Pertamina Apresiasi Patroli Polda Sulsel, Antrean Biosolar di Jalur Makassar-Maros Lebih Tertib

Jum'at, 19 Jun 2026 23:11
Pertamina Apresiasi Patroli Polda Sulsel, Antrean Biosolar di Jalur Makassar-Maros Lebih Tertib
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengapresiasi kepada Polda Sulsel atas dukungan pengawasan dan patroli yang dilakukan di sejumlah SPBU jalur prioritas Biosolar subsidi. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan apresiasi kepada Polda Sulawesi Selatan atas dukungan pengawasan dan patroli yang dilakukan di sejumlah SPBU jalur prioritas Biosolar subsidi pada ruas Makassar–Maros dalam tiga hari terakhir.

Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran pelayanan di SPBU, terutama pada lokasi yang sebelumnya kerap mengalami antrean kendaraan logistik dan angkutan barang. Patroli yang dilakukan turut membantu menciptakan situasi yang lebih tertib, aman, dan kondusif selama proses penyaluran BBM subsidi berlangsung.

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas pembelian Biosolar subsidi di sejumlah SPBU yang berada di jalur Trans Sulawesi, khususnya wilayah Makassar dan Maros, mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan pada waktu-waktu tertentu dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.

Pertamina menilai langkah pengawasan yang dilakukan aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban distribusi energi bersubsidi sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat mengurangi hak masyarakat penerima manfaat.

Selain itu, Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pengelola SPBU guna memastikan penyaluran Biosolar subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya BBM subsidi.

“Pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama antara Pertamina, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pengelola SPBU merupakan bagian dari upaya memastikan distribusi BBM subsidi berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Sinergi ini penting untuk menjaga akses energi bagi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi yang bergantung pada sektor transportasi dan logistik,” ujar Lilik.

Pertamina berharap kegiatan patroli dan pengawasan di jalur-jalur prioritas dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan distribusi Biosolar subsidi, mengurangi antrean kendaraan, serta memastikan energi bersubsidi diterima oleh masyarakat yang berhak.

Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan, antrean tidak wajar, maupun indikasi penyalahgunaan BBM subsidi dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi 24 jam.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru