Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM

Rabu, 08 Apr 2026 20:36
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
Rekapitulasi perolehan suara senat untuk Calon Dekan FIKK UNM yang digelar di ruang senat Rabu, (08/04/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Mayoritas suara senat memilih Dr Andi Atssam Mappanyukki memimpin Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Hal ini terlihat dalam putaran pertama pemilihan dekan (Pildek) dan rekapitulasi perolehan suara Calon Dekan FIKK UNM yang digelar di ruang senat Rabu, (08/04/2026). Dalam rapat senat tertutup tersebut, mayoritas senat di fakultas ini memilih Dr Andi Atssam Mappanyukki dengan total suara 18 dari 29 senat yang memilik.

Sementara enam bakal calon lain jauh tertinggal. Hanya Prof Juhanis yang mengantongi 10 suara, dan Dr Muh Adnan Hudain dengan satu suara. Sementara lainnya yakni, Prof Ivan, Dr Rachamt Kasmad, Dr Imam Suyudi dan Dr Hasbullah AS tidak mendapatkan suara dari senat fakultas.

Untuk tahap selanjutnya akan kembali dilakukan pemilihan tahap kedua pada, 13 April 2026 mendatang rapat senat tertutup ini juga akan menghadirkan Plt Rektor UNM Prof Farida dan langsung disahkan hasilnya.

Sekretaris Senat FIKK UNM, Dr Fahrizal, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari tersebut berjalan dengan lancar. "Prosesnya sangat dinamis, diawali pagi tadi kita melaksanakan proses pemaparan visi-misi dari ketujuh calon. Alhamdulillah berjalan lancar dihadiri seluruh perwakilan dari sivitas akademika, dari unsur senat, guru besar, dosen, perwakilan dari tiap jurusan dan prodi, serta beberapa perwakilan mahasiswa," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah waktu ibadah salat Dzuhur atau sekitar pukul 14.00 Wita, proses dilanjutkan dengan pemungutan suara tahap pertama yang diikuti oleh 29 anggota senat dan berhasil menjaring dua kandidat untuk melaju ke putaran berikutnya.

"Dengan rekapitulasi suaranya itu, Dr Andi Atssam Mappanyukki memperoleh suara 18, dan Prof Juhanis memperoleh suara 10. Urutan ketiga itu ada Dr Muhammad Adnan Hudain dengan perolehan suara 1 suara. Jadi total 29 suara," jelasnya kepada SINDO Makassar.

Terkait jadwal pemilihan putaran kedua, Fahrizal menegaskan bahwa tetap konsisten mengikuti timeline yang telah disusun sebelumnya.

Kemudian akan segera melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pihak Dekan FIKK UNM dan Plt Rektor UNM untuk membahas tindak lanjut dari hasil pemilihan tahap pertama tersebut. "Kalau sesuai di timeline, putaran kedua itu di Senin tanggal 13 April mendatang. Tetap kita akan konsultasikan, menunggu petunjuk dari Dekan dan Plt Rektor. Sampai hari ini tetap kita optimis pelaksanaan tahap keduanya itu di tanggal 13 April," tegasnya.

Fahrizal optimistis hingga saat ini tidak ada rencana pengunduran jadwal pemilihan putaran kedua. Kata dia, berdasarkan konsultasi terakhir dengan Plt Rektor UNM, seluruh tahapan tetap berjalan sesuai dengan garis waktu yang telah ditetapkan.

"Saya tidak bisa memberikan informasi jika terjadi penundaan karena memang alasan penundaan pun saya kira tidak ada karena tidak ada hal yang cukup substansi atau force majeure yang menyebabkan penundaan itu ada. Sesuai dengan hasil konsultasi, Ibu Rektor juga menginstruksikan untuk tetap berjalan sesuai dengan timeline," ucapnya saat dihubungi via WhatsApp.

Menurut keterangannya, sesuai regulasi pemilihan, hanya dua calon peraih suara tertinggi yang dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya. "Mungkin dua calon ini hanya akan dipanggil oleh Ibu Plt Rektor untuk dilakukan asesmen, untuk diwawancarai langsung oleh Ibu Rektor sebelum mungkin Ibu Rektor memberikan hak suaranya nanti di putaran kedua," terangnya.

Fahrizal menuturkan bahwa agenda visi-misi telah tuntas di putaran pertama. Sehingga, lanjut dia, untuk tahap selanjutnya, Plt Rektor akan melakukan wawancara langsung kepada kedua kandidat sebelum memberikan hak suaranya.

"Barusan saya dapat informasi dari pesan WhatssApp. Mungkin besok jadwal asesmennya dengan Ibu Rektor, yang jelasnya agenda ini sebelum tanggal 13 April," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru