Program AURA BRI Peduli Dorong Pengembangan Usaha Olahan Pala Kelompok Wanita
Minggu, 12 Jul 2026 14:21
Anggota KWT Bina Tani Mysari Pala melakukan pengolahan pala saat diabadikan beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
BOGOR - Di balik beragam produk olahan pala yang dihasilkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala, tersimpan semangat para perempuan di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, untuk mengubah potensi lokal menjadi peluang ekonomi. Bagi mereka, pala bukan sekadar hasil panen, tetapi komoditas yang memiliki nilai tambah melalui kreativitas, inovasi dan kerja sama.
Semangat tersebut mulai diwujudkan pada 2015 saat para anggota membentuk KWT Bina Tani Mysari Pala sebagai wadah untuk belajar sekaligus mengembangkan usaha secara bersama. Berawal dari penjualan pala segar, mereka kemudian mengolahnya menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti manisan, sirup, dan permen pala.
Seiring berkembangnya usaha, kelompok terus berupaya meningkatkan kualitas produk melalui berbagai inovasi. Namun, keterbatasan peralatan produksi dan pemasaran masih menjadi tantangan yang menghambat peningkatan kapasitas usaha.
Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengatakan seluruh proses produksi sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana sehingga membutuhkan waktu yang lama.
"Saat itu kelompok kami memiliki keterbatasan dalam hal pemasaran. Selain itu, proses pengolahan produk masih dilakukan secara sederhana menggunakan alat-alat tradisional," ujarnya.
Melihat semangat para perempuan dalam mengembangkan potensi lokal tersebut, BRI Peduli melalui Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) hadir memberikan pendampingan melalui bantuan sarana produksi dan pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Program ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, inovasi produk, hingga strategi pemasaran agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.
"Setelah mengikuti Program AURA BRI, kelompok kami mendapatkan banyak pelatihan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga inovasi produk, sehingga produk kami dapat dinikmati oleh lebih banyak konsumen. Alhamdulillah, saat ini pemasaran kami sudah cukup berkembang. Namun, kami masih membutuhkan dukungan agar pemasaran produk dapat terus ditingkatkan ke depannya," tutur Nurhasanah.
Selain pelatihan, BRI Peduli juga memberikan bantuan alat pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer yang mampu mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas pengemasan.
"Dulu proses mengupas pala bisa memakan waktu sekitar lima jam, sekarang dengan alat bantuan dari BRI hanya sekitar dua jam. Begitu juga proses mengiris pala yang biasanya membutuhkan enam jam, kini selesai dalam dua jam. Untuk pengemasan juga jauh lebih cepat karena sudah menggunakan alat sealer. Hasil kemasannya lebih rapi, lebih kokoh, dan pekerjaan kami jadi jauh lebih ringan," imbuhnya.
Efisiensi tersebut mendorong peningkatan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Produk olahan pala KWT Bina Tani Mysari Pala kini semakin dikenal dan mampu menjangkau lebih banyak konsumen.
Bagi para anggota, Program AURA bukan hanya menghadirkan bantuan peralatan dan pelatihan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi pala sebagai komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Peduli atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan kepada KWT Bina Tani Mysari Pala. Kami berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut, terutama dalam memperkuat pemasaran produk. Semoga BRI terus maju, terus peduli, dan menjadi pilar utama dalam menggerakkan ekonomi petani Indonesia," tegasnya.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan.
"Kisah KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor menunjukkan bahwa Program AURA BRI Peduli mampu memberikan manfaat nyata bagi kelompok usaha perempuan untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkembang secara berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat terus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat," ujar Dhanny.
Sejak diluncurkan pada 2021, Program AURA telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen BRI Peduli dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Semangat tersebut mulai diwujudkan pada 2015 saat para anggota membentuk KWT Bina Tani Mysari Pala sebagai wadah untuk belajar sekaligus mengembangkan usaha secara bersama. Berawal dari penjualan pala segar, mereka kemudian mengolahnya menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti manisan, sirup, dan permen pala.
Seiring berkembangnya usaha, kelompok terus berupaya meningkatkan kualitas produk melalui berbagai inovasi. Namun, keterbatasan peralatan produksi dan pemasaran masih menjadi tantangan yang menghambat peningkatan kapasitas usaha.
Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengatakan seluruh proses produksi sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana sehingga membutuhkan waktu yang lama.
"Saat itu kelompok kami memiliki keterbatasan dalam hal pemasaran. Selain itu, proses pengolahan produk masih dilakukan secara sederhana menggunakan alat-alat tradisional," ujarnya.
Melihat semangat para perempuan dalam mengembangkan potensi lokal tersebut, BRI Peduli melalui Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) hadir memberikan pendampingan melalui bantuan sarana produksi dan pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Program ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, inovasi produk, hingga strategi pemasaran agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.
"Setelah mengikuti Program AURA BRI, kelompok kami mendapatkan banyak pelatihan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga inovasi produk, sehingga produk kami dapat dinikmati oleh lebih banyak konsumen. Alhamdulillah, saat ini pemasaran kami sudah cukup berkembang. Namun, kami masih membutuhkan dukungan agar pemasaran produk dapat terus ditingkatkan ke depannya," tutur Nurhasanah.
Selain pelatihan, BRI Peduli juga memberikan bantuan alat pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer yang mampu mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas pengemasan.
"Dulu proses mengupas pala bisa memakan waktu sekitar lima jam, sekarang dengan alat bantuan dari BRI hanya sekitar dua jam. Begitu juga proses mengiris pala yang biasanya membutuhkan enam jam, kini selesai dalam dua jam. Untuk pengemasan juga jauh lebih cepat karena sudah menggunakan alat sealer. Hasil kemasannya lebih rapi, lebih kokoh, dan pekerjaan kami jadi jauh lebih ringan," imbuhnya.
Efisiensi tersebut mendorong peningkatan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Produk olahan pala KWT Bina Tani Mysari Pala kini semakin dikenal dan mampu menjangkau lebih banyak konsumen.
Bagi para anggota, Program AURA bukan hanya menghadirkan bantuan peralatan dan pelatihan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi pala sebagai komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Peduli atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan kepada KWT Bina Tani Mysari Pala. Kami berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut, terutama dalam memperkuat pemasaran produk. Semoga BRI terus maju, terus peduli, dan menjadi pilar utama dalam menggerakkan ekonomi petani Indonesia," tegasnya.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan.
"Kisah KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor menunjukkan bahwa Program AURA BRI Peduli mampu memberikan manfaat nyata bagi kelompok usaha perempuan untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkembang secara berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat terus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat," ujar Dhanny.
Sejak diluncurkan pada 2021, Program AURA telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen BRI Peduli dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
(MAN)
Berita Terkait
News
PLTS BRI Peduli Terangi Desa Bojong, Dongkrak Produktivitas Warga
Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi menuju energi bersih dan mewujudkan ketahanan energi nasional, PT BRI memperkuat kontribusinya melalui berbagai program pemberdayaan.
Kamis, 09 Jul 2026 21:12
Sulsel
Yayasan Daerah untuk Negeri dan BRI Peduli Hadirkan Program Literasi Anak Negeri di Maros
Yayasan Daerah Untuk Negeri (DUN), didukung oleh BRI Peduli, menghadirkan program Literasi Anak Negeri di SDN 159 Tekolabbua, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Minggu, 24 Mei 2026 15:59
Sulsel
Maknai Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi
BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli mengambil peran dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia melalui Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”.
Jum'at, 08 Mei 2026 13:00
Ekbis
BRI Makassar Siapkan Uang Tunai Rp779 Miliar untuk Periode Liburan Nyepi-Idul Fitri
Mengahadapi libur panjang dalam rangka Hari Raya Nyepi dan dilanjutkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 15 Makassar menyiapkan uang tunai sebesar Rp779 MilIar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat
Selasa, 17 Mar 2026 17:43
News
BRI Makassar Salurkan 2.500 Paket Sembako untuk Warga di Bulan Ramadan
BRI RO Makassar menggelar berbagai kegiatan sosial yang menyasar sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan. Total ada ribuan paket sembako disalurkan.
Selasa, 17 Mar 2026 16:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
2
14 Personel BKO Polres Selayar Diterjunkan Bantu Cari 27 Korban KLM Nurul Salsa
3
Al Kahfi Time, Tradisi Jumat yang Menguatkan Spiritualitas Insan Athirah
4
Guru Besar UMI Ciptakan Jagung Pulut Berprotein Tinggi, Perkuat Ketahanan Pangan
5
Jurusan Bahasa Inggris UNM Gelar LONTARA International Conference 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
2
14 Personel BKO Polres Selayar Diterjunkan Bantu Cari 27 Korban KLM Nurul Salsa
3
Al Kahfi Time, Tradisi Jumat yang Menguatkan Spiritualitas Insan Athirah
4
Guru Besar UMI Ciptakan Jagung Pulut Berprotein Tinggi, Perkuat Ketahanan Pangan
5
Jurusan Bahasa Inggris UNM Gelar LONTARA International Conference 2026