Tanpa Antre di Saudi, Makkah Route Percepat Layanan Haji dari Makassar

Minggu, 03 Mei 2026 15:47
Tanpa Antre di Saudi, Makkah Route Percepat Layanan Haji dari Makassar
Area Pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: Dok
Comment
Share
MAKASSAR - Pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi karena dinilai mempermudah proses keberangkatan.

Ketua Tim Makkah Route Embarkasi Makassar, Obaid Fala Alotaibi, menyebut layanan ini mampu mempercepat pemeriksaan sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah Indonesia.

Menurutnya, Makkah Route merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan haji, khususnya pada tahap pemeriksaan dokumen dan imigrasi.

"Proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 menit jika ada kendala. Namun jika sistem berjalan lancar, bisa selesai kurang dari 5 detik,” ujarnya saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, seluruh proses keimigrasian diselesaikan di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi menjalani antrean imigrasi.

"Nanti saat jemaah tiba di bandara di Arab Saudi, mereka langsung menuju bus dan diberangkatkan ke hotel. Bahkan, bagasi mereka sudah menunggu di hotel masing-masing," jelasnya melalui penerjemah.

Obaid menambahkan, sistem ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah. Seluruh alur pelayanan, mulai dari pemeriksaan paspor hingga distribusi layanan, telah terintegrasi.

Terkait jumlah petugas, ia menyebut bersifat dinamis karena adanya sistem pergantian. Namun, fokus utama tetap pada optimalisasi pelayanan.

"Jumlah petugas bisa berubah karena ada sistem pergantian. Tapi yang paling penting adalah pelayanan tetap berjalan maksimal," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak di Makassar, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Selatan, atas dukungan dalam pelaksanaan program tersebut.

"Kami sangat berterima kasih atas kemudahan dan dukungan yang diberikan. Semoga ke depan program ini terus berlanjut dan semakin berkembang," ungkapnya.

Embarkasi Makassar menjadi salah satu dari empat embarkasi di Indonesia yang menerapkan layanan Makkah Route, bersama Jakarta, Solo, dan Surabaya. Program ini diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain, khususnya di Indonesia Timur.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menilai program ini sebagai terobosan penting dalam meningkatkan kualitas layanan haji.

"Selama ini pemeriksaan imigrasi dilakukan di Bandara Madinah atau Bandara King Abdulaziz Jeddah. Namun tahun ini, Makassar dipilih sebagai salah satu lokasi penerapan Makkah Route, sehingga proses tersebut sudah diselesaikan di Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, area layanan Makkah Route di Bandara Sultan Hasanuddin telah dikategorikan sebagai wilayah kerja otoritas Arab Saudi, sehingga seluruh proses pemeriksaan dilakukan oleh petugas imigrasi Saudi sebelum keberangkatan.

"Ketika jemaah memasuki area tersebut, secara sistem sudah dianggap berada di wilayah Arab Saudi. Di situlah dilakukan pemeriksaan imigrasi," jelasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru