Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang

Rabu, 01 Apr 2026 14:25
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
Pelindo Regional 4 mencatat jumlah penumpang mencapai 758.291 orang hingga H+10, atau naik 10,41% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 686.770 orang. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - Aktivitas angkutan laut selama periode Lebaran 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat jumlah penumpang mencapai 758.291 orang hingga H+10, atau naik 10,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 686.770 orang.

Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga diiringi dengan peningkatan kualitas layanan operasional serta penguatan sistem keamanan di seluruh terminal penumpang.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyebut tren positif tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pelabuhan.

“Secara kumulatif hingga H+10, jumlah penumpang mencapai 758.291 orang, meningkat 10,41% dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan kesiapan operasional serta sinergi seluruh stakeholder dalam memastikan pelayanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Abdul Azis.

Berdasarkan data hingga H+10, lima pelabuhan dengan pergerakan penumpang tertinggi berada di Balikpapan dengan 106.369 orang, Ambon 100.196 orang, serta Makassar sebanyak 98.157 orang. Ketiganya menjadi titik tersibuk selama periode Lebaran tahun ini. Sementara itu, Parepare mencatat 79.320 penumpang dan Ternate 73.469 penumpang.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang naik mencapai 412.013 orang, sedangkan penumpang turun tercatat sebanyak 346.278 orang.Puncak arus mudik terjadi pada H-8 atau 13 Maret 2026 dengan total 46.949 penumpang. Sementara itu, arus balik tertinggi tercatat pada H+8 atau 29 Maret 2026 dengan jumlah 41.739 penumpang.

Arus Kapal Ikut Meningkat
Selain pergerakan penumpang, jumlah kapal yang dilayani juga mengalami peningkatan. Hingga H+10, Pelindo Regional 4 mencatat total 1.077 unit kapal, naik 0,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.067 unit.

Adapun lima pelabuhan dengan trafik kapal tertinggi adalah Ternate dengan 162 unit, Ambon 126 unit, Manado 124 unit, Kendari 89 unit, serta Makassar sebanyak 73 unit.

Menurut Abdul Azis, kelancaran arus kapal menjadi faktor penting dalam menjaga ketepatan jadwal pelayaran selama periode Lebaran.

“Koordinasi intensif dengan operator kapal dan instansi terkait menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus kapal, sehingga distribusi penumpang tetap berjalan sesuai jadwal dan kapasitas layanan dapat dioptimalkan,” jelasnya.

Pengamanan Diperketat
Di sisi lain, Pelindo Regional 4 juga memperkuat sistem pengamanan terpadu demi memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa angkutan Lebaran.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjelaskan bahwa berbagai langkah telah dilakukan sejak awal periode.

Menurutnya, tambahan personel keamanan dikerahkan dan titik-titik rawan di seluruh terminal diidentifikasi, mulai dari pintu masuk pelabuhan hingga area persimpangan kendaraan.

“Beberapa langkah pengamanan yang dilakukan antara lain, pengaturan jalur lalu lintas kendaraan dan penumpang. Pengawasan terhadap orang dan barang bawaan melalui fasilitas X-Ray, dan kendaraan. Peningkatan frekuensi patroli pengamanan. Penguatan sistem emergency response. Pengamanan khusus pada kunjungan VIP. Serta koordinasi intensif dengan aparat keamanan dan stakeholder terkait,” sebut Yusida.

Tim respons cepat juga diaktifkan untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat serta memastikan kesiapan penanganan insiden selama periode Lebaran.

Selain aspek keamanan, peningkatan layanan juga dilakukan melalui penataan terminal, penyediaan fasilitas publik yang lebih baik, penambahan personel operasional, hingga penyajian informasi secara real time.

Menurut Yusida, kesiapan operasional dan pengamanan menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik. “Kami memastikan setiap proses berjalan sesuai prosedur keselamatan dan keamanan yang berlaku.”

Sinergi Jadi Kunci
Abdul Azis menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari operator kapal hingga aparat keamanan.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas layanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

“Kolaborasi yang kuat antara seluruh stakeholder memungkinkan layanan pelabuhan berjalan dengan baik, sekaligus memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama,” katanya.

Ke depan, Pelindo Regional 4 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi laut melalui penguatan infrastruktur, digitalisasi, serta peningkatan standar keselamatan.

Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, Pelindo optimistis mampu menghadirkan layanan yang semakin andal dan kompetitif, khususnya dalam mendukung konektivitas wilayah Indonesia Timur.

“Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung konektivitas antarwilayah di Indonesia Timur,” tutup Abdul Azis.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru