Tim PKM FIP UNM Gelar Pelatihan Literasi dan Etika AI bagi Mahasiswa UKI Toraja
Minggu, 10 Mei 2026 11:07
Foto bersama Tim PKM FIP UNM setelah penyampaian materi literasi dan pemanfaatan etika AI di UKI Toraja, Sabtu (9/5/2026). Foto: Istimewa
TANA TORAJA - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan bertajuk “Peningkatan Literasi dan Etika Pemanfaatan AI dalam Mendukung Produktivitas dan Integritas Akademik” di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa FKIP UKI Toraja ini menghadirkan Ahmad Restani Syukron Thayyib sebagai pemateri utama.
Dalam penyampaian materinya, Resta menekankan bahwa mahasiswa harus mampu menyeimbangkan produktivitas dan integritas saat menggunakan berbagai perangkat AI generatif seperti ChatGPT dan Gemini.
“AI itu seperti api. Bisa menjadi penerang yang meningkatkan produktivitas mahasiswa tapi bisa juga menjadi pembakar integritas akademik jika digunakan tanpa literasi dan etika,” ujar saat membuka sesi pemaparannya, Sabtu (9/5/2026).
Ia menuturkan bahwa produktivitas yang sehat adalah ketika mahasiswa memanfaatkan AI untuk brainstorming ide, mencari celah penelitian, meringkas jurnal, hingga memperbaiki tata bahasa.
“Yang tidak sehat adalah ketika mahasiswa copy-paste jawaban AI menjadi skripsi tanpa membaca, memahami, dan mengkritisi. Di situ integritas runtuh,” tuturnya kepada para mahasiswa.
Selain itu, Dosen UNM ini menjelaskan tiga prinsip etika utama penggunaan AI di ranah akademik, yakni pertama, transparan dengan mendeklarasikan penggunaan AI jika memang membantu dalam proses penulisan.
"Kedua, bertanggung jawab dengan memverifikasi ulang semua fakta, data, dan sitasi dari AI karena AI bisa keliru atau berhalusinasi," jelasnya.
Ketiga, lanjut dia, tetap kritis dengan tidak menerima mentah-mentah jawaban AI, melainkan mempertanyakan sumber dan logikanya.
“Literasi AI artinya mahasiswa tahu batasan. AI hebat untuk merangkum dan memberi ide, tetapi lemah untuk penelitian lapangan dan kejujuran data. Gunakan AI untuk urusan teknis, agar waktu mahasiswa bisa difokuskan untuk hal substansial: berpikir, menganalisis, dan menciptakan orisinalitas,” paparnya.
Adapun anggota tim pada pada pengabdian ini yaitu Ahmad Restani Syukron Thayyib, Sriwidayani Syam, Syamsurijal Basri, dan Sri Hastuti.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa FKIP UKI Toraja ini menghadirkan Ahmad Restani Syukron Thayyib sebagai pemateri utama.
Dalam penyampaian materinya, Resta menekankan bahwa mahasiswa harus mampu menyeimbangkan produktivitas dan integritas saat menggunakan berbagai perangkat AI generatif seperti ChatGPT dan Gemini.
“AI itu seperti api. Bisa menjadi penerang yang meningkatkan produktivitas mahasiswa tapi bisa juga menjadi pembakar integritas akademik jika digunakan tanpa literasi dan etika,” ujar saat membuka sesi pemaparannya, Sabtu (9/5/2026).
Ia menuturkan bahwa produktivitas yang sehat adalah ketika mahasiswa memanfaatkan AI untuk brainstorming ide, mencari celah penelitian, meringkas jurnal, hingga memperbaiki tata bahasa.
“Yang tidak sehat adalah ketika mahasiswa copy-paste jawaban AI menjadi skripsi tanpa membaca, memahami, dan mengkritisi. Di situ integritas runtuh,” tuturnya kepada para mahasiswa.
Selain itu, Dosen UNM ini menjelaskan tiga prinsip etika utama penggunaan AI di ranah akademik, yakni pertama, transparan dengan mendeklarasikan penggunaan AI jika memang membantu dalam proses penulisan.
"Kedua, bertanggung jawab dengan memverifikasi ulang semua fakta, data, dan sitasi dari AI karena AI bisa keliru atau berhalusinasi," jelasnya.
Ketiga, lanjut dia, tetap kritis dengan tidak menerima mentah-mentah jawaban AI, melainkan mempertanyakan sumber dan logikanya.
“Literasi AI artinya mahasiswa tahu batasan. AI hebat untuk merangkum dan memberi ide, tetapi lemah untuk penelitian lapangan dan kejujuran data. Gunakan AI untuk urusan teknis, agar waktu mahasiswa bisa difokuskan untuk hal substansial: berpikir, menganalisis, dan menciptakan orisinalitas,” paparnya.
Adapun anggota tim pada pada pengabdian ini yaitu Ahmad Restani Syukron Thayyib, Sriwidayani Syam, Syamsurijal Basri, dan Sri Hastuti.
(MAN)
Berita Terkait
News
International Talk UNM di PBAKL, Prof Hasmyati Paparkan Olahraga Tradisional di Era Digital
Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui kegiatan International Talk yang digelar di Pavilion MAPIM, Aras 2 Dewan Tun Dr Ismail, dalam rangkaian Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur (PBAKL) 2026.
Minggu, 07 Jun 2026 16:25
News
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), diundang menjadi pembicara pada kegiatan Simposium Antarabangsa Kepustakaan, Terjemahan dan Kecerdasan Buatan (LiTr.AI) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 3–4 Juni 2026.
Kamis, 04 Jun 2026 16:39
Makassar City
Mahasiswa BK FIP UNM Gelar Career Reflection Day Sebagai Tugas Akhir Mata Kuliah
Mahasiswa Angkatan 2024 Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan UNM sukses menggelar acara Talk Show Career Reflection Day.
Minggu, 24 Mei 2026 10:51
News
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
Hari ini, semakin banyak pelajar dan mahasiswa mampu menyelesaikan tugas hanya dalam hitungan menit.
Minggu, 24 Mei 2026 05:36
News
Meratakan Lapangan Belajar Indonesia
Setiap tahun, ribuan siswa Indonesia duduk di bangku sekolah dengan harapan yang sama: mendapat pendidikan terbaik. Namun di balik harapan itu, tersimpan kesenjangan nyata.
Selasa, 19 Mei 2026 09:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T