Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
Kamis, 16 Jul 2026 11:52
Wakil Rektor V Unhas Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha, Prof Amir Ilyas, saat ditemui di lantai 2 Unhas Hotel and Convention. Kamis (16/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan institusional, melalui program Penguatan Kepemimpinan Strategis dan Pengembangan Talenta Institusional Tahun 2026.
Kegiatan ini bertajuk "Memperkuat Kepemimpinan Institusional untuk Akselerasi Transformasi Universitas Hasanuddin sebagai PTNBH yang Bereputasi dan Berdampak", berlangsung di lantai 2 Unhas Hotel and Convention, Kampus Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.
Wakil Rektor V Unhas Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha, Prof Amir Ilyas, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan regenerasi pemimpin masa depan di lingkungan Unhas.
"Kegiatan Talenta ini bertujuan untuk melihat kepemimpinan dan perkembangan talenta-talenta muda di Universitas Hasanuddin. Ini sebagai persiapan agar mereka bisa menjadi pemimpin yang melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Universitas Hasanuddin," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Ketua Pengawasan Keamanan dan Ketertiban Kampus Unhas itu mengatakan, program ini dirancang untuk membekali para talenta muda dengan pengetahuan komprehensif terkait rencana strategis dan arah transformasi Unhas ke depan.
"Melalui kegiatan ini, mereka diberikan pemahaman dan pengetahuan yang baik mengenai ke-Indonesiaan, ke-Unhasan, program-program unggulan, serta apa saja yang sedang direncanakan oleh Universitas Hasanuddin," sambung Prof Amir.
Terkait program kerja di bawah naungan WR V Unhas, Prof Amir Ilyas memaparkan bahwa pihaknya berfokus pada pengembangan ekosistem inovasi serta optimalisasi pengelolaan usaha universitas.
"Kalau di WR 5 itu memang berpusat pada inovasi dan pengelolaan usaha. Inovasi ini merupakan hasil akhir dari ide-ide atau invensi (penemuan) dari setiap dosen dalam hasil penelitiannya, yang kemudian dipasarkan ke masyarakat sehingga dapat memberikan dampak nyata," paparnya kepada SINDO Makassar.
Dosen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Unhas itu menekankan kepada para peserta agar dosen tidak lagi membatasi diri hanya pada orientasi penghasilan semata.
"Jadi kalau saya, penekanannya adalah agar dosen tidak lagi hanya berfokus pada penghasilan, misalnya tentang kesejahteraan semata. Dosen juga perlu memikirkan usaha-usaha dan pengembangan -pengembangan baru," imbuhnya.
Prof Amir menegaskan, pengembangan usaha tidak harus selalu bertumpu pada ketersediaan modal besar, melainkan dapat dimulai dengan mengomersialkan hasil penelitian dosen.
"Usaha-usaha tersebut tidak harus lahir dari modal saja, tetapi bisa berawal dari hasil penelitian mereka yang kemudian dikembangkan, sehingga memiliki nilai jual di masyarakat," ujarnya.
Prof Amir berharap melalui penguatan kompetensi ini, seluruh dosen Unhas dapat mencapai kesejahteraan yang lebih baik di masa yang akan datang.
"Harapan saya, semua dosen Universitas Hasanuddin dapat sejahtera, bisa mengembangkan karirnya, mengabdi, serta mencerdaskan mahasiswa-mahasiswa kita untuk kemudian menjadi pemimpin-pemimpin bangsa," harapnya.
Sebagai informasi, pembentukan Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha merupakan bagian dari modernisasi tata kelola Unhas untuk memastikan riset dan inovasi tidak berhenti sebagai luaran akademik tetapi tertransformasi melalul hilirisasi, komersialisasi, dan pengelolaan usaha sehingga menjadi penggerak kemandirian universitas.
Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha juga membawahi tiga direktorat dan satu unit di antaranya Hulu Unit Kerja Khusus Direktorat Inovasi dan Kekayan Initelektual; Direktorat Hilirisasi, Komersialisasi dan STP; Direktorat Pengelolaan Usaha dan Optimalisasi Aset; dan Unit Kerja Khusus.
Kegiatan ini bertajuk "Memperkuat Kepemimpinan Institusional untuk Akselerasi Transformasi Universitas Hasanuddin sebagai PTNBH yang Bereputasi dan Berdampak", berlangsung di lantai 2 Unhas Hotel and Convention, Kampus Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.
Wakil Rektor V Unhas Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha, Prof Amir Ilyas, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan regenerasi pemimpin masa depan di lingkungan Unhas.
"Kegiatan Talenta ini bertujuan untuk melihat kepemimpinan dan perkembangan talenta-talenta muda di Universitas Hasanuddin. Ini sebagai persiapan agar mereka bisa menjadi pemimpin yang melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Universitas Hasanuddin," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Ketua Pengawasan Keamanan dan Ketertiban Kampus Unhas itu mengatakan, program ini dirancang untuk membekali para talenta muda dengan pengetahuan komprehensif terkait rencana strategis dan arah transformasi Unhas ke depan.
"Melalui kegiatan ini, mereka diberikan pemahaman dan pengetahuan yang baik mengenai ke-Indonesiaan, ke-Unhasan, program-program unggulan, serta apa saja yang sedang direncanakan oleh Universitas Hasanuddin," sambung Prof Amir.
Terkait program kerja di bawah naungan WR V Unhas, Prof Amir Ilyas memaparkan bahwa pihaknya berfokus pada pengembangan ekosistem inovasi serta optimalisasi pengelolaan usaha universitas.
"Kalau di WR 5 itu memang berpusat pada inovasi dan pengelolaan usaha. Inovasi ini merupakan hasil akhir dari ide-ide atau invensi (penemuan) dari setiap dosen dalam hasil penelitiannya, yang kemudian dipasarkan ke masyarakat sehingga dapat memberikan dampak nyata," paparnya kepada SINDO Makassar.
Dosen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Unhas itu menekankan kepada para peserta agar dosen tidak lagi membatasi diri hanya pada orientasi penghasilan semata.
"Jadi kalau saya, penekanannya adalah agar dosen tidak lagi hanya berfokus pada penghasilan, misalnya tentang kesejahteraan semata. Dosen juga perlu memikirkan usaha-usaha dan pengembangan -pengembangan baru," imbuhnya.
Prof Amir menegaskan, pengembangan usaha tidak harus selalu bertumpu pada ketersediaan modal besar, melainkan dapat dimulai dengan mengomersialkan hasil penelitian dosen.
"Usaha-usaha tersebut tidak harus lahir dari modal saja, tetapi bisa berawal dari hasil penelitian mereka yang kemudian dikembangkan, sehingga memiliki nilai jual di masyarakat," ujarnya.
Prof Amir berharap melalui penguatan kompetensi ini, seluruh dosen Unhas dapat mencapai kesejahteraan yang lebih baik di masa yang akan datang.
"Harapan saya, semua dosen Universitas Hasanuddin dapat sejahtera, bisa mengembangkan karirnya, mengabdi, serta mencerdaskan mahasiswa-mahasiswa kita untuk kemudian menjadi pemimpin-pemimpin bangsa," harapnya.
Sebagai informasi, pembentukan Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha merupakan bagian dari modernisasi tata kelola Unhas untuk memastikan riset dan inovasi tidak berhenti sebagai luaran akademik tetapi tertransformasi melalul hilirisasi, komersialisasi, dan pengelolaan usaha sehingga menjadi penggerak kemandirian universitas.
Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha juga membawahi tiga direktorat dan satu unit di antaranya Hulu Unit Kerja Khusus Direktorat Inovasi dan Kekayan Initelektual; Direktorat Hilirisasi, Komersialisasi dan STP; Direktorat Pengelolaan Usaha dan Optimalisasi Aset; dan Unit Kerja Khusus.
(GUS)
Berita Terkait
News
Unhas Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact
Aktivitas kewirausahaan di Universitas Hasanuddin (Unhas) berkembang melalui pengelolaan unit usaha, inovasi mahasiswa, pengembangan start-up, hingga bisnis di lingkungan kampus.
Jum'at, 14 Agu 2026 11:28
News
Unhas Tegaskan Narasi Militerisme dan Penutupan GOR saat PKKMB FIB Tidak Benar
Universitas Hasanuddin (Unhas) mengklarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial perihal dugaan pembajakan prosesi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas, di Gedung Olahraga JK Arenatorium Unhas adalah tidak benar.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:35
Sulsel
40 Hari Mengabdi, 764 Mahasiswa KKN Unhas Tinggalkan Bantaeng
Sebanyak 764 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di Kabupaten Bantaeng.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:21
News
Mahasiswa Unhas Luncurkan FreshPax dari Kulit Jeruk Pomelo
Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menciptakan FreshPax, lembaran kertas aktif yang dirancang untuk menyerap gas etilen dan memperpanjang masa simpan buah serta sayuran.
Kamis, 13 Agu 2026 20:03
News
Lemhannas Dorong Unhas Cetak SDM Unggul Indonesia Timur
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, Dr. Ace Hasan Syadzily, menilai Unhas memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.
Kamis, 13 Agu 2026 17:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar