagai program studi di UMI.
Sabtu, 03 Okt 2026 10:29
News
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI) membuka kegiatan Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karakter dan Dakwah (UPT PKD) UMI, Rabu (30/9/2026)
Rabu, 30 Sep 2026 14:30
Sulsel
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Pembentukan kesalehan individu tidak lagi cukup berhenti pada ritual pribadi. Di era disrupsi digital, keberagamaan Generasi Z dituntut bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang nyata dan membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Selasa, 29 Sep 2026 17:42
News
Kemah Bahasa Arab 2026 HIMSAB UMI Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Himpunan Mahasiswa Sastra Arab (HIMSAB) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Kemah Bahasa Arab 2026.
Jum'at, 25 Sep 2026 18:08
News
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional
Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan Kick-Off Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) bagi mahasiswa internasional tahun akademik 2026/2027.
Selasa, 22 Sep 2026 15:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
4
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto
5
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
4
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto
5
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas