PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Kamis, 30 Jul 2026 16:25
PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
PLN UID Sulselrabar memperkuat budaya keselamatan kerja melalui pelaksanaan Board of Directors (BOD) Safety Walkdown yang dirangkaikan dengan peresmian HSSE Control Center (HCC). Foto/Dok PLN
Comment
Share
MAKASSAR - PT PLN (Persero) memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja dengan menghadirkan HSSE Control Center (HCC) di Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar). Pusat kendali ini menjadi bagian dari transformasi pengawasan keselamatan berbasis teknologi untuk memastikan setiap aktivitas operasional berjalan aman, terukur, dan sesuai standar.

Peresmian HCC dilakukan dalam rangkaian kegiatan Board of Directors (BOD) Safety Walkdown yang dipimpin Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, didampingi Executive Vice President HSSE PT PLN (Persero), Dispriansyah, serta General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, di Kantor PLN UID Sulselrabar, Rabu (29/7).

Kegiatan tersebut turut dihadiri General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dan General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto.

Melalui kegiatan ini, PLN menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap prosedur, melainkan nilai utama yang harus melekat dalam setiap aktivitas insan PLN. Penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) terus diperkuat guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa keberadaan HCC menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keselamatan melalui pemanfaatan teknologi.

“Keselamatan kerja merupakan nilai utama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas insan PLN. Melalui HSSE Control Center, implementasi HSSE dapat dipantau secara lebih efektif sehingga potensi bahaya dan risiko dapat diidentifikasi lebih dini serta ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Edyansyah.

Menurutnya, penguatan sistem pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk memastikan seluruh pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman dan kembali kepada keluarga dalam kondisi sehat.

“Tujuan utama kami adalah memastikan setiap insan PLN dapat bekerja dengan aman, selamat, dan kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menegaskan bahwa kehadiran HCC tidak menggantikan peran Pengawas K3 di lapangan, melainkan menjadi instrumen pendukung untuk memperkuat pengawasan keselamatan.

“HSSE Control Center bukan untuk menggantikan peran Pengawas K3 di lapangan, melainkan memperkuat pengawasan melalui teknologi agar tidak ada satu pun pekerjaan yang berlangsung tanpa kendali keselamatan. Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap pekerjaan terlaksana secara aman, terawasi, dan selamat,” jelas Edwin.

Ia mendorong seluruh unit PLN untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem keselamatan secara berkelanjutan. Dengan penguatan sistem tersebut, setiap potensi risiko dapat dikenali lebih awal dan dimitigasi sebelum menimbulkan dampak terhadap pekerja maupun operasional perusahaan.

“Kita harus terus memperkuat sistem keselamatan dan pengamanan melalui evaluasi serta perbaikan berkelanjutan. Dengan begitu, setiap potensi risiko bisa kita kenali lebih awal dan ditangani dengan baik sehingga seluruh pekerjaan berjalan aman sesuai standar yang berlaku,” ujar Edwin.

Selain meresmikan HCC, Edwin bersama jajaran manajemen PLN juga meninjau kesiapan Regional Control Center (RCC) UP2B Sistem Makassar dalam menghadapi Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) oleh Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Baharkam Polri).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan sistem manajemen pengamanan berjalan optimal, terutama dalam menjaga objek vital nasional, melindungi aset dan personel, serta mendukung keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi.

Melalui pelaksanaan BOD Safety Walkdown, peresmian HSSE Control Center, serta penguatan Sistem Manajemen Pengamanan, PLN UID Sulselrabar terus memperkuat budaya HSSE Excellence yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan visi HSSE, yakni Zero Harm, Zero Loss, dan Zero Accident, sekaligus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru