Maros Kembali Raih Penghargaan Pembinaan Haji Terbaik Sulsel
Rabu, 01 Jul 2026 18:05
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin memegang plakat penghargaan Pembinaan Haji Terbaik. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAKASSAR - Kabupaten Maros kembali menorehkan prestasi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Maros ditetapkan sebagai Pembinaan Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Musim Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi dan Debarkasi Makassar yang digelar di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (1/7/2026).
Capaian ini menjadi penghargaan keempat yang diraih Maros setelah sebelumnya memperoleh predikat serupa pada 2022, 2024, 2025, dan 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari ikhtiar, dukungan, semangat, dan doa dari Bupati Maros, Wakil Bupati Maros, seluruh ASN Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, petugas kloter, rekan-rekan media, serta seluruh jemaah haji Kabupaten Maros," ujar Ahmad Ihyadin.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang mendukung keberhasilan tersebut adalah pembinaan manasik haji yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
Menurutnya, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros menggelar 33 kali pertemuan manasik haji. Selain itu, melalui kerja sama dengan KBIHU Hawaishah Kabupaten Maros, kegiatan manasik dilaksanakan hingga 86 kali pertemuan.
Para jemaah juga mendapatkan 12 kali praktik simulasi manasik haji berbasis rombongan dan individual di Asrama Haji Sudiang Makassar.
"Kami berupaya memastikan jemaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji, baik secara teori maupun praktik. Karena itu, simulasi manasik berbasis rombongan dan individual kami laksanakan berulang kali," jelasnya.
Ahmad Ihyadin turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran yang terus memberikan arahan dan dukungan.
"Terima kasih kepada Bapak Ikbal Ismail beserta seluruh jajaran atas petunjuk, arahan, apresiasi, dan doa sehingga Kabupaten Maros kembali meraih penghargaan pembinaan haji terbaik," katanya.
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen mempertahankan prestasi tersebut pada musim haji mendatang.
"Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin dan berjuang keras dengan penuh ikhtiar agar kembali meraih penghargaan Pembinaan Manasik Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi," pungkas Ahmad Ihyadin.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengaku bersyukur atas penghargaan yang kembali diraih Kabupaten Maros.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, petugas haji, pemerintah daerah hingga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Maros tentu akan terus memberikan dukungan agar kualitas pembinaan dan pelayanan kepada calon jemaah haji semakin baik setiap tahunnya," kata Chaidir.
Menurut Chaidir, keberhasilan mempertahankan penghargaan hingga empat kali menunjukkan sistem pembinaan manasik haji di Maros berjalan baik dan konsisten.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, tenaga kesehatan, petugas kloter, KBIHU, serta masyarakat dapat terus dipertahankan agar Maros kembali meraih penghargaan serupa pada musim haji 2027.
"Insyaallah, Pemerintah Kabupaten Maros akan terus mendukung seluruh program pembinaan haji agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," tutupnya.
Penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah dengan pembinaan jemaah haji terbaik di Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi dan Debarkasi Makassar yang digelar di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (1/7/2026).
Capaian ini menjadi penghargaan keempat yang diraih Maros setelah sebelumnya memperoleh predikat serupa pada 2022, 2024, 2025, dan 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari ikhtiar, dukungan, semangat, dan doa dari Bupati Maros, Wakil Bupati Maros, seluruh ASN Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, petugas kloter, rekan-rekan media, serta seluruh jemaah haji Kabupaten Maros," ujar Ahmad Ihyadin.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang mendukung keberhasilan tersebut adalah pembinaan manasik haji yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
Menurutnya, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros menggelar 33 kali pertemuan manasik haji. Selain itu, melalui kerja sama dengan KBIHU Hawaishah Kabupaten Maros, kegiatan manasik dilaksanakan hingga 86 kali pertemuan.
Para jemaah juga mendapatkan 12 kali praktik simulasi manasik haji berbasis rombongan dan individual di Asrama Haji Sudiang Makassar.
"Kami berupaya memastikan jemaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji, baik secara teori maupun praktik. Karena itu, simulasi manasik berbasis rombongan dan individual kami laksanakan berulang kali," jelasnya.
Ahmad Ihyadin turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran yang terus memberikan arahan dan dukungan.
"Terima kasih kepada Bapak Ikbal Ismail beserta seluruh jajaran atas petunjuk, arahan, apresiasi, dan doa sehingga Kabupaten Maros kembali meraih penghargaan pembinaan haji terbaik," katanya.
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen mempertahankan prestasi tersebut pada musim haji mendatang.
"Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin dan berjuang keras dengan penuh ikhtiar agar kembali meraih penghargaan Pembinaan Manasik Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi," pungkas Ahmad Ihyadin.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengaku bersyukur atas penghargaan yang kembali diraih Kabupaten Maros.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, petugas haji, pemerintah daerah hingga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Maros tentu akan terus memberikan dukungan agar kualitas pembinaan dan pelayanan kepada calon jemaah haji semakin baik setiap tahunnya," kata Chaidir.
Menurut Chaidir, keberhasilan mempertahankan penghargaan hingga empat kali menunjukkan sistem pembinaan manasik haji di Maros berjalan baik dan konsisten.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, tenaga kesehatan, petugas kloter, KBIHU, serta masyarakat dapat terus dipertahankan agar Maros kembali meraih penghargaan serupa pada musim haji 2027.
"Insyaallah, Pemerintah Kabupaten Maros akan terus mendukung seluruh program pembinaan haji agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," tutupnya.
Penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah dengan pembinaan jemaah haji terbaik di Sulawesi Selatan.
(MAN)
Berita Terkait
News
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
Persoalan pengembalian dana calon jemaah dalam kasus dugaan penipuan dan pembatalan keberangkatan haji 2026 yang melibatkan biro perjalanan JF belum menemui titik penyelesaian.
Selasa, 11 Agu 2026 17:51
Sulsel
Kuota Haji Kabupaten Maros 2027 Berkurang 165 Orang
Sebelumnya, di tahun 2026 ini, kuota haji Kabupaten Maros mencapai 628 orang. Sementara tahun 2027 mendatang kuota haji hanya sekitar 463. Jumlah tersebut berkurang 165 orang.
Rabu, 15 Jul 2026 15:27
News
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M mendatang.
Selasa, 14 Jul 2026 16:14
News
Pertamina Sulawesi Tuntaskan Satgas Haji 2026, Salurkan 4.204 KL Avtur Tanpa Insiden
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui AFT Hasanuddin menuntaskan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Hajj Flight 2026 yang berlangsung pada 2 April–2 Juli 2026.
Jum'at, 10 Jul 2026 17:36
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulselbar, Antisipasi Kepulangan Haji & Libur Sekolah
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebesar 35 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.
Selasa, 09 Jun 2026 10:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
3
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
4
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
5
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
3
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
4
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
5
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi