Asmo Sulsel Edukasi Orang Tua Murid, Tekankan Pentingnya Helm di Setiap Perjalanan

Kamis, 23 Jul 2026 15:07
Asmo Sulsel Edukasi Orang Tua Murid, Tekankan Pentingnya Helm di Setiap Perjalanan
Asmo Sulsel kembali menggelar edukasi keselamatan berkendara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya berkendara yang aman. Foto/Istimewa
Comment
Share
GOWA - Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari komitmennya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya berkendara yang aman. Kali ini, kegiatan menyasar sekitar 30 orang tua murid SMAN 20 Gowa pada Rabu (22/7/2026).

Sebagai main dealer sepeda motor Honda di Sulawesi Selatan dan bagian dari PT Astra International Tbk, Asmo Sulsel mengajak para orang tua menjadi pelopor budaya #Cari_Aman, khususnya saat mengantar maupun menjemput anak ke sekolah.

Edukasi disampaikan oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam pemaparannya, ia menyoroti masih banyaknya pengendara yang mengabaikan penggunaan helm karena menganggap perjalanan yang ditempuh hanya berjarak dekat. Padahal, menurutnya, risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja tanpa memandang jauh atau dekatnya perjalanan.

Selain mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, peserta juga dibekali pemahaman mengenai perlengkapan berkendara lainnya, seperti jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Perlengkapan tersebut berfungsi melindungi tubuh dan membantu meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.

Wanny menegaskan, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga oleh kedisiplinan pengendara dalam mempersiapkan diri sebelum berkendara. Menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap dan mematuhi aturan lalu lintas merupakan langkah sederhana yang dapat meningkatkan perlindungan bagi pengendara maupun penumpang.

Ia menambahkan, anggapan bahwa helm hanya diperlukan saat melakukan perjalanan jauh masih banyak ditemukan di masyarakat. Menurutnya, pola pikir tersebut perlu diubah agar keselamatan selalu menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.

"Kami ingin mengingatkan bahwa helm bukan digunakan untuk mencegah kecelakaan, melainkan untuk mengurangi risiko fatal ketika kecelakaan benar-benar terjadi. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak memakai helm hanya karena jarak tempuh dekat. Setiap perjalanan memiliki potensi risiko yang sama, sehingga penggunaan helm dan perlengkapan berkendara lainnya harus menjadi kebiasaan setiap kali menggunakan sepeda motor," ujar Wanny.

Sementara itu, Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menilai edukasi kepada orang tua memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan berkendara di lingkungan keluarga. Menurutnya, kebiasaan orang tua akan menjadi contoh yang mudah ditiru oleh anak-anak.

"Melalui edukasi ini, kami ingin mengajak para orang tua untuk menjadi teladan dalam menerapkan budaya #Cari_Aman. Ketika orang tua terbiasa menggunakan helm dan perlengkapan berkendara yang lengkap, anak-anak juga akan tumbuh dengan pemahaman bahwa keselamatan adalah prioritas. Kami berharap kesadaran ini tidak hanya diterapkan saat perjalanan jauh, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari dengan jarak tempuh yang singkat," kata Habib.

Melalui kegiatan tersebut, Asmo Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada berbagai kalangan masyarakat. Diharapkan, semakin meningkatnya kesadaran dalam menggunakan helm dan perlengkapan berkendara secara lengkap dapat memperkuat budaya #Cari_Aman sekaligus berkontribusi menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru