Respons Cepat Kecamatan Tamalate, Sampah Viral di Mannuruki Berhasil Dibersihkan
Minggu, 05 Jul 2026 16:06
Pemerintah Kecamatan Tamalate bergerak cepat membersihkan sampah, Minggu (5/7/2026). Foto: Istimewa.
MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Tamalate bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait tumpukan sampah yang viral di media sosial. Dalam waktu singkat, petugas kebersihan langsung diterjunkan ke lokasi dan menuntaskan proses pembersihan pada Sabtu (4/7/2026) malam.
Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar seperti kebersihan lingkungan.
Menurutnya, laporan warga menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan karena kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.
"Sudah dituntaskan tadi malam. Tim petugas kebersihan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Sekarang lokasi tersebut sudah bersih," ujar Muhammad Aril Syahbani, Minggu (5/7/2026).
Aril menegaskan, respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Tamalate dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan dapat segera ditangani.
Muhammad Aril juga mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan informasi maupun laporan terkait kondisi lingkungan.
"Menurut saya, partisipasi warga sangat membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan di wilayah," akunya.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
"Pemerintah Kecamatan Tamalate mengimbau seluruh warga agar membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta mengikuti jadwal pengangkutan sampah yang telah ditetapkan," imbaunya.
Masyarakat juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik di lorong, tepi jalan, lahan kosong, maupun saluran drainase atau selokan.
Kebiasaan tersebut tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan penyumbatan saluran air yang dapat memicu banjir saat musim hujan.
"Kami mengajak seluruh warga Kecamatan Tamalate untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan," sambungnya.
Pemerintah Kecamatan Tamalate memastikan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Selain itu, koordinasi dengan kelurahan, ketua RT/RW, petugas kebersihan, dan masyarakat akan terus diperkuat agar persoalan serupa dapat dicegah sejak dini.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan budaya hidup bersih semakin tumbuh sehingga lingkungan permukiman di Kecamatan Tamalate tetap terjaga, sehat, nyaman, dan bebas dari persoalan sampah.
"Lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus memberikan pelayanan terbaik, namun keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat," katanya.
Diketahui, tumpukan sampah tersebut berada di Jalan Mannuruki II, Lorong 7B, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, tepatnya di wilayah RT 003 RW 009.
Kondisi itu sempat menjadi perhatian warganet setelah foto sampah berseliweran beredar di media sosial dan dikhawatirkan mengganggu kebersihan lingkungan serta kenyamanan masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Kecamatan Tamalate segera berkoordinasi dengan petugas kebersihan untuk melakukan penanganan di lapangan.
Tanpa menunggu waktu lama, armada pengangkut sampah bersama petugas langsung menuju lokasi guna membersihkan seluruh tumpukan sampah yang ada.
Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar seperti kebersihan lingkungan.
Menurutnya, laporan warga menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan karena kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.
"Sudah dituntaskan tadi malam. Tim petugas kebersihan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Sekarang lokasi tersebut sudah bersih," ujar Muhammad Aril Syahbani, Minggu (5/7/2026).
Aril menegaskan, respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Tamalate dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan dapat segera ditangani.
Muhammad Aril juga mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan informasi maupun laporan terkait kondisi lingkungan.
"Menurut saya, partisipasi warga sangat membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan di wilayah," akunya.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
"Pemerintah Kecamatan Tamalate mengimbau seluruh warga agar membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta mengikuti jadwal pengangkutan sampah yang telah ditetapkan," imbaunya.
Masyarakat juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik di lorong, tepi jalan, lahan kosong, maupun saluran drainase atau selokan.
Kebiasaan tersebut tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan penyumbatan saluran air yang dapat memicu banjir saat musim hujan.
"Kami mengajak seluruh warga Kecamatan Tamalate untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan," sambungnya.
Pemerintah Kecamatan Tamalate memastikan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Selain itu, koordinasi dengan kelurahan, ketua RT/RW, petugas kebersihan, dan masyarakat akan terus diperkuat agar persoalan serupa dapat dicegah sejak dini.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan budaya hidup bersih semakin tumbuh sehingga lingkungan permukiman di Kecamatan Tamalate tetap terjaga, sehat, nyaman, dan bebas dari persoalan sampah.
"Lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus memberikan pelayanan terbaik, namun keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat," katanya.
Diketahui, tumpukan sampah tersebut berada di Jalan Mannuruki II, Lorong 7B, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, tepatnya di wilayah RT 003 RW 009.
Kondisi itu sempat menjadi perhatian warganet setelah foto sampah berseliweran beredar di media sosial dan dikhawatirkan mengganggu kebersihan lingkungan serta kenyamanan masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Kecamatan Tamalate segera berkoordinasi dengan petugas kebersihan untuk melakukan penanganan di lapangan.
Tanpa menunggu waktu lama, armada pengangkut sampah bersama petugas langsung menuju lokasi guna membersihkan seluruh tumpukan sampah yang ada.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
DLH Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, TPA Tamangapa Hanya Terima Residu
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi memberlakukan penghentian praktik pembuangan sampah terbuka atau pendamping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa mulai 1 Agustus 2026.
Sabtu, 01 Agu 2026 17:28
News
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
Pemerintah Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, telah menggencarkan kebijakan pemilihan sampah bagi setiap keluarga yang mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2026 mendatang.
Senin, 27 Jul 2026 09:41
Sulsel
Viral Sampah di Pantai Losari, Satgas Kecamatan Ujung Pandang Langsung Beraksi
Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang merespons laporan yang beredar di media sosial terkait tumpukan sampah di kawasan Pantai Losari, Selasa (2/6/2026).
Rabu, 03 Jun 2026 16:53
News
Viral Pengisian Solar di SPBU Wasuponda, Pertamina Luruskan Fakta dan Lanjutkan Investigasi
Beredarnya video yang memperlihatkan dugaan pengisian solar subsidi secara tidak wajar di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, memicu perhatian publik.
Senin, 04 Mei 2026 09:01
Makassar City
Selama MTQ XXXIV, DLH Maros Angkut Hingga 2 Ton Sampah per Hari
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXIV tingkat Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros resmi berakhir pada Sabtu (18/4/2026).
Minggu, 19 Apr 2026 12:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Leadership Camp Ar-Rahmah Digelar di Rindam Pakatto
2
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
3
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
4
Pemkot Makassar Digitalisasi Retribusi Sampah Lewat Lontara Plus
5
Pemuda di Jeneponto Ditangkap Usai Curi Emas, Sarung dan Uang Rp7 Juta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Leadership Camp Ar-Rahmah Digelar di Rindam Pakatto
2
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
3
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
4
Pemkot Makassar Digitalisasi Retribusi Sampah Lewat Lontara Plus
5
Pemuda di Jeneponto Ditangkap Usai Curi Emas, Sarung dan Uang Rp7 Juta