Pertamina Pastikan Stok BBM Sulselbar Aman, Ajak Peran Aktif Stakeholder Atasi Antrean
Sabtu, 04 Apr 2026 16:14
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di tengah dinamika situasi yang berkembang saat ini.
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina telah melakukan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU di atas rata-rata dari kebutuhan normal harian. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi dan antrean.
Meskipun pasokan telah ditingkatkan secara signifikan, Pertamina mencermati masih adanya antrean di beberapa SPBU. Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan dinilai tidak wajar, mengingat tambahan stok telah disalurkan di atas kebutuhan normal harian. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak untuk mengidentifikasi dan mengurai faktor penyebab antrean, baik dari sisi pola konsumsi, distribusi di lapangan, maupun potensi penyimpangan.
Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum (APH) guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal, tepat sasaran, serta mencegah adanya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Kami memastikan bahwa stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan. Bahkan, kami telah menyalurkan BBM di atas rata-rata hingga 200% dari penyaluran normal harian untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, kondisi antrean yang masih terjadi memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh stakeholder untuk dapat segera diurai secara komprehensif.
“Dengan tambahan pasokan yang sudah dilakukan, kondisi antrean yang masih terjadi tentu menjadi perhatian serius dan perlu dicermati bersama. Kami mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk bersama-sama mengawal distribusi energi agar tetap tepat sasaran. Di sisi lain, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Pertamina juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di lapangan serta mengantisipasi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi saat ini.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina membuka layanan pengaduan apabila terdapat keluhan terkait distribusi BBM maupun indikasi penyalahgunaan di lapangan. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Pertamina di nomor 135 untuk mendapatkan informasi, menyampaikan laporan, maupun pengaduan yang akan segera ditindaklanjuti.
Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan distribusi energi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, antrean dapat segera terurai, dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina telah melakukan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU di atas rata-rata dari kebutuhan normal harian. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi dan antrean.
Meskipun pasokan telah ditingkatkan secara signifikan, Pertamina mencermati masih adanya antrean di beberapa SPBU. Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan dinilai tidak wajar, mengingat tambahan stok telah disalurkan di atas kebutuhan normal harian. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak untuk mengidentifikasi dan mengurai faktor penyebab antrean, baik dari sisi pola konsumsi, distribusi di lapangan, maupun potensi penyimpangan.
Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum (APH) guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal, tepat sasaran, serta mencegah adanya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Kami memastikan bahwa stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan. Bahkan, kami telah menyalurkan BBM di atas rata-rata hingga 200% dari penyaluran normal harian untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, kondisi antrean yang masih terjadi memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh stakeholder untuk dapat segera diurai secara komprehensif.
“Dengan tambahan pasokan yang sudah dilakukan, kondisi antrean yang masih terjadi tentu menjadi perhatian serius dan perlu dicermati bersama. Kami mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk bersama-sama mengawal distribusi energi agar tetap tepat sasaran. Di sisi lain, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Pertamina juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di lapangan serta mengantisipasi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi saat ini.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina membuka layanan pengaduan apabila terdapat keluhan terkait distribusi BBM maupun indikasi penyalahgunaan di lapangan. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Pertamina di nomor 135 untuk mendapatkan informasi, menyampaikan laporan, maupun pengaduan yang akan segera ditindaklanjuti.
Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan distribusi energi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, antrean dapat segera terurai, dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
(GUS)
Berita Terkait
News
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
Pertamina Patra Niaga menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan maupun arahan resmi dari pemerintah terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek ataupun kapasitas mesin kendaraan.
Minggu, 24 Mei 2026 15:21
Ekbis
Mobil Diesel Toyota Tetap Diburu Meski Harga Solar Naik
Alih-alih melemah, minat terhadap kendaraan diesel Toyota tetap tinggi, bahkan cenderung meningkat meski harga Solar mengalami lonjakan signifikan.
Senin, 27 Apr 2026 15:28
Ekbis
Pertamina Sulawesi Tegaskan Kenaikan BBM Nonsubsidi Terbatas pada Produk Tertentu
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan penyesuaian harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi yang berlaku di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya untuk jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Selasa, 21 Apr 2026 21:37
Makassar City
Legislator Makassar Dorong Pembentukan Satgas Antisipasi Kelangkaan BBM
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, William, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk segera melakukan langkah mitigasi menghadapi potensi krisis global
Rabu, 01 Apr 2026 17:00
Sulsel
Bupati Sinjai Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU 74.926.45 Litha, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Sinjai Utara, pada Senin sore.
Selasa, 31 Mar 2026 12:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum