Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
Selasa, 14 Apr 2026 12:39
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin memaparkan situasi terkini pelaksanaan ibadah haji 2026. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Calon jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun 2026 diimbau mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem di Tanah Suci. Suhu di Makkah dan Madinah saat musim haji diperkirakan mencapai 44 hingga 45 derajat Celsius.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat mayoritas jemaah didominasi lanjut usia (lansia).
"Diperkirakan suhu saat puncak haji berada di kisaran 44 sampai 45 derajat Celsius. Karena itu, jemaah harus benar-benar menjaga kondisi kesehatan agar terhindar dari dehidrasi maupun gangguan kesehatan lainnya," ujarnya.
Ia menyebutkan, jumlah jemaah haji asal Maros tahun ini sebanyak 626 orang, terdiri atas 409 perempuan dan 217 laki-laki.
"Berdasarkan data yang telah disampaikan sebelumnya oleh pemerintah daerah, total jemaah haji dari Maros itu mencapai 626 orang," jelasnya.
Untuk mendukung kenyamanan jemaah, khususnya lansia, pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan tambahan sejak di Asrama Haji hingga proses keberangkatan.
"Khusus jemaah lansia, kami siapkan petugas pendamping serta fasilitas seperti kursi roda. Saat tiba di asrama haji, mereka akan mendapatkan perhatian khusus agar proses keberangkatan berjalan lancar," jelasnya.
Adapun jadwal keberangkatan kloter terakhir jemaah Maros diperkirakan berlangsung pada 20 Mei 2026, atau sekitar enam hari sebelum penutupan masa kedatangan jemaah di Makkah.
Terkait perlengkapan haji, pihaknya masih menunggu distribusi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, seluruh kebutuhan jemaah diharapkan telah diterima sebelum masa pemberangkatan.
Dalam pembekalan, jemaah juga diingatkan untuk memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan kacamata, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu tinggi.
"jemaah juga diimbau tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah di tengah kondisi cuaca ekstrem. Utamakan kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah wajib dapat dijalankan dengan baik," tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat mayoritas jemaah didominasi lanjut usia (lansia).
"Diperkirakan suhu saat puncak haji berada di kisaran 44 sampai 45 derajat Celsius. Karena itu, jemaah harus benar-benar menjaga kondisi kesehatan agar terhindar dari dehidrasi maupun gangguan kesehatan lainnya," ujarnya.
Ia menyebutkan, jumlah jemaah haji asal Maros tahun ini sebanyak 626 orang, terdiri atas 409 perempuan dan 217 laki-laki.
"Berdasarkan data yang telah disampaikan sebelumnya oleh pemerintah daerah, total jemaah haji dari Maros itu mencapai 626 orang," jelasnya.
Untuk mendukung kenyamanan jemaah, khususnya lansia, pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan tambahan sejak di Asrama Haji hingga proses keberangkatan.
"Khusus jemaah lansia, kami siapkan petugas pendamping serta fasilitas seperti kursi roda. Saat tiba di asrama haji, mereka akan mendapatkan perhatian khusus agar proses keberangkatan berjalan lancar," jelasnya.
Adapun jadwal keberangkatan kloter terakhir jemaah Maros diperkirakan berlangsung pada 20 Mei 2026, atau sekitar enam hari sebelum penutupan masa kedatangan jemaah di Makkah.
Terkait perlengkapan haji, pihaknya masih menunggu distribusi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, seluruh kebutuhan jemaah diharapkan telah diterima sebelum masa pemberangkatan.
Dalam pembekalan, jemaah juga diingatkan untuk memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan kacamata, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu tinggi.
"jemaah juga diimbau tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah di tengah kondisi cuaca ekstrem. Utamakan kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah wajib dapat dijalankan dengan baik," tambahnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.
Selasa, 08 Sep 2026 16:41
News
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
Persoalan pengembalian dana calon jemaah dalam kasus dugaan penipuan dan pembatalan keberangkatan haji 2026 yang melibatkan biro perjalanan JF belum menemui titik penyelesaian.
Selasa, 11 Agu 2026 17:51
Sulsel
Kuota Haji Kabupaten Maros 2027 Berkurang 165 Orang
Sebelumnya, di tahun 2026 ini, kuota haji Kabupaten Maros mencapai 628 orang. Sementara tahun 2027 mendatang kuota haji hanya sekitar 463. Jumlah tersebut berkurang 165 orang.
Rabu, 15 Jul 2026 15:27
News
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M mendatang.
Selasa, 14 Jul 2026 16:14
News
Pertamina Sulawesi Tuntaskan Satgas Haji 2026, Salurkan 4.204 KL Avtur Tanpa Insiden
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui AFT Hasanuddin menuntaskan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Hajj Flight 2026 yang berlangsung pada 2 April–2 Juli 2026.
Jum'at, 10 Jul 2026 17:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
5
Film Jangan Lupa Bahagia Bawa Kisah Keluarga dan Komedi Khas Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
5
Film Jangan Lupa Bahagia Bawa Kisah Keluarga dan Komedi Khas Makassar