DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026
Senin, 06 Jul 2026 17:39
Pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar, meninjau kantor Sekretariat DPRD Makassar di Jalan Pettarani, Senin (6/7/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar bersama perwakilan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Kementerian PUPR meninjau kesiapan gedung yang akan digunakan sebagai kantor sementara Sekretariat DPRD Makassar di Jalan Pettarani, Senin (6/7/2026).
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Suharmika, mengatakan gedung tersebut ditargetkan mulai ditempati pada Oktober 2026 sambil menunggu pembangunan gedung utama DPRD rampung.
“Hari ini kami turun langsung untuk melihat sejauh mana kesiapan gedung sementara yang rencananya akan ditempati. Sebelumnya, Sekretaris DPRD telah menyampaikan kepada pimpinan dan anggota bahwa perpindahan akan dilakukan sekitar bulan Oktober,” katanya.
Menurut Suharmika, kondisi gedung sementara saat ini sudah cukup memadai untuk menunjang aktivitas kerja DPRD selama masa transisi.
“Alhamdulillah, dari hasil peninjauan hari ini kami melihat progres pengerjaan dari pihak balai sudah cukup representatif untuk ditempati. Karena sifatnya hanya sementara, fasilitas yang tersedia saat ini sudah memadai untuk menunjang aktivitas DPRD,” ucapnya.
Terkait pembangunan gedung utama DPRD, politisi Golkar itu menyebut proyek tersebut masih berada pada tahap perencanaan. Dalam waktu dekat, DPRD akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama pihak terkait untuk membahas desain bangunan.
“Kami akan melakukan FGD untuk membahas desain gedung utama. Nantinya akan dilihat apakah rancangan tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan sekretariat, pimpinan, maupun anggota DPRD. Jika ada hal yang perlu ditambahkan atau disesuaikan, akan dibahas sebelum perencanaan ditetapkan,” jelasnya kepada wartawan.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menilai relokasi ke gedung sementara tidak hanya mendukung kelancaran aktivitas dewan, tetapi juga berpotensi menghemat anggaran daerah.
“Saya kira semuanya berjalan dengan baik. Perpindahan ini insyaallah akan menghemat APBD karena kita tidak lagi memperpanjang masa sewa gedung yang selama ini digunakan,” katanya.
Menurut Azwar, biaya sewa gedung yang digunakan selama ini mencapai lebih dari Rp600 juta. Dengan berpindah ke gedung sementara di kompleks DPRD, anggaran tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lainnya.
“Biaya sewa gedung sebelumnya mencapai sekitar Rp600 juta lebih. Jika tidak diperpanjang, tentu anggaran tersebut bisa dihemat. Saya melihat progres pembangunan sudah cukup baik dan mudah-mudahan pada Oktober nanti kita sudah bisa pindah dengan kondisi yang benar-benar siap,” tambahnya.
Azwar juga menjelaskan bahwa rancangan yang ditinjau bersama merupakan desain awal gedung utama DPRD Kota Makassar yang ditargetkan selesai pada 2027 hingga 2028.
“Desain yang kita lihat tadi adalah rancangan gedung utama. Targetnya, pembangunan dapat rampung pada tahun 2027 atau 2028. Sementara itu, gedung di sayap kompleks DPRD sudah bisa digunakan sebagai kantor sementara. Selain lebih representatif, langkah ini juga membuat kita kembali berkantor di lingkungan DPRD sekaligus menghemat anggaran dibandingkan terus menyewa gedung di tempat lain,” pungkasnya.
Sebagai informasi, rancangan awal gedung utama DPRD Kota Makassar direncanakan memiliki delapan lantai.
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Suharmika, mengatakan gedung tersebut ditargetkan mulai ditempati pada Oktober 2026 sambil menunggu pembangunan gedung utama DPRD rampung.
“Hari ini kami turun langsung untuk melihat sejauh mana kesiapan gedung sementara yang rencananya akan ditempati. Sebelumnya, Sekretaris DPRD telah menyampaikan kepada pimpinan dan anggota bahwa perpindahan akan dilakukan sekitar bulan Oktober,” katanya.
Menurut Suharmika, kondisi gedung sementara saat ini sudah cukup memadai untuk menunjang aktivitas kerja DPRD selama masa transisi.
“Alhamdulillah, dari hasil peninjauan hari ini kami melihat progres pengerjaan dari pihak balai sudah cukup representatif untuk ditempati. Karena sifatnya hanya sementara, fasilitas yang tersedia saat ini sudah memadai untuk menunjang aktivitas DPRD,” ucapnya.
Terkait pembangunan gedung utama DPRD, politisi Golkar itu menyebut proyek tersebut masih berada pada tahap perencanaan. Dalam waktu dekat, DPRD akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama pihak terkait untuk membahas desain bangunan.
“Kami akan melakukan FGD untuk membahas desain gedung utama. Nantinya akan dilihat apakah rancangan tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan sekretariat, pimpinan, maupun anggota DPRD. Jika ada hal yang perlu ditambahkan atau disesuaikan, akan dibahas sebelum perencanaan ditetapkan,” jelasnya kepada wartawan.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menilai relokasi ke gedung sementara tidak hanya mendukung kelancaran aktivitas dewan, tetapi juga berpotensi menghemat anggaran daerah.
“Saya kira semuanya berjalan dengan baik. Perpindahan ini insyaallah akan menghemat APBD karena kita tidak lagi memperpanjang masa sewa gedung yang selama ini digunakan,” katanya.
Menurut Azwar, biaya sewa gedung yang digunakan selama ini mencapai lebih dari Rp600 juta. Dengan berpindah ke gedung sementara di kompleks DPRD, anggaran tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lainnya.
“Biaya sewa gedung sebelumnya mencapai sekitar Rp600 juta lebih. Jika tidak diperpanjang, tentu anggaran tersebut bisa dihemat. Saya melihat progres pembangunan sudah cukup baik dan mudah-mudahan pada Oktober nanti kita sudah bisa pindah dengan kondisi yang benar-benar siap,” tambahnya.
Azwar juga menjelaskan bahwa rancangan yang ditinjau bersama merupakan desain awal gedung utama DPRD Kota Makassar yang ditargetkan selesai pada 2027 hingga 2028.
“Desain yang kita lihat tadi adalah rancangan gedung utama. Targetnya, pembangunan dapat rampung pada tahun 2027 atau 2028. Sementara itu, gedung di sayap kompleks DPRD sudah bisa digunakan sebagai kantor sementara. Selain lebih representatif, langkah ini juga membuat kita kembali berkantor di lingkungan DPRD sekaligus menghemat anggaran dibandingkan terus menyewa gedung di tempat lain,” pungkasnya.
Sebagai informasi, rancangan awal gedung utama DPRD Kota Makassar direncanakan memiliki delapan lantai.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
Makassar City
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kamis (20/8/2026).
Jum'at, 21 Agu 2026 07:12
Sulsel
Jaga Kebugaran dan Kekompakan, DPRD Makassar Gelar Pertandingan Mini Soccer
DPRD Kota Makassar menghelat kegiatan olahraga bersama dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rabu, 19 Agu 2026 10:06
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
3
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
4
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
5
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
3
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
4
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
5
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa