TelkomGroup Buka Koridor Digital Baru Indonesia–Papua Nugini Lewat Kabel Laut Pukpuk
Sabtu, 09 Mei 2026 12:53
Peresmian proyek kabel laut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini. Foto/IST
JAYAPURA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), resmi mengoperasikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo. Peresmian yang digelar di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5) tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi lintas negara.
Kehadiran kabel laut ini membuka jalur konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan digital, serta memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia.
Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Indonesia. Acara tersebut turut dihadiri Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, perwakilan Gubernur Papua L. Christian Sohilait, PT CEO Telin Kharisma, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan, program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
"Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital," ucap dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas nasional. “Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.
Sistem Kabel Laut Pukpuk menjadi kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan langsung jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berfungsi sebagai gerbang konektivitas menuju jaringan Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini, sekaligus menyalurkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke sejumlah wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.
Tak hanya menjadi proyek infrastruktur telekomunikasi, kabel laut ini juga mencerminkan penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Kolaborasi Telin dan PNG DataCo diharapkan mampu memperluas integrasi jaringan dan memperkuat ekosistem digital Asia-Pasifik.
Dengan beroperasinya kabel tersebut, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua menghubungkan Vanimo di Papua Nugini menuju Jayapura dan tersambung hingga Manado serta Los Angeles, Amerika Serikat, melalui kabel SEA-US.
Keberadaan jalur alternatif ini memperkuat ketahanan infrastruktur digital Papua melalui diversity route yang menjaga keberlangsungan layanan secara optimal. Posisi Jayapura sebagai pusat konektivitas Papua pun semakin strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan membuka peluang ekonomi baru berbasis infrastruktur bertaraf internasional.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global.
"Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.
Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memegang peran penting dalam proyek Pukpuk mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga komersialisasi. Landing station di Jayapura menjadi simpul utama yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.
CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini perlu diimbangi dengan konektivitas digital yang kuat dan andal. Menurutnya, kerja sama PNG DataCo dan Telin menjadi bentuk kolaborasi yang dibangun atas semangat saling terhubung dan saling mendukung demi menghadirkan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara.
Ia menilai Kabel Laut Pukpuk bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan awal dari integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia. Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara tersebut, sekaligus membuka peluang pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan Asia-Pasifik.
”Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung,” tutup Dian.
Kehadiran kabel laut ini membuka jalur konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan digital, serta memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia.
Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Indonesia. Acara tersebut turut dihadiri Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, perwakilan Gubernur Papua L. Christian Sohilait, PT CEO Telin Kharisma, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan, program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
"Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital," ucap dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas nasional. “Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.
Sistem Kabel Laut Pukpuk menjadi kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan langsung jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berfungsi sebagai gerbang konektivitas menuju jaringan Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini, sekaligus menyalurkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke sejumlah wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.
Tak hanya menjadi proyek infrastruktur telekomunikasi, kabel laut ini juga mencerminkan penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Kolaborasi Telin dan PNG DataCo diharapkan mampu memperluas integrasi jaringan dan memperkuat ekosistem digital Asia-Pasifik.
Dengan beroperasinya kabel tersebut, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua menghubungkan Vanimo di Papua Nugini menuju Jayapura dan tersambung hingga Manado serta Los Angeles, Amerika Serikat, melalui kabel SEA-US.
Keberadaan jalur alternatif ini memperkuat ketahanan infrastruktur digital Papua melalui diversity route yang menjaga keberlangsungan layanan secara optimal. Posisi Jayapura sebagai pusat konektivitas Papua pun semakin strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan membuka peluang ekonomi baru berbasis infrastruktur bertaraf internasional.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global.
"Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.
Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memegang peran penting dalam proyek Pukpuk mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga komersialisasi. Landing station di Jayapura menjadi simpul utama yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.
CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini perlu diimbangi dengan konektivitas digital yang kuat dan andal. Menurutnya, kerja sama PNG DataCo dan Telin menjadi bentuk kolaborasi yang dibangun atas semangat saling terhubung dan saling mendukung demi menghadirkan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara.
Ia menilai Kabel Laut Pukpuk bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan awal dari integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia. Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara tersebut, sekaligus membuka peluang pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan Asia-Pasifik.
”Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung,” tutup Dian.
(TRI)
Berita Terkait
News
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Saat ini, sebanyak 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Pemulihan terhadap site yang masih terdampak terus dilakukan secara bertahap.
Minggu, 16 Agu 2026 21:29
News
Layanan Terdampak Gempa, TelkomGroup Kebut Pemulihan Jaringan di Flores
TelkomGroup memastikan upaya pemulihan terus dilakukan dengan mengedepankan percepatan perbaikan dan penguatan operasional jaringan pascagempa di Flores.
Minggu, 16 Agu 2026 09:54
News
Telkom Hadirkan OCA, Solusi AI untuk Interaksi Pelanggan yang Lebih Cerdas
Telkom memperkenalkan sejumlah solusi berbasis AI dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, salah satunya Omni Communication Assistant (OCA).
Kamis, 13 Agu 2026 14:25
News
Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Pemerintah bersama BSSN, Telkom, akademisi, industri, dan komunitas keamanan siber mendorong penyusunan peta jalan nasional migrasi menuju post-quantum cryptography (PQC) sebagai fondasi memperkuat ketahanan digital nasional.
Selasa, 11 Agu 2026 18:12
Ekbis
Transformasi TelkomGroup Berbuah Positif, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun.
Rabu, 05 Agu 2026 16:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
3
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
4
Adopsi 5G Meningkat, SMARTFREN Perkuat Pengalaman Unlimited 5G
5
Tampil ala Bung Karno, Gubernur Sulsel Pimpin Kirab Kemerdekaan di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
3
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
4
Adopsi 5G Meningkat, SMARTFREN Perkuat Pengalaman Unlimited 5G
5
Tampil ala Bung Karno, Gubernur Sulsel Pimpin Kirab Kemerdekaan di Makassar