Kemenhaj Sulsel Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Puncak Haji Armuzna
Jum'at, 22 Mei 2026 13:18
Zikir dan doa bersama yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Menyambut puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar zikir dan doa bersama.
Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Maros, diikuti secara daring oleh seluruh daerah di Sulsel.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan, kegiatan ini merupakan ikhtiar spiritual untuk mendukung kelancaran proses Armuzna, yang menjadi inti dari rangkaian ibadah haji.
"Alhamdulillah proses pemberangkatan haji, khususnya di Embarkasi Makassar, berjalan aman dan lancar. Insyaallah pada 9 Dzulhijjah, jemaah akan diberangkatkan ke Arafah untuk melaksanakan wukuf, dilanjutkan mabit di Muzdalifah dan Mina. Ini adalah puncak haji," jelasnya.
Menurutnya, zikir dan doa bersama diperkuat tahun ini mengingat pentingnya fase Armuzna. Harapannya, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan selamat dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur.
"Makanya kami berinisiatif melaksanakan doa dan zikir bersama agar proses di Armuzna berjalan aman dan lancar, serta jemaah kita bisa menunaikan ibadah dengan baik," katanya.
Ikbal menjelaskan, kegiatan serupa sebelumnya rutin digelar menjelang keberangkatan. Namun tahun ini difokuskan kembali menjelang puncak haji dengan cakupan lebih luas.
Pelaksanaan zikir dipusatkan di Maros atas permintaan Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, dan disiarkan melalui platform daring untuk menjangkau seluruh wilayah Sulsel.
"Ini atas inisiatif Kemenag Maros, dan kami sangat mengapresiasi. Kegiatannya terpusat di Maros dan diikuti secara Zoom se-Sulawesi Selatan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, menyebut pihaknya merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
"Ini momen penting untuk menyambut proses Armuzna, dengan harapan seluruh jemaah, khususnya dari Sulsel dan Maros, dapat berangkat dengan selamat, menjalankan ibadah dengan baik, dan kembali meraih haji mabrur," ujarnya.
Dia juga memastikan kondisi jemaah haji asal Maros dalam keadaan baik berdasarkan laporan petugas kloter.
"Alhamdulillah, dari laporan yang kami terima, jemaah dalam kondisi sehat. Kami terus mengingatkan agar menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, serta memperbanyak doa menjelang Armuzna," katanya.
Mengenai jadwal kepulangan jemaah haji Sulsel dijadwalkan mulai 1 Juni, dengan kedatangan pertama di Embarkasi Makassar pada pukul 22.30 WITA.
"Jemaah asal Maros dijadwalkan kembali pada 11 Juni dalam kelompok terbang (kloter) 14," singkatnya.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji, khususnya di Armuzna, dapat berjalan lancar, mengingat wukuf di Arafah menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah haji.
Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Maros, diikuti secara daring oleh seluruh daerah di Sulsel.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan, kegiatan ini merupakan ikhtiar spiritual untuk mendukung kelancaran proses Armuzna, yang menjadi inti dari rangkaian ibadah haji.
"Alhamdulillah proses pemberangkatan haji, khususnya di Embarkasi Makassar, berjalan aman dan lancar. Insyaallah pada 9 Dzulhijjah, jemaah akan diberangkatkan ke Arafah untuk melaksanakan wukuf, dilanjutkan mabit di Muzdalifah dan Mina. Ini adalah puncak haji," jelasnya.
Menurutnya, zikir dan doa bersama diperkuat tahun ini mengingat pentingnya fase Armuzna. Harapannya, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan selamat dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur.
"Makanya kami berinisiatif melaksanakan doa dan zikir bersama agar proses di Armuzna berjalan aman dan lancar, serta jemaah kita bisa menunaikan ibadah dengan baik," katanya.
Ikbal menjelaskan, kegiatan serupa sebelumnya rutin digelar menjelang keberangkatan. Namun tahun ini difokuskan kembali menjelang puncak haji dengan cakupan lebih luas.
Pelaksanaan zikir dipusatkan di Maros atas permintaan Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, dan disiarkan melalui platform daring untuk menjangkau seluruh wilayah Sulsel.
"Ini atas inisiatif Kemenag Maros, dan kami sangat mengapresiasi. Kegiatannya terpusat di Maros dan diikuti secara Zoom se-Sulawesi Selatan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, menyebut pihaknya merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
"Ini momen penting untuk menyambut proses Armuzna, dengan harapan seluruh jemaah, khususnya dari Sulsel dan Maros, dapat berangkat dengan selamat, menjalankan ibadah dengan baik, dan kembali meraih haji mabrur," ujarnya.
Dia juga memastikan kondisi jemaah haji asal Maros dalam keadaan baik berdasarkan laporan petugas kloter.
"Alhamdulillah, dari laporan yang kami terima, jemaah dalam kondisi sehat. Kami terus mengingatkan agar menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, serta memperbanyak doa menjelang Armuzna," katanya.
Mengenai jadwal kepulangan jemaah haji Sulsel dijadwalkan mulai 1 Juni, dengan kedatangan pertama di Embarkasi Makassar pada pukul 22.30 WITA.
"Jemaah asal Maros dijadwalkan kembali pada 11 Juni dalam kelompok terbang (kloter) 14," singkatnya.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji, khususnya di Armuzna, dapat berjalan lancar, mengingat wukuf di Arafah menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah haji.
(MAN)
Berita Terkait
News
Maros Kembali Raih Penghargaan Pembinaan Haji Terbaik Sulsel
Maros ditetapkan sebagai Pembinaan Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Musim Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rabu, 01 Jul 2026 18:05
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulselbar, Antisipasi Kepulangan Haji & Libur Sekolah
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebesar 35 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.
Selasa, 09 Jun 2026 10:34
News
Imigrasi Makassar Gagalkan Upaya Haji Nonprosedural
Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menunda keberangkatan lima warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural di Area Keberangkatan Internasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat 22 Mei 2026.
Senin, 25 Mei 2026 08:24
Sulsel
Kloter 42 Dilepas, Jamaah Haji Bantaeng Terbang ke Mekkah 20 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rabu, 20 Mei 2026 12:28
News
11 Jemaah Calon Haji PT Semen Tonasa Resmi Dilepas, Dirut Titip Pesan Penting
Suasana hangat dan penuh kekhidmatan mewarnai acara pelepasan jemaah calon haji dari keluarga besar PT Semen Tonasa yang digelar di Ruang Rapat R1 Kantor Pusat, Kamis (30/4/2026).
Jum'at, 01 Mei 2026 11:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026
5
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026
5
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026