Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama Nobar Piala Dunia, Polda Sulsel Siagakan Tim PRC

Jum'at, 12 Jun 2026 07:34
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama Nobar Piala Dunia, Polda Sulsel Siagakan Tim PRC
Dirreskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Feby Dapot P Hutagalung, di lapangan Reskrim Mapolda Sulsel, Kamis (11/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Mengantisipasi potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama rangkaian kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan telah menyiapkan langkah-langkah preventif.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ditreskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Feby Dapot P Hutagalung.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim Unit PRC, baik di tingkat Ditreskrimum maupun di seluruh Polres jajaran, untuk merespons jadwal nobar yang berlangsung hingga larut malam bahkan hingga waktu Subuh.

"Semuanya saling berinteraksi satu sama lain untuk menyampaikan informasi agar dapat segera ditindaklanjuti. Yang kita upayakan dan utamakan adalah langkah preventif," ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Kombes Pol Feby mengatakan, langkah preventif yakni meliputi peningkatan intensitas patroli pada jam-jam rawan serta pengawasan ketat terhadap objek-objek yang menjadi pusat kerumunan massa.

"Jadi yang kita upayakan dan kita utamakan adalah langkah preventif. Apa langkahnya? Pertama yaitu terkait masalah patroli di jam-jam rawan maupun di sasaran objek-objek yang dikerumuni massa ataupun yang dikunjungi oleh masyarakat," katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk mencegah potensi tindak pidana kejahatan jalanan, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga aksi premanisme yang kerap mengintai saat terjadi kerumunan.

"Sehingga banyak potensi para pelaku kejahatan, entah itu mungkin pencurian terhadap kendaraan bermotor, maupun mungkin aksi premanisme dan sebagainya," sambung Kombes Pol Feby.

Meski mengedepankan pendekatan preventif, lanjut dia, pihak kepolisian tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas.

"Manakala ada para pelaku yang melakukan perlawanan, bahkan eskalasinya meningkat, kita tidak akan ragu untuk melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan penegakan hukum yang profesional dan prosedural," tegasnya.

Dengan pernyataan tersebut, Polda Sulsel terus berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan agar masyarakat tetap merasa aman dalam menikmati euforia Piala Dunia.
(GUS)
Berita Terkait
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru