Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tindakan Tegas terhadap Geng Motor Bersenjata
Kamis, 14 Mei 2026 09:27
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, saat konferensi pers, Rabu (13/5/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menginstruksikan jajarannya untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku geng motor yang membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.
Instruksi tersebut disampaikan sebagai respons atas meningkatnya aksi geng motor yang dinilai telah meresahkan masyarakat di Kota Makassar.
“Kalau pelaku sudah membahayakan warga dengan membawa parang atau senjata lainnya dan mengancam keselamatan orang di sekitar, saya perintahkan untuk dilakukan tindakan tegas di tempat,” tegasnya saat konferensi pers, Rabu (13/5/2026).
Arya mengatakan, aparat kepolisian juga diminta bertindak tegas apabila pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas saat proses penangkapan.
“Jika keselamatan anggota terancam saat bertugas, maka tindakan tegas bisa dilakukan. Namun apabila situasinya masih dapat dikendalikan, tentu anggota tetap mengedepankan langkah yang terukur sesuai prosedur,” ucapnya kepada wartawan.
Meski demikian, ia menegaskan pendekatan preventif tetap menjadi langkah awal yang dikedepankan kepolisian sebelum mengambil tindakan hukum lebih lanjut.
"Kami juga mengajak elemen lapisan masyarakat untuk ikut berperan menjaga situasi keamanan di Kota Makassar," imbaunya.
Arya juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya usia sekolah, agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.
“Anak-anak usia sekolah seharusnya fokus belajar, bukan berada di luar rumah sampai larut malam. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan melindungi mereka,” katanya.
Mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu menilai kurangnya pengawasan terhadap remaja yang berkumpul hingga larut malam menjadi salah satu faktor yang memicu maraknya aksi tawuran dan geng motor.
Menurutnya, penanganan aksi kriminal jalanan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar.
Ia menegaskan, keamanan Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif.
Instruksi tersebut disampaikan sebagai respons atas meningkatnya aksi geng motor yang dinilai telah meresahkan masyarakat di Kota Makassar.
“Kalau pelaku sudah membahayakan warga dengan membawa parang atau senjata lainnya dan mengancam keselamatan orang di sekitar, saya perintahkan untuk dilakukan tindakan tegas di tempat,” tegasnya saat konferensi pers, Rabu (13/5/2026).
Arya mengatakan, aparat kepolisian juga diminta bertindak tegas apabila pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas saat proses penangkapan.
“Jika keselamatan anggota terancam saat bertugas, maka tindakan tegas bisa dilakukan. Namun apabila situasinya masih dapat dikendalikan, tentu anggota tetap mengedepankan langkah yang terukur sesuai prosedur,” ucapnya kepada wartawan.
Meski demikian, ia menegaskan pendekatan preventif tetap menjadi langkah awal yang dikedepankan kepolisian sebelum mengambil tindakan hukum lebih lanjut.
"Kami juga mengajak elemen lapisan masyarakat untuk ikut berperan menjaga situasi keamanan di Kota Makassar," imbaunya.
Arya juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya usia sekolah, agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.
“Anak-anak usia sekolah seharusnya fokus belajar, bukan berada di luar rumah sampai larut malam. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan melindungi mereka,” katanya.
Mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu menilai kurangnya pengawasan terhadap remaja yang berkumpul hingga larut malam menjadi salah satu faktor yang memicu maraknya aksi tawuran dan geng motor.
Menurutnya, penanganan aksi kriminal jalanan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar.
Ia menegaskan, keamanan Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif.
(MAN)
Berita Terkait
News
Tawuran di Kandea, Seorang Warga Meninggal dengan Luka Tembak
Jajaran Polrestabes Makassar memastikan penanganan peristiwa perang kelompok yang terjadi di Jalan Kandea III, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9/2026) dini hari, dilakukan secara transparan, profesional, setelah seorang warga meninggal dunia dengan luka tembak.
Minggu, 27 Sep 2026 21:28
News
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
Kasus dugaan skimming dan penyalahgunaan kartu kredit yang dilaporkan korban FR (34) memasuki babak baru. Setelah melalui proses penyelidikan selama hampir dua bulan, polisi akhirnya mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga terkait dengan kasus tersebut.
Minggu, 13 Sep 2026 18:08
News
Angka Kriminalitas dan Unjuk Rasa di Kota Makassar Turun
Jumlah aksi unjuk rasa di Kota Makassar disebut turun drastis, dari yang sebelumnya mencapai ratusan aksi dalam sepekan menjadi 24 aksi. Penurunan tersebut berjalan beriringan dengan turunnya angka kriminalitas.
Selasa, 01 Sep 2026 06:13
News
Hendak Berbelanja di Minimarket, Pemuda Tallo Jadi Korban Penyerangan
Insiden penyerangan menimpa seorang pemuda berinisial S (21) di Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Senin (17/8/2026) malam.
Selasa, 18 Agu 2026 19:12
News
Mahasiswa Jadi Korban Penikaman di Tamangapa, Tiga Pelaku Diburu Polisi
Seorang mahasiswa menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 22.45 Wita.
Kamis, 02 Jul 2026 18:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan