Imigrasi Makassar Gagalkan Upaya Haji Nonprosedural
Senin, 25 Mei 2026 08:24
Jemaah haji melalui Makkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pada momen terpisah, Imigrasi Makassar berhasil menggagalkan WNI yang hendak melaksanakan haji nonprosedural. Foto: Ist
MAKASSAR - Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menunda keberangkatan lima warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural di Area Keberangkatan Internasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat 22 Mei 2026.
Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan pemeriksaan secara acak terhadap calon penumpang. Saat pemeriksaan, petugas mencurigai penumpang perempuan berinisial DDD (43) yang mengaku hendak berwisata ke Malaysia seorang diri.
Namun, saat diwawancarai lebih lanjut, DDD tidak dapat menjelaskan secara rinci rencana perjalanan, kepastian rute kepulangan, maupun tiket kembali ke Indonesia.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap lima WNI tersebut. Pada awalnya, mereka tetap mengaku melakukan perjalanan untuk tujuan wisata.
Meski demikian, petugas melakukan pendalaman lebih lanjut dan menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada rencana keberangkatan ibadah haji. Setelah diperlihatkan bukti tersebut, kelimanya mengakui bahwa tujuan perjalanan mereka adalah untuk menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, mengonfirmasi tindakan yang dilakukan jajarannya. Kelima WNI itu dijadwalkan berangkat menuju Malaysia menggunakan maskapai AirAsia dengan rute Makassar–Malaysia sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Mereka diduga hendak berangkat tanpa dokumen pendukung yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.
"Tindakan penundaan keberangkatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Dalam Pasal 1 angka 4 disebutkan bahwa jemaah haji merupakan warga negara yang telah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji sesuai persyaratan yang ditetapkan negara," ucap Abdi.
Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan pemeriksaan secara acak terhadap calon penumpang. Saat pemeriksaan, petugas mencurigai penumpang perempuan berinisial DDD (43) yang mengaku hendak berwisata ke Malaysia seorang diri.
Namun, saat diwawancarai lebih lanjut, DDD tidak dapat menjelaskan secara rinci rencana perjalanan, kepastian rute kepulangan, maupun tiket kembali ke Indonesia.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap lima WNI tersebut. Pada awalnya, mereka tetap mengaku melakukan perjalanan untuk tujuan wisata.
Meski demikian, petugas melakukan pendalaman lebih lanjut dan menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada rencana keberangkatan ibadah haji. Setelah diperlihatkan bukti tersebut, kelimanya mengakui bahwa tujuan perjalanan mereka adalah untuk menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, mengonfirmasi tindakan yang dilakukan jajarannya. Kelima WNI itu dijadwalkan berangkat menuju Malaysia menggunakan maskapai AirAsia dengan rute Makassar–Malaysia sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Mereka diduga hendak berangkat tanpa dokumen pendukung yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.
"Tindakan penundaan keberangkatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Dalam Pasal 1 angka 4 disebutkan bahwa jemaah haji merupakan warga negara yang telah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji sesuai persyaratan yang ditetapkan negara," ucap Abdi.
(MAN)
Berita Terkait
News
Beranda Imigrasi Resmi Diluncurkan di MPP Gowa, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar acara peresmian Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Rabu, 28 Okt 2026 20:12
News
Operasi Mandiri Imigrasi Sasar Sejumlah Titik di Gowa-Takalar
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar mendata dua tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok dalam Operasi Mandiri Pengawasan Keimigrasian di Kabupaten Gowa dan Takalar pada 13–14 Oktober 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:49
News
Imigrasi Makassar Awasi WNA di Pulau dan Perusahaan
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar melaksanakan Operasi Mandiri Pengawasan Orang Asing selama dua hari, 24–25 September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 06:18
News
Imigrasi Makassar Bawa Layanan Pasporia ke Kantor CIMB Niaga
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menghadirkan layanan Pasporia (Paspor Ceria) di Kantor Cabang CIMB Niaga Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 33, Sabtu (26/9/2026).
Senin, 28 Sep 2026 17:29
News
Layanan Pasporia di Mal Ratu Indah Makassar Layani 100 Pemohon
Sebanyak 100 pemohon memanfaatkan layanan Pasporia (Paspor Ceria) yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar di Mal Ratu Indah (Mari), Makassar, selama dua hari, 19–20 September 2026.
Senin, 21 Sep 2026 17:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
2
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Asmo Sulsel Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Musim Hujan
4
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
5
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
2
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Asmo Sulsel Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Musim Hujan
4
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
5
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025